Kamis, 2 Desember 2021

Harga Bahan Baku Melonjak, Usaha Mikro Bawang Goreng Terhambat

Populer

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Geubrina Cafe Aceh, Kuliner Aceh Terlengkap di Kota Cirebon dan ini Promonya di Bulan Desember

Cirebon,- Aceh memiliki beragam kuliner yang khas untuk bisa dinikmati bagi para pecinta kuliner. Di Cirebon, terdapat kafe atau...

Catat Tanggalnya, TDA Cirebon Gandeng Lintas Institusi Gelar Pesta Wirausaha dan Vaksinasi

Cirebon,- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cirebon bersama Polres Cirebon Kota, Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan komunitas lainnya akan...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Cirebon, 24 Maret 2015,- Melambungnya harga sembako seperti bawang merah membuat rumah produksi bawang goreng jenis bawang sumenep yang sudah berdiri sejak 1996 di Kebon Pring, Gg. Gajah Mada, RT 05 RW 05, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon sempat terhenti. 

BACA YUK:  Dugaan Tindak Korupsi, Tim Pidsus Kejati Jabar Geledah Kantor PT. PG Rajawali II

 

Diakui pengelola usaha, Ibu Latikah yang saat ditemui sedang mengiris bawang-bawangnya, dampak kenaikan harga bawang yang merupakan bahan utama usahanya sangat dirasakan yaitu terhentinya produksi selama beberapa hari.

Loading...

 

“Iya sempat ga produksi selama 2 hari, abisnya itu harga bawang makin mahal tapi yang pesen makin banyak jadi kita bingung.” Tutur Ibu Anah, pemilik rumah produksi bawang goreng.

 

Dengan naiknya harga bawang merah, rumah produksi bawang ini menyiasatinya dengan mengurangi jumlah belanja, biasanya mereka membeli 1 kwintal, mereka kurangi dengan membeli 10 – 30 kilogram.

 

Hasil produksinya ini nanti akan diambil oleh pemesan dari restoran dan luar kota. (AC530)

 

 

BACA YUK:  Dugaan Tindak Korupsi, Tim Pidsus Kejati Jabar Geledah Kantor PT. PG Rajawali II
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kunjungi Kabupaten Cirebon, Wakil Menteri Pertanian Ajak Petani Gunakan Mesin Pertanian Modern

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs. H. Imron mendampingi Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi dalam kunjungan kerja ke area persawahan...

Berbagai Komoditas Naik, Kota Cirebon Alami Inflasi Sebesar 0,42 Persen

Cirebon,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat, pada November 2021 Kota Cirebon mengalami inflasi sebesar 0,42 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar...

Waspada Penipuan, Beredar Donasi Tempat Ibadah Mengatasnamakan Wakil Wali Kota Cirebon

Cirebon,- Belakangan ini beredar terkait pembagian donasi tempat ibadah yang mengatasnamakan Wakil Walikota Cirebon, Dra. Eti Herawati melalui pesan singkat WhatsApp. Oknum tersebut menghubungi...

Setiap PNS Baru di Kota Cirebon Wajib Menanam Satu Pohon

Cirebon,- Sebanyak 213 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melakukan pengambilan sumpah dan janji menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon....

More Articles Like This