Rabu, 19 Januari 2022

Harap Waspada Terhadap Pinjaman Online yang Menjerat

Populer

Situs Sumur Buah, Bukti Penyebaran Islam di Cirebon

Cirebon,- Cirebon merupakan salah satu kota yang amat kental nuansa Islamnya. Cirebon merupakan pula salah satu kota yang disinggahi...

Awal Tahun, Manulife Mulia Putri Agency Mulai dengan Peduli Dunia Pendidikan

Cirebon,- Awal tahun, Manulife Mulia Putri Agency menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah dan paket sembako. Bantuan itu diberikan kepada...

Tiga Prodi Memulai Kegiatan Perkuliahan di Kampus ITB Cirebon

Cirebon,-:Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), telah memulai program multikampus sebagai wujud pengembangan institusi...

Polresta Cirebon Berkomitmen Menindak Tegas Geng Motor yang Meresahkan Masyarakat

Cirebon,- Seluruh jajaran Polresta Cirebon berkomitmen keras untuk pemberantasan geng motor di wilayah Kabupaten Cirebon. Hal ini dilakukan untuk...

TPID Kota Cirebon Akan Gelar Pasar Murah Pekan 18 – 20 Januari 2022

Cirebon,- Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon akan menggelar operasi pasar murah. Rencananya, operasi pasar murah akan berlangsung...

Cirebon,- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kota Cirebon terus melakukan sosialisasi terkait pinjaman online (Pinjol) ilegal.

Budi Arief Wibisono, Kepala OJK Cirebon mengatakan secara nasional, OJK telah menutup sebanyak tiga ribuan pinjaman online ilegal. Namun, menurutnya, tutup satu tumbuh seribu.

“Kita tutup satu, besok bisa tumbuh seribu. Bahkan, sampai kemarin saja kita sudah menutup tiga ribuan pinjaman online secara nasional,” ujar Arief saat ditemui About Cirebon, Jumat (21/5/2021).

Loading...
BACA YUK:  Simple Wedding Outdoor Exclusive di Lanaiku, Unik dan Menarik

Menurut Budi, yang bisa dilakukan saat ini, pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait pinjaman online ilegak kepada masyarakat. Termasuk, tambah Budi, yang legal pun harus tetap waspada.

“Yang legal pun kita harus tetap waspada. Kita harus perhitungkan kemampuan kita, suku bunganya hingga biayanya. Karena sekarang ini orang begitu mudahnya dapat pinjaman, tanpa memperhitungkan kemampuan,” ungkapnya.

Untuk wilayah Cirebon, kata Budi, pengaduan terkait pinjaman online di OJK Cirebon sudah cukup banyak.

“Laporan ke kita memang cukup banyak. Untuk yang sudah terjerat, saya berpesan untuk tidak menutup pinjaman lama dengan pinjaman baru,” katanya.

Terhadap pinjaman yang berizin pun, kata Budi, harus tetap waspada. Dalam arti, untuk meneliti terlebih dahulu suku bunganya berapa.

“Bagi saya, kalau memang masih bisa untuk pinjam, lebih baik pinjam di bank konvensional maupun BPR. Tapi, tentunya, masyarakat ini tidak tahu butuhnya kapan dan banyak yang terjebak,” bebernya.

“Jadi ya memang harus waspada terhadap pinjaman online yang terdaftar, berizin, maupun yang sama sekali belum,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  DPRD Kota Cirebon Dukung Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun dan PTM 100 Persen
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Forum Pengada Layanan Apresiasi Atas Diresmikan RUU TPKS

Cirebon,- DPR RI resmi menetapkan Rancangan Undang-undang (RUU) TPKS (Tindak Pidana Kekerasan Seksual) yang menjadi inisiator DPR. Dengan diresmikan...

Satu Warga Ber-KTP Kota Cirebon Positif Omicron, Isolasi di Wisma Atlet Jakarta

Cirebon,- Satu warga Kota Cirebon dinyatakan positif COVID-19 varian Omicron. Namun, saat ini tengah menjalani isolasi di Wisma Atlet di Jakarta. Wali Kota Cirebon, Drs....

Dua Hari ke Depan Vaksinasi Anak di Kota Cirebon Tercapai

Cirebon,- Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol. Bariza Sulfi meninjau langsung vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kota Cirebon. Kegiatan vaksinasi dengan tema vaksinasi merdeka...

Pemkot Cirebon Targetkan Vaksin Anak Selesai Sebelum Akhir Januari 2022

Cirebon,- Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon meminta rumah sakit untuk melakukan kesiapsiagaan. Vaksinasi Covid-19 juga terus digenjot khususnya untuk anak...

More Articles Like This