Rabu, 27 Oktober 2021

Hasil Rapat Koordinasi, Masjid Raya At-Taqwa Tetap Melaksanakan Sholat Jumat

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon tetap melaksanakan sholat Jumat pekan ini. Hal tersebut disepakati usai menggelar rapat koordinasi penyelenggaraan Sholat Jumat yang berlangsung di Ruang Madya, Islamic Center Kota Cirebon, Rabu (1/4/2020).

Dalam rapat koordinasi tersebut di hadiri Wali Kota Cirebon, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cirebon, Pengurus At-Taqwa Center, Kepala Dinas Kesehatan, Kasatpol PP, Anggota DPRD, perwakilan TNI-Polri, dan unsur masyarakat.

Wali Kota Cirebon, Drs Nashrudin Azis mengatakan melihat semangat umat muslim yang ada di Kota Cirebon untuk menjalankan sholat Jumat sangat kuat, oleh karena itu saya memberikan pendapat.

Loading...

“Silakan sholat Jumat tetap dilaksanakan, tapi dengan sebuah persyaratan. Bagaimana yang menjalankan Sholat Jumat ini melakukan protokol terkait pencegahan penyebaran virus Corona tersebut,” ujar Azis usai mengikuti rapat koordinasi.

BACA YUK:  Oasis Bistro & Poolside Aston Cirebon Hotel Hadirkan Menu Terbaru

Lanjut Azis, persyaratan yang harus dilakukan menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon yaitu dengan setiap masyarakat yang ingin sholat Jumat wajib memakai APD (alat pelindung diri) standar, minimal memakai masker.

“Kemudian sebelum memasuki masjid harus membersihkan diri, seperti mencuci tangan menggunakan sabun. Sehingga, masjid yang melaksanakan sholat di Kota Cirebon wajib meyiapkan sarana prasarana untuk jemaah yang ingin melaksanakan sholat Jumat,” bebernya.

“Pengaturan jarak itu juga harus sangat diperhatikan,” tambahnya.

Azis menambahkan kepada seluruh masjid yang tetap melaksanakan sholat Jumat, wajib memberi tahu atau memasang spanduk.

Dalam spanduk tersebut berisi bahwa musafir tidak diwajibkan dan anak-anak tidak diajak terlebih dahulu untuk sholat Jumat.

“Ini adalah bentuk ikhtiar kita untuk menjaga agar penyebaran virus Corona bisa ditekan,” tandasnya.

Sementara, Ketua MUI Kota Cirebon, Drs. KH. Sholihin Uzer mengatakan dengan adanya kebijakan tetap melaksanakan sholat Jumat merupakan yang terbaik, sehingga MUI menambahkan untuk setiap masjid memberikan pengumuman.

BACA YUK:  Berangkat Naik Haji dari Kampung Panjunan

“Orang ODP, anak kecil, dan orang musafir tidak sholat Jumat dalam kondisi seperti ini. Insyaallah ini adalah keputusan yang bagus,” singkatnya.

Di tempat yang sama, Ketua At-Taqwa Center, Ahmad Yani menambahkan secara prinsip kami At-Taqwa Center menyambut baik apa yang menjadi keputusan Wali Kota Cirebon untuk tetap menyelenggarakan sholat Jumat.

“Ini bukan berarti kami tidak mengikuti aturan yang lebih tinggi. Karena secara prinsip kami pelaksana saja, namun kita tetap melaksanakan protokol yang lebih ketat,” ujarnya.

Mengenai protokol yang akan diterapkan, kata Yani, Masjid Raya At-Taqwa memastikan sebelum Sholat Jumat akan ada bilik disinfektan dua buah, memaksimalkan pengumuman dengan membuat spanduk, dan pintu gerbang akan dibuka hanya cukup dengan motor.

“Setidaknya kami memaksimalkan protokol yang lebih ketat. Ini planing baru kehati-hatian, dan pintu gerbang tidak akan dibuka full,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana...

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

“Bosch Virtual Chef” Tekankan 3 Kiat Kunci bagi UMKM Kuliner Indonesia untuk Menangkan Bisnis Pascapandemi

Jakarta,- UMKM kuliner menjadi kelompok sektor usaha yang paling terdampak pandemi COVID-19 di Indonesia. Survei “Dampak Pandemi COVID-19 terhadap UMKM” yang digagas Paper.id bersama...

More Articles Like This