Kamis, 9 Juli 2020

Indocement Kembali Raih Proper Hijau

Populer

Tambahan 4 Orang Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Lakukan Isolasi Mandiri⁣

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 4 orang. Sehingga, total kasus Covid-19 sampai tanggal 4...

Kembali Dibuka, Kedai Raja Es Buah dan Ratu Mie Ramen Hadirkan Promo Menarik

Cirebon,- Bagi pecinta kuliner es buah dan mie ramen, Kedai Raja Es Buah dan Ratu Mie Ramen mulai hari...

Daftar Praktek Dokter di RS Putera Bahagia

Dokter yang Praktek Di RS Putera Bahagia 1. Spesialis Kebidanan & KandunganDr. H. Hermawan, Sp.OG09.00 – 11.00 WIB : Senin...

Bisnis Digital, Solusi untuk Pemulihan Ekonomi⁣

Jakarta,- Pandemi COVID-19 memiliki dampak yang sangat besar pada hampir semua sektor kehidupan. Tidak hanya kesehatan, sektor ekonomi menjadi...

Bertambah 2 Lagi, Kasus Positif Covid-19 di Kota Cirebon

Cirebon,- Pasien terkonfirmasi positif di Kota Cirebon kembali bertambah dua orang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan...

Cirebon- PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (“Indocement”) menerima Anugerah Proper Hijau 2019 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Penghargaan diberikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc., yang diterima oleh Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya.

Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya mengatakan, Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) adalah program yang dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sejak 1995 untuk mengukur kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan.

“Proper mendorong industri menerapkan prinsip ekonomi hijau dengan kriteria penilaian kinerja sistem manajemen lingkungan dan izin lingkungan, efisiensi energi, konservasi air, pengurangan emisi, perlindungan keanekaragaman hayati, pengendalian limbah B3 dan limbah Non B3, potensi kerusakan lahan khusus untuk kegiatan pertambangan serta mengurangi kesenjangan ekonomi dengan menerapkan program pemberdayaan masyarakat,” kata Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya

Loading...

Peringkat Proper dibagi menjadi 5 yaitu Emas, Hijau, Biru, Merah, dan Hitam. Peringkat tertinggi adalah Emas dan peringkat terburuk adalah Hitam. Perusahaan yang memperoleh peringkat Emas adalah perusahaan yang telah secara konsisten menunjukkan keunggulan lingkungan dalam proses produksi, melaksanakan bisnis yang beretika dan bertanggung jawab terhadap masyarakat.

“Anugerah Proper 2019 ini Indocement berhasil mempertahankan peringkat Hijau untuk Pabrik Cirebon serta peringkat Biru untuk Pabrik Citeureup, Bogor dan Pabrik Tarjun, Kotabaru,”ujarnya.

Christian Kartawijaya menambahkan, sebelumnya, di penghujung tahun 2019 lalu, Indocement juga telah membuktikan upaya hijau berkelanjutan dengan berhasil memperoleh Sertifikasi Standar Industri Hijau No. SIH 23941.1:2018 dari Kementerian Perindustrian untuk ketiga kompleks pabriknya, hal ini berarti semua kompleks pabrik milik Indocement memenuhi Standar Industri Hijau untuk industri semen Portland.

Kedua apresiasi dari Pemerintah ini merupakan bukti nyata dari upaya-upaya yang dilakukan Indocement dalam mengutamakan sistem manajemen lingkungan dan izin lingkungan, efisiensi energi, konservasi air, pengurangan emisi, perlindungan keanekaragaman hayati, pengendalian limbah B3 dan limbah Non-B3, potensi kerusakan lahan khusus untuk kegiatan pertambangan serta penerapan program pemberdayaan masyarakat yang membawa manfaat bagi masyarakat mitra melalui berbagai inisiatif program CSR yang terukur serta partisipasi aktif dalam program vokasi industri nasional.

“Indocement adalah salah satu produsen semen terbesar di Indonesia. Saat ini Indocement dan entitas anaknya bergerak dalam beberapa bidang usaha yang meliputi pabrikasi dan penjualan semen (sebagai usaha inti) dan beton siap-pakai, serta tambang agregat dan trass, dengan jumlah karyawan hampir 6.000 orang. Indocement mempunyai 13 pabrik dengan total kapasitas produksi tahunan sebesar 24,9 juta ton semen. Sepuluh pabrik berlokasi di Kompleks Pabrik Citeureup, Bogor, Jawa Barat; dua pabrik di Kompleks Pabrik Cirebon, Jawa Barat; dan satu pabrik di Kompleks Pabrik Tarjun, Kotabaru, Kalimantan Selatan.” pungkasnya. (rilis)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Mulai 10 Juli 2020, KAI Tambah 3 Perjalanan dari dan Menuju Jakarta

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (KAI) akan kembali mengoperasikan tiga perjalanan kereta api (KA) jarak jauh dari dan menuju...

Pemkab Cirebon Bongkar Bangunan yang Dijadikan Tempat Prostitusi

Cirebon,- Petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP Kabupaten Cirebon membongkar bangunan liar yang ada di pinggir Sungai Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu,...

Satpol PP Kota Cirebon Lakukan Razia Masker

Cirebon,- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cirebon bersama unsur TNI - Polri melakukan razia masker bagi pengguna jalan, Rabu (8/7/2020) pagi.Hanya dua...

Walikota Cirebon : Saat Monitoring, Masih Banyak Masyarakat Tidak Menggunakan Masker

Cirebon,- Wali Kota Cirebon bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon melakukan sosialisasi dan edukasi penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Rabu (8/7/2020).Kegiatan edukasi...

Miliki Potensi Bagus, TPI Gebang Siap Dibenahi KKP

Cirebon,- Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo, berkomitmen akan memperbaiki fasilitas Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Gebang Mekar Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon.Hal tersebut...

More Articles Like This