Jumat, 17 September 2021

Hari Pertama PPKM Darurat di Kota Cirebon, Petugas Lakukan Penyekatan

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Cirebon,- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat mulai diterapkan hari ini, Sabtu (3/7/2021) hingga 20 Juli 2021. Petugas mulai melakukan penyekatan di tiga titik.

Tiga titik penyekatan berada di Kedawung, Jalan Kalijaga, dan Krucuk (depan Bakorwil). Selain itu, ada juga posko dalam kota di dua titik yakni Jalan Cipto depan GTC dan depan Gedung BAT.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Imron Ermawan mengatakan mulai hari ini sudah dilakukan pergeseran pasukan (serpas) yang disebar di lima titik posko pengamanan. Dari lima titik, tiga diantaranya pos penyekatan dan dua titik pos penyekatan dalam kota.

Loading...
BACA YUK:  Pelajar SD dan SMP di Kabupaten Cirebon Sudah Mulai Masuk Sekolah

“Tiga titik penyekatan ada di pos Kalijaga, pos Kedawung, dan pos Bakorwil. Penyekatan dan penutupan jalan dalam kota ada di depan GTC dan depan BAT,” ujar Imron usai Apel Gelar Pasukan di Balaikota Cirebon, Sabtu (3/7/2021).

Kegiatan PPKM selama 17 hari, lanjut Imron, dalam satu regu sebanyak 150 pasukan, yang terdiri dari sinergitas antara TNI-Polri dan Pemda Kota Cirebon. Jika dikalikan di lima titik penyekatan, artinya mengerahkan sebanyak 450 sampai 500 personil.

“TNI-Polri sifatnya hanya membackup bila mana ada tindakan hukum dan mendapat perlawanan. Kami akan melapis lagi dengan Undang-undang Karantina Kesehatan maupun pasal yang ada di KUHP dan UU lainnya,” tegas Imron.

“Intinya kita memaksa orang untuk mengikuti instruksi Presiden terkait PPKM darurat,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Bupati Cirebon : Nok dan Kacung Miliki Peran Penting untuk Majukan Sektor Pariwisata
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Saat Uji Coba di Jalan Siliwangi Kota Cirebon, Petugas Masih Menemukan Kendaraan Parkir di Jalur Sepeda

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mulai melakukan uji coba jalur khusus sepeda di sepanjang Jalan Siliwangi, Kota Cirebon,...

Inilah Rangkaian Program Tanggung Jawab Sosial BAF Menyambut HUT BAF ke-24

Jakarta,- Memasuki usia ke-24 tahun tepat pada tanggal 24 September 2021, PT Bussan Auto Finance (BAF) terus berupaya memberikan kontribusinya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup...

Lewat Desa Wisata Pantai Tirta Ayu, Pertamina Bantu Gerakkan Ekonomi Desa di Masa Pandemi

Indramayu,- Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat secara bertahap menghidupkan kembali potensi pariwisata di Desa Balongan, Indramayu. Melalui program DERMAYU atau Desa Wisata...

Pemkab Targetkan Tahun 2021 Semua Bidang Tanah di Kabupaten Cirebon Sudah Bersertifikat

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon menargetkan tahun 2021 bidang tanah di wilayahnya sudah bersertifikat. Sebab, pemerintah pusat melalui Kementerian ATR/BPN telah meluncurkan Program Prioritas Nasional...

More Articles Like This