Rabu, 14 April 2021

Hujas Deras dan Luapan Sungai, 7 Kecamatan di Kabupaten Cirebon Terendam Banjir

Populer

Di Depan Toko Karomah Anak, Para Pedagang Kecil itu Berjuang Melawan Pandemi⁣⁣

⁣Cirebon,- Jam hampir menunjukkan pukul 10.00 pagi, laki-laki separuh baya itu tampak bergegas mendorong gerobak Es Cendol Bandung menuju...

Alun-Alun Kejaksan Cirebon Baru Soft Opening, ini Fasilitasnya

Cirebon,- Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon dan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon resmi diluncurkan, Senin (12/4/2021). Soft launching tersebut...

Berawal dari Marketing Hotel, Rintis Usaha Baru di Bidang Kuliner⁣

Cirebon,- Mengawali usaha dari nol merupakan suatu tantangan tersendiri bagi Siti Mutmainah . Setelah bertahun-tahun lamanya berkarir di dunia...

Aston Cirebon Hotel Kembali Hadirkan Kampoeng Ramadhan

Cirebon,- Setelah tahun lalu tidak menghadirkan Kampoeng Ramadhan, tahun ini Aston Cirebon Hotel & Convention Center kembali menghadirkan Kampoeng...

Selama Dua Minggu, Naik BRT Trans Cirebon Gratis

Cirebon,- Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon resmi diluncurkan bersamaan dengan Soft Opening Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, Senin (12/4/2021). Selama...

Cirebon,- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Cirebon sejak Minggu (17/1) sore hingga malam mengakibatkan 7 kecamatan di wilayah Kabupaten Cirebon terendam banjir.

Menurut Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon, Alex Suheriyawan mengatakan ada 7 kecamatan di wilayah Kabupaten Cirebon yang terendam banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak Minggu (17/1) sore.

BACA YUK:  Pertama di Mundu, Pasar Ikan Selo Pengantin Resmi Dibuka

“Akibat hujan dengan intensitas tinggi ditambah dengan luapan sungai ada 7 kecamatan yang terendam banjir. Paling parah terjadi di Panguragan dan Susukan,” ujar Alex saat di temui About Cirebon di Rumah Dinas Bupati Cirebon, Jalan RA. Kartini, Kota Cirebon, Senin (18/1/2021).

Loading...

Ketinggian air di beberapa wilayah yang terendam, kata Alex, mencapai lebih dari satu meter. Bahkan di wilayah Panguragan sampai saat ini belum surut.

“Sampai saat ini yang belum surut ada Panguragan, Susukan dan Suranenggala,” kata Alex.

Akibat banjir tersebut, menurut Alex, ada beberapa warga yang mengungsi, seperti di Kecamatan Plered, Desa Sarabau ada 4 keluarga atau sebanyak 15 jiwa.

“Kemudian di Susukan semalam ada sekitar 6 keluarga dan di Panguragan ada 10 keluarga mengungsi dari data sementara,” ungkapnya.

Alex memprediksi dari data BMKG, hujan di wilayah Kabupaten Cirebon masih akan terjadi sampai dengan bulan Februari 2021.

“Kalau curah hujan tinggi diprediksi pada Januari akhir sampai pertengahan Februari. Sehingga status di Kabupaten Cirebon masih waspada,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Mulai Hari ini, Pemeriksaan Rapid Test Antigen di Stasiun Hanya Rp. 85 ribu
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Selama Ramadan, Hotel Santika Cirebon Hadirkan Program Pawon Ramadan

Cirebon,- Bulan suci Ramadan kembali menyapa kaum muslim di seluruh dunia, Hotel Santika Cirebon pun tak ketinggalan untuk menyemarakkan...

Bulan Ramadhan, Ini Kesiapan Pertamina Amankan Pasokan Energi

Cirebon,- Memasuki Bulan Suci Ramadhan 2021, PT Pertamina (Persero) melalui Pemasaran Regional Jawa Bagian Barat memastikan kesiapan pasokan BBM, LPG, dan avtur di wilayah...

RAFI 2021, Telkomsel Pastikan Kualitas Jaringan dan Layanan Prima di 554 POI

Jakarta,- Sepanjang Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) 1442 H, Telkomsel pastikan kualitas jaringan dan layanan yang prima. Kesiapan tersebut diwujudkan dengan secara konsisten dan...

Sambut Ramadan, Insan Perhotelan di Cirebon Lakukan Bersih-bersih Masjid

Cirebon,- Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) dan Perhimpunan Hotel & Restaurant Indonesia (PHRI) Cirebon bersama dengan ACT melakukan kegiatan ‘Bersih-bersih Masjid’. Program ini...

More Articles Like This