Rabu, 8 Desember 2021

Hari Pertama PTM di Kota Cirebon, Pola Pembelajaran Diatur Sekolah Masing-masing

Populer

Pria Asal Cirebon ini Sukses Menjadi Importir Ikan Koi

Cirebon,- Pehobi ikan koi asal Cirebon, Jawa Barat berhasil menjadi dealer koi import ternama di kancah dunia perkoian nusantara....

Geubrina Cafe Aceh, Kuliner Aceh Terlengkap di Kota Cirebon dan ini Promonya di Bulan Desember

Cirebon,- Aceh memiliki beragam kuliner yang khas untuk bisa dinikmati bagi para pecinta kuliner. Di Cirebon, terdapat kafe atau...

Warung Indomie Kekinian Hadir di Cirebon, Usung Konsep Self Service

Cirebon,- Mengusung konsep self service, warung Indomie kekinian kini hadir di Cirebon. Berlokasi di Jalan Tuparev, tepatnya sebelah Hotel...

Kearifan Lokal Kerajinan Gerabah di Blok Posong Arjawinangun, Cirebon Terancam Hilang, Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Cirebon,- Desa Arjawinangun Kecamatan Arjawinangun terletak di Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Secara kontur, letak permukaan tanah adalah datar...

Mengenal Metode ERACS yang Dijalankan Nagita Slavina, ini Penjelasan dr. Yasmin Dermawan

Cirebon,- Nagita Slavina baru saja melahirkan putra keduanya beberapa hari lalu dengan proses operasi sesar. Namun, setelah menjalani operasi...

Cirebon,- Seluruh penyelenggara pendidikan di semua jenjang di Kota Cirebon mulai menjalankan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), Senin (6/9/2021). Namun, untuk pola pengaturan secara teknis PTMT diserahkan kepada sekolah masing-masing.

“Secara teknis kita serahkan pada sekolah untuk menentukan pola yang akan digunakan sesuai karakter dan kondisi lingkungan masing-masing,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi di sela-sela monitoring PTMT, Senin (6/9/2021).

Seperti di SDN Kartini Kota Cirebon, menurut Agus, pola pengaturan PTMT menggunakan blended learning dan shifting, yakni kelas rendah 1-3 masuk pagi, kelas tinggi 4 – 6 masuk siang.

Loading...
BACA YUK:  PHRI Kota Cirebon Siap Menjalankan PPKM Level 3, Tiadakan Perayaan Malam Tahun Baru

“Namun, dari sisi alur kedatangan sampai masuk ke kelas, kami lihat sudah cukup memadai polanya untuk Sekolah Dasar,” jelas Agus.

Sementara di tingkat SMP, menurut Agus, jika dilihat sesuai Surat Edaran (SE) ada ketentuan bisa sampai 50 persen. Namun, jumlah 50 persen tersebut terlihat penuh.

“Sehingga, kami menyarankan antara blended learning dengan shifting. Jadi bisa 50 persen, tapi misalnya kita atur kehadirannya berdasarkan jam,” katanya.

Dari hasil monitoring pada hari pertama PTMT di Kota Cirebon, Agus berpesan kepada pihak sekolah untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari kedatangan, aktivitas ngajar mengajar, maupun kepulangan untuk tidak membuka masker kecuali makan dan minum.

“Untuk minggu ini akan kita lihat seperti apa, kemudian polanya sudah stabil dan mapan kita lihat dan akan di evaluasi. Inikan baru hari pertama,” ungkap Agus.

 

Agus menjelaskan bahwa pada intinya dibukanya PTMT oleh pemerintah daerah, karena ingin kualitas belajar siswa bisa lebih baik lagi. Namun, untuk kasus terkonfirmasi bisa terus dijaga dan tetap landai.

“Ini yang harus menjadi sebuah konsekuensi yang dilakukan oleh semua pihak. Termasuk saat ini sektor pendidikan yang baru bisa dibuka, selama 1,5 tahun. Kita bukanya secara bertahap, dan ini harus benar-benar dijaga agar sektor pendidikan ini jangan sampai menjadi penambahan kasus,” bebernya.

BACA YUK:  Rahasia Lunasi Hutang dan Rezeki Melimpah Melalui Kelas Bisnis Syariah

“Kalau sistem sudah stabil, baru kemudian kita tingkatkan lebih besar lagi. Mudah-mudahan suasananya terus membaik,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Reforma Agraria di Kabupaten Cirebon Harus Berjalan Optimal Sesuai Undang-undang

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs. H. Imron membuka Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria di Ruang Nyimas Gandasari, Gedung Sekretariat Daerah...

Kopi Montong Hadirkan Menu Terbaru Sup Patin Tempoyak Montong

Cirebon,- Kopi Montong yang berada di kawasan Perumahan Kota Baru Keandra, Desa Sindang Jawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon menghadirkan terobosan baru. Saat ini, Kopi...

Hadirkan Beragam Promo dan Diskon di GIIAS Surabaya, Astra Financial & Logistic Targetkan Transaksi Rp 200 Miliar

Surabaya,- Setelah sukses menjadi sponsor utama pada perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) Jakarta 2021 yang diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD...

Warung Indomie Kekinian Hadir di Cirebon, Usung Konsep Self Service

Cirebon,- Mengusung konsep self service, warung Indomie kekinian kini hadir di Cirebon. Berlokasi di Jalan Tuparev, tepatnya sebelah Hotel Apita Cirebon, warung bernama Indomie...

More Articles Like This