Minggu, 5 April 2020

Hadirkan 10 Pembicara, Komunitas GoExport.org Kembali Gelar Export Bootcamp 2020 di Kota Cirebon

Populer

Pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Jadi Dua Orang

Cirebon,- Pasien positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19 bertambah satu orang di Kabupaten Cirebon. Hal tersebut disampaikan Gugus Tugas...

Mulai 1 April sampai 1 Mei 2020, Daop 3 Cirebon Batalkan 15 Perjalanan KA Argo Cheribon, Ini Daftarnya

Cirebon,- Untuk meningkatkan kewaspadaan terkait penyebaran virus Corona atau Covid-19, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3...

Grage Mall dan Grage City Mall Akan Tutup Sementara Selama Dua Pekan

Cirebon,- Mendukung upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus Corona atau Covid-19, Grage Group akan menutup sementara Grage Mall dan...

Kota Cirebon Tidak Terapkan Lockdown, Warga Datang dari Wilayah Epicentrum Akan Dipantau

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon tidak akan menerapkan lockdown wilayah. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Cirebon usai kegiatan...

Dua Mobil Water Canon Dikerahkan Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan Kota Cirebon

Cirebon,- Sat Brimob Batalyon C Pelopor Polda Jawa Barat bersama dengan Polres Cirebon Kota, unsur TNI, serta Satpol PP...

Cirebon,- Komunitas GoExport.org kembali menggelar Export Bootcamp #2 Tahun 2020 yang berlangsung di Metland Hotel Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Sabtu (14/3/2020).

Kegiatan yang mengusung tema “Make You to Be Exporter” berlangsung selama empat hari mulai tanggal 14 sampai 17 Maret 2020 dengan menghadirkan sebanyak 10 pembicara.

Akir Saputra, selaku Ketua Pelaksana Export Bootcamp 2020 mengatakan kegiatan Export Bootcamp merupakan kegiatan pelatihan ekspor yang dilaksanakan setiap setahun sekali oleh Komunitas GoExport.org.

“Dalam kegiatan ini, para peserta diberikan pelajaran terkait ekspor lengkap mulai dari A sampai Z mengenai cara, pola, action, dan praktek untuk menjadi eksportir,” ujarnya kepada About Cirebon di sela-sela kegiatan.

Loading...

Kegiatan Export Bootcamp#2 Tahun 2020

Lanjut Akir, sepuluh pembicara yang akan memberikan materi yakni Irman Adi Purwanto; Atase Perdagangan KBRI Cairo, Suratman ; Buyer Agent Eropa, Akir Saputra; Membuka Market Asia Tenggara, Usman Syarif ; Membuat Produk yang disukai Pasar Eropa dan Amerika.

Kemudian ada Rully Lesmana; Creator Telur Asin yang Menembus Pasar Singapura dan Eropa, Winsen Setiawan ; Exportir Batu Alam ke lebih 30 Negara, Mr. Pay ; Spiritual Bisnis Export, Lili Nur Amalia ; Manajemen Sumber Daya Manusia, Zainurrofieq ; Sumber Rezeki dari Bisnis Export, dan Multisyah Anggraini ; Testimoni Export.

“Kalo pembicara dari jadwal ada 10 pembicara, namun faktualnya ada 14 pembicara. Ada empat tambahan pembicara seperti Pak Tonton, Frans, Sunoto masih komunikasi, dan Heri Susanto,” terangnya.

Untuk peserta, tambah Akir, kegiatan ini dihadiri sebanyak 103 peserta dari berbagai kota di Indonesia seperti Makasar, Banjarmasin, Medan, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

“Kurang lebih ada 25 peserta dari luar pulau Jawa yang mengikuti Export Bootcamp 2020 di Kota Cirebon,” jelasnya.

Kegiatan Export Bootcamp#2 Tahun 2020

Pihaknya berharap dengan diadakan kegiatan Export Bootcamp 2020 bisa melahirkan exportir-exportir baru dan menciptakan produk kreatif.

“Tentunya bagi masing-masing bisa menjadi bisnis yang profitable, dan secara tidak sadar mendukung program pemerintah, artinya bisa memasukan devisa untuk negara,” jelasnya.

Kegiatan Export Bootcamp 2020 merupakan acara yang ke-5, yang sebelumnya pernah dilakukan di Jakarta, Bandung, Surabaya, Cirebon dan Cirebon kembali.

“Kenapa di Cirebon, karena orang lebih mudah diterjemahkan pada saat mengunjungi pabrik kita, melihat proses menganyam hingga packaging. Mudah-mudahan pada saat kunjungan ada loading kontainer, agar bisa memotivasi dan memberikan semangat,” pungkasnya.

Sementara itu, dr. Asad, selaku pembina Komunitas GoExport.org menyambut baik dengan diselenggarakannya Export Bootcamp di Kota Cirebon yang diselenggarakan oleh Komunitas GoExport.org.

“Saya pandang kegiatan ini sangat bagus, ini akan mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di wilayah Ciayumajakuning, wilayah Rebana kedepannya, dan beberapa wilayah di Indonesia,” ujarnya usai pembukaan.

Lanjut dr. Asad, di era global ini, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita harus banyak melakukan eksport, sehingga uang dari luar masuk.

“Oleh karena itu, kegiatan ini harus kita support agar setiap orang bisa mengambil peluang ini. Apalagi, di wilayah Ciayumajakuning Pak Gubernur Jabar sudah mencanangkan kawasan Rebana segitiga emas, titiknya di Cirebon,” ungkapnya.

“Ini akan menjadi pintu, komoditas kita keluar, disamping juga pintu orang masuk,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Aston Cirebon Hotel Tutup Sementara Mulai 5 April Hingga 3 Juni 2020

Cirebon,- Untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19 dan juga mendukung himbauan pemerintah, Aston Cirebon Hotel &...

Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina Serahkan Bantuan Ratusan APD untuk Dinkes Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Anggota Komisi VII DPR RI, Hi. Selly Andriany Gantina menyerahkan bantuan berupa ratusan alat pelindung diri (APD) kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Sabtu...

KAI Perpanjang Pengembalian 100 Persen Pembatalan Tiket Hingga 4 Juni 2020

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang kebijakan pengembalian 100 persen untuk pembatalan tiket kereta api menjadi hingga keberangkatan 4 Juni 2020 atau H+10...

Dampak Covid-19, Pedagang Pasar Keluhkan Penurunan Omset dan Sepi Pembeli

Cirebon,- Sejak mewabahnya virus Corona atau Covid-19, sejumlah pedagang pasar mengeluhkan penurunan omset dan sepi pembeli.Seperti yang dialami Tini, pedagang Pasar Pagi Kota Cirebon...

Mulai Senin, Pemda Kota Cirebon Berlakukan Pembatasan Jam Operasional Untuk Swalayan dan Pasar Tradisional

Cirebon,- Menindaklanjuti Keputusan Presiden Nomor 7 tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan Corona atau Covid-19 dan memperhatikan Keputusan Presiden Momor 11 tahun 2020...

More Articles Like This