Minggu, 23 Februari 2020

Hati-hati, BMKG Memprediksi Cirebon Akan Dilanda Ini

Populer

Pertama di Indonesia, Imigrasi Cirebon Hadirkan Pelayanan Paspor Senja Hingga Malam Hari

Cirebon,- Setelah sukses menghadirkan program Imigrasi Masuk Desa, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon kembali menghadirkan terobosan baru yakni...

KPP Pratama Cirebon Dua Gelar Pelatihan Media Sosial

Cirebon,- Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cirebon Dua yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, menggelar pelatihan...

YPSGJ Cirebon Resmikan Klinik dan Apotek Cakrabuana Serta Laboratorium Biomedis

Cirebon,- Mendukung pelayanan kesehatan, Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) meresmikan Klinik dan Apotek Cakrabuana dan juga peresmian Laboratorium...

Baso Pentol Jeletot Ambu, Cocok Untuk Para Pecinta Kuliner Pedas

Cirebon,- Bagi para pecinta pedas, tidak ada salahnya coba makanan yang satu ini. Namanya Pentol Jeletot Ambu atau baso...

Wali Kota Cirebon: Hadirnya Klinik dan Apotek Cakrabuana, Serta Laboratorium FK UGJ Berkah Bagi Masyarakat Kota Cirebon

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengapresiasi dengan dibukanya Klinik dan Apotek Cakrabuana, serta Laboratorium Fakultas Kedokteran (FK)...

Cirebon, 18 Desember 2016,- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Jatiwangi Majalengka memprediksi wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka dan Kuningan akan dilanda angin kencang 2 hari kedepan. BKMG pun menghimbau kepada masyarakat setempat untuk berhati-hati saat beraktivitas.

Dalam rilis yang diterima About Cirebon, Kepala BMKG Jatiwangi Ahmad Faa Izyn menjelaskan angin kencang yang melanda wilayah Cirebon dan sekitarnya disebabkan banyaknya daerah tekanan rendah di selatan Pulau Jawa. Kondisi ini yang menyebabkan penarikan angin yang berasal dari wilayah utara Indonesia yang bertekanan tinggi ke daerah selatan.

“Angin kencang juga menyebabkan adanya gelombang setinggi 2 meter di perairan sekitar Indramayu hingga Cirebon. Dapat mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Ahmad dalam keterangan pers, Minggu (18/12/2016).

Pihak BMKG menghimbau bagi masyarakat yang menempuh perjalanan untuk berhati-hati. Khususnya pengguna sepeda motor dapat menggunakan jaket dan masker, sedangkan pengguna di Tol Cipali dapat mengurangi kecepatan mobilnya.

Loading...

“Dapat menganggu kestabilan mobil saat melaju kencang. Karena angin dari arah barat diprediksi bisa mencapai maksimum 35 km/jam,” ditambahkan Ahmad. (AC250)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bantu Pemerintah, HIPMI Kota Cirebon Gelar Edukasi Pasar Modal Bersama Bursa Efek Indonesia

Cirebon,- Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cirebon menggelar acara Forum Bisnis Sosialisasi Pasar Modal...

Musim Hujan, Daop 3 Cirebon Tingkatkan Pengecekan Jalur Rawan Amblas

Cirebon,- Sepanjang musim hujan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon terus meningkatkan antisipasi jalur kereta rawan amblas.Vice President PT KAI...

Menuju Industri 4.0, Bentani Hotel Cirebon Ciptakan Robot yang Dapat Keluar Voucher

Cirebon,- Menuju industri 4.0, Bentani Hotel & Residence Cirebon meluncurkan robot pintar untuk memanjakan tamu. Dengan mengusung tema “I’m Not a Robot, I Have...

Peduli Penghijauan, Polresta Cirebon Tanam 5.000 Bibit Pohon Mangrove di Pantai Ender

Cirebon,- Dalam rangka Polri Peduli Penghijauan, Polresta Cirebon melakukan penanaman sebanyak 5.000 bibit pohon mangrove. Kegiatan penanaman Mangrove tersebut berlangsung di Pesisir Pantai Desa Ender,...

Rusaknya Situs Petilasan Matangaji Sebagai Pembelajaran Agar Tidak Terjadi Dengan Situs Lainnya

Cirebon,- Situs Petilasan Sultan Kasepuhan V, Sultan Muhammad Sofiudin atau yang dikenal dengan Sultan Matangaji yang berada di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon...

More Articles Like This