Sabtu, 4 April 2020

Hasil Tes Urine, Pengemudi yang Menabrak di Jalan Siliwangi Kota Cirebon Positif BZO

Populer

Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Jadi Dua Orang

Cirebon,- Pasien positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19 bertambah satu orang di Kabupaten Cirebon. Hal tersebut disampaikan Gugus Tugas...

Mulai 1 April sampai 1 Mei 2020, Daop 3 Cirebon Batalkan 15 Perjalanan KA Argo Cheribon, Ini Daftarnya

Cirebon,- Untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus Corona atau Covid-19, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3...

Grage Mall dan Grage City Mall Akan Tutup Sementara Selama Dua Pekan

Cirebon,- Mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19, Grage Group akan menutup sementara Grage Mall dan...

Kota Cirebon Tidak Terapkan Lockdown, Warga Datang dari Wilayah Epicentrum Akan Dipantau

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon tidak akan menerapkan lockdown wilayah. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon usai kegiatan...

Dua Mobil Water Canon Dikerahkan Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan Kota Cirebon

Cirebon,- Sat Brimob Batalyon C Pelopor Polda Jawa Barat bersama dengan Polres Cirebon Kota, unsur TNI, serta Satpol PP...

Cirebon,- Satuan Narkoba Polres Cirebon Kota menetapkan pengemudi mobil Pajero yang terlibat kecelakaan di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon pada Rabu (18/3) dini hari positif BZO atau obat keras.

Dari hasil test urine yang dilakukan Sat Narkoba Polres Cirebon Kota, pengemudi mobil Pajero atas nama RA (25) menggunakan obat keras berjenis Pil Riklona.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Syamsul Huda, melalui Kasat Narkoba Polres Cirebon Kota, Iptu Arif Zaenal Abidin yang didampingi Kasubag Humas, Iptu Ngatidja menyatakan bahwa hasil pemeriksaan awal diperoleh informasi bahwa yang bersangkutan sebelum mengendarai mobil meminum minuman keras.

Baca Yuk : Pengemudi yang Menabrak di Jalan Siliwangi Kota Cirebon Ditetapkan Sebagai Tersangka

Loading...

“Sebelum mengemudi, yang bersangkutan mengkonsumsi minuman jenis AO, bir, vodka, dan minuman yang tidak diketahui namanya,” ujarnya dalam siaran tertulis yang diterima About Cirebon, Kamis (19/3/2020).

Lanjut Arif, dari hasil tes urine pengemudi mobil Pajero, RA positif BZO obat keras berjenis Pil Riklona yang dikonsumsi pada hari Minggu 15 Maret 2020 di Bandung.

“Kalau hasil keterangan, yang bersangkutan mengkonsumsi pil Riklona pada hari Minggu di Bandung,” tegasnya.

Sampai saat ini, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap pengemudi mobil Pajero tersebut, untuk diproses lebih lanjut secara hukum.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan yang terjadi pada hari Rabu (18/3) sekitar pukul 03.30 WIB, melibatkan dua mobil mini bus dan dua becak.

Baca Yuk : Korban Meninggal Akibat Kecelakaan di Jalan Siliwangi Kota Cirebon Bertambah Jadi 2 Orang

Dua kendaraan mini bus yang terlibat dalam kecelakaan ini yakni mobil Pajero nomor plat E-1270-LM yang dikemudikan oleh RA dan Mobil Daihatsu Sigra nomor plat E-1447-CM yang dikemudikan oleh UJ.

Untuk korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut yakni tukang Becak dan pengemudi mobil Sigra yang sedang berhenti. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Aston Cirebon Hotel Tutup Sementara Mulai 5 April Hingga 3 Juni 2020

Cirebon,- Untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 dan juga mendukung himbauan pemerintah, Aston Cirebon Hotel &...

Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina Serahkan Bantuan Ratusan APD untuk Dinkes Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Anggota Komisi VII DPR RI, Hi. Selly Andriany Gantina menyerahkan bantuan berupa ratusan alat pelindung diri (APD) kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Sabtu...

KAI Perpanjang Pengembalian 100 Persen Pembatalan Tiket Hingga 4 Juni 2020

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang kebijakan pengembalian 100 persen untuk pembatalan tiket kereta api menjadi hingga keberangkatan 4 Juni 2020 atau H+10...

Dampak Covid-19, Pedagang Pasar Keluhkan Penurunan Omset dan Sepi Pembeli

Cirebon,- Sejak mewabahnya virus Corona atau Covid-19, sejumlah pedagang pasar mengeluhkan penurunan omset dan sepi pembeli.Seperti yang dialami Tini, pedagang Pasar Pagi Kota Cirebon...

Mulai Senin, Pemda Kota Cirebon Berlakukan Pembatasan Jam Operasional Untuk Swalayan dan Pasar Tradisional

Cirebon,- Menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 7 tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan Corona atau Covid-19 dan memperhatikan Keputusan Presiden Momor 11 tahun 2020...

More Articles Like This