Jumat, 18 September 2020

Hingga 22 Maret 2020, RSD Gunung Jati Telah Menerima 66 Warga Pemeriksaan Diri Screening Covid-19

Populer

Mulai Besok, Pemkab Cirebon Berlakukan Sanksi Denda Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Cirebon,- Mulai tanggal 15 sampai 19 September 2020 Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon akan menerapkan sanksi bagi masyarakat yang melanggar...

Kopi Gincu Hadir Dengan Konsep Alam di Perkebunan Mangga

Cirebon,- Perkebunan mangga gedong gincu yang ada di Desa Sedong Lor, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon disulap menjadi Kedai Kopi...

5PM Coffee Hadirkan Konsep Rooftop Dengan View Gunung Ciremai

Cirebon,- Jumlah coffee shop semakin hari semakin meningkat di penjuru kota di Indonesia. Mereka tak hanya menyuguhkan kopi sebagai...

Pemkot Cirebon Gencar Razia Masker, Akhir September Perda Masker Disahkan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon terus melakukan pendisiplinan masyarakat dalam penggunaan masker di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB).Walikota Cirebon,...

49 Kasus Baru Positif Covid-19, Ada yang Isolasi Mandiri dan Ada yang Dirawat

Cirebon,- Kasus Terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 49 orang.Sehingga, total kasus konfirmasi positif Covid-19 sampai dengan...

Cirebon,- Berkenaan dengan upaya penanggulangan virus Corona atau Covid-19, Rumah Sakit Daerah Gunung Jati (RSDGJ) Kota Cirebon telah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan dalam penanganan covid-19.

Menurut catatan RSD Gunung Jati, bahwa sampai dengan tanggal 22 Maret 2020 jam 21.00 WIB, pihaknya telah menerima 66 warga yang memeriksakan diri (skrining covid-19).

“Kami mengapresiasi kesadaran dan partisipasi warga dalam penanggulangan virus Corona (covid-19),” ujar Direktur RSD Gunung Jati Kota Cirebon, dr. Ismail Jamaludin saat pers Conference di Kantor Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Senin (23/3/2020).

Loading...

Warga yang memeriksakan diri, lanjut Ismail, terbanyak dari Kabupaten Cirebon sebanyak 35,3 persen, diikuti Kota Cirebon 26,5 persen, Kuningan 7,4 persen, Majalengka 4,4 persen, Indramayu 2,9 persen, dan dari daerah lain sebanyak 23,5 persen. 7,4 persen diantarnya warga negara asing (WNA) yang berasal dari Tiongkok dan Filipina.

BACA YUK:  Inilah Dampak Ekonomi di Ciayumajakuning Akibat Pandemi Covid-19

“Dari 66 orang yang telah memeriksakan diri, 22 orang tidak masuk kriteria kategori penderita covid-19. 35 orang kategori ODP (Orang dalam pemantauan), 8 orang kategori PDP (pasien dalam pengawasan) dan 1 orang terkonfirmasi positif,” bebernya.

“RSD Gunung Jati telah merujuk sebanyak 4 pasien ke rumah sakit lain, karena ruangan di RS Gunung Jati penuh,” tambahnya.

Lanjut Ismail, 1 orang pasien yang terkonfimasi positif (Corona) saat ini dalam kondisi sehat, tetapi tidak diperbolehkan pulang apabila hasil swab sebanyak dua kali menunjukan hasil negatif.

“Kalau kondisinya sudah membaik, tidak panas, tidak batu dan sudah tidak sesak. Tapi kita masih menunggu hasil swab pasien tersebut sampai dua kali dinyatakan negatif,” terangnya.

Dalam penanganan covid-19, RSD Gunung Jati Kota Cirebon memiliki ruang isolasi dengan kapasitas 6 tempat tidur, yang terdiri dari 4 tempat tidur untuk perawatan biasa dan dua tempat tidur untuk perawatan insentif.

BACA YUK:  Inilah Pesan Gubernur Jawa Barat Saat Hadiri Acara di Keraton Kasepuhan

“Untuk saat ini ruang isolasi penuh, ada 6 pasien yang sedang dirawat. Pasien yang memerlukan isolasi, untuk sementara ditempatkan di anteroom atau ruang tunggu, sebelum dirujuk ke rumah sakit lain,” bebernya.

Sejak beberapa hari yang lalu, tambah Ismail, RSD Gunung Jati berusaha menambah kapasitas sejumlah 29 tempat tidur. Ruang isolasi ini menggunakan ruang perawatan yang sebelumnya tidak digunakan.

“Kami juga masih akan terus menambah kapasitas tempat tidur dengan mengalih fungsikan ruang IPSRS dan rumah tangga menjadi ruang isolasi,” paparnya.

Pihak RSD Gunung Jati Kota Cirebon menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak menyebarkan berita yang dapat membentuk opini negatif masyarakat.

Sehingga, masyarakat enggan mendatangi fasyankes untuk melakukan skrining covid-19, justru kontraproduktif dengan upaya pemerintah dalam penanggulangan covid-19.

“Dukung kami, kuatkan kami dan doakan kami,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Hari Keempat, 150 Orang Pelanggar Protokol Kesehatan Terjaring Petugas Gabungan di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Sebanyak 150 orang terjaring operasi yustisi protokol kesehatan yang digelar oleh petugas gabungan dari Polresta Cirebon, Kodim 0620/Kabupaten...

Berikan Kenyamanan Pelanggan, Warung Kopi Manis Perluas Bangunan

Cirebon,- Warung Kopi Manis (WKM) yang terletak di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon dengan konsep jadul ini tak henti-hentinya terus...

6.194 KPM PKH di Kabupaten Cirebon Mengundurkan Diri

Cirebon,- Sebanyak 6.194 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Cirebon mengundurkan diri dari kepersertaan bansos PKH selama tahun 2020.Banyaknya penerima...

120.000 KPM PKH Kabupaten Cirebon Segera Terima Bansos Beras

Cirebon,- Kementerian Sosial sudah mulai mendistribusikan Bantuan Sosial Beras (BSB) di beberapa wilayah Indonesia. Salah satunya adalah Kabupaten Cirebon,Jawa Barat.Sebanyak 120.000 KPM (Keluarga Penerima...

More Articles Like This