Sabtu, 24 Oktober 2020

Hari Keempat, 150 Orang Pelanggar Protokol Kesehatan Terjaring Petugas Gabungan di Kabupaten Cirebon

Populer

39 Nakes Positif Covid-19, Layanan di RSD Gunung Jati Tutup Selama 6 Hari

Cirebon,- Rumah Sakis Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon kembali menutup sementara pelayanan mulai tanggal 22 sampai 27 Oktober 2020. Sebelumnya,...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga...

Nakes RSD Gunung Jati Positif Covid-19, Ini Penjelasan Rumah Sakit

Cirebon,- Pihak Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon memberikan penjelasan terkait penutupan sementara sejumlah pelayanan. Penutupan sementara untuk...

Indonesia Fortuner Community Gelar Bakti Sosial di Objek Wisata Telaga Biru

Kuningan,- Indonesia Fortuner Community (IFC) menggelar bakti sosial dengan memberikan bantuan sembako untuk warga Desa Kaduela Kecamatan Pasawahan Kabupaten...

Siswa MANU Putra Buntet Cirebon Lolos Parlemen Remaja DPR RI

Cirebon,- Siswa kelas XII Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MANU) Putra Buntet Pesantren Cirebon, Alif Luqman Jayadi (18) lolos menjadi...

Cirebon,- Sebanyak 150 orang terjaring operasi yustisi protokol kesehatan yang digelar oleh petugas gabungan dari Polresta Cirebon, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, dan Satpol PP Kabupaten Cirebon, Jumat (18/9/2020).

Hari keempat operasi yustisi tersebut dilaksanakan di Jalan Pangeran Kejaksan Sumber, Jalan Ir. Soekarno, Sampiran Talun, dan Patroli Mobile sekitaran Wilayah Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon.

Dalam operasi tersebut, petugas gabungan berhasil menjaring ratusan masyarakat yang tidak memakai masker saat beraktivitas. Para pelanggar langsung didata dan dijatuhi sanksi.

Loading...
BACA YUK:  Bupati Cirebon Sebut TNI Miliki Peran Besar di Kabupaten Cirebon

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M. Syahduddi mengatakan hari keempat operasi yustis protokol kesehatan, petugas mendapatkan 150 orang pelanggar dari tiga lokasi.

Sanksi yang diberikan kepada pelanggar protokol kesehatan yakni mulai push up, menyapu jalan, mencabuti rumput, dan lainnya.

Bahkan, usai diberikan sanksi, warga yang terjaring razia langsung diberikan masker dan diedukasi mengenai pentingnya menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Sanksi yang diberikan ini untuk memberi efek jera kepada warga yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Padahal, protokol kesehatan harus diterapkan setiap saat karena pandemi Covid-19 belum berakhir,” ujar Syahduddi.

Pemberian sanksi ini, kata Syahduddi, sesuai Pergub Nomor 60 Tahun 2020 dan Perbup Nomor 53 Tahun 2020.

“Mudah-mudahan ada efek jera sehingga tidak ada lagi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan,” harap Syahduddi.

Selain itu, tambah Syahduddi, penerapan protokol kesehatan juga semata-mata dilakukan untuk melindungi diri dan keluarga agar tidak terpapar Covid-19.

Sehingga, pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan demi membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Masyarakat harus memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan secara berkala, menjaga jarak dengan orang sekitar, dan menghindari kerumunan,” pungkas Syahduddi. (AC212)

BACA YUK:  Pelanggar Operasi Yustisi Protokol Kesehatan Didominasi Tidak Memakai Masker
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Warga Cirebon Budidaya Ikan Cupang Hingga Dijual ke Luar Negeri

Cirebon,- Budidaya ikan cupang kini semakin diminati di Indonesia. Pasalnya, bisnis ikan cupang ini sangat menjanjikan omset hingga ratusan...

Daop 3 Cirebon Mencatat Kenaikan Penumpang Sebesar 3 Persen di Bulan Oktober

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon mencatat ada kenaikan volume penumpang sebesar 3 persen pada bulan Oktober 2020. Manager Humas...

Libur Panjang Maulid Nabi, 53 Perjalanan KA Jarak Jauh Melintas di Daop 3 Cirebon

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengoperasikan sebanyak 53 perjalanan kereta api jarak jauh pada libur cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW pekan...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19. Menurut Imron, untuk...

More Articles Like This