Minggu, 27 September 2020

Gubernur Jabar : Lockdown dan Pakai Masker Sama-sama Menurunkan Penyebaran Covid-19

Populer

Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Pantai Kejawanan

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan tewas di Pantai Kejawanan, Kota Cirebon, Senin (21/9/2020) pagi sekitar pukul 04.55 WIB.Mayat...

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren...

Pemerintah dan Keraton Kasepuhan Cirebon Sepakat Meniadakan Pasar Muludan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan Keraton Kasepuhan bersepakat meniadakan pasar malam atau Muludan di area Keraton Kasepuhan...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi...

Inilah Cerita Eti Sulastri Warga Ciledug yang Sembuh

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs H Imron M.Ag melakukan dialog langsung dengan Eti Sulastri, warga Desa Jatiseeng Kecamatan Ciledug Kabupaten...

Cirebon,- Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat menekankan kepada kepala daerah dalam penggunaan masker.

Hal tersebut disampaikan Ridwan Kamil saat melakukan rapat gugus tugas bersama kepala daerah di Kota Cirebon, Rabu (5/8/2020).

Menurut Kang Emil, sapaan akrab Ridwan, perbandingan penggunaan masker dan lock down sama-sama menurunkan penularan. Namun, dampaknya sangat berbeda.

Loading...

“Dari hasil study yang kami terima, bahwa lockdown dengan pakai masker ini sama-sama menurunkan penularan Covid-19,” ujarnya kepada awak media.

Kang Emil menjelaskan, jika lockdown dampaknya adalah ekonomi menjadi korban, sosial menjadi stres dan lain sebagainya.

BACA YUK:  Uji Coba Vaksin, Ridwan Kamil Mengaku Nafsu Makan Meningkat

Sedangkan, lanjut Kang Emil, penggunaan masker sama turun penularan, tapi ekonominya bisa berjalan.

“Oleh karena itu, saya titip Jawa Barat sudah jangan lockdown lagi, karena korban ekonomi sosial terlalu tinggi costnya. Sehingga, harus disiplin pakai masker,” terangnya.

“Kemudian kenapa ada denda ada sanksi, karena kedisiplinan pakai masker hanya 50 persen. Jadi saya titip kepada Walikota untuk banyakin razia masker,” tambahnya.

Razia masker itu, kata Ridwan Kamil, bukan mencari uang, tapi semata-mata untuk menegakan kedisiplinan agar tidak ada option lockdown hidup lagi.

“Sanksi denda merupakan opsi terakhir dalam peraturan gubernur (Pergub), karena bisa sanksi sosial dan orang tersebut ngeyel denda saja,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Walikota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kota Cirebon sudah melaksanakan razia masker. Hanya saja, kita harus sering-sering melakukan razia.

“Kita harus sering-sering melakukan razia secara berkala dan secara acak tempatnya,” ujar Azis.

Mengenai sanksi, kata Azis, pihaknya akan tetap melakukan denda, baik itu denda sosial maupun uang akan dilakukan semua dengan melihat pertimbangan dilapangkan.

“Untuk melakukan denda kita harus ada surat menyurat, sehingga dibutuhkan tempat untuk merazia. Seperti dalam kepolisian dalam hal tilang menilang, kita siapkan perangkat itu terlebih dahulu dan kita akan lakukan secara acak agar tidak mudah ditebak oleh masyarakat,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Satreskrim Polresta Cirebon Berhasil Tangkap Kakek yang Cabuli Anak di Bawah Umur
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kolaborasi Dengan Telkomsel, MCAS Luncurkan Digisaham Untuk Kenalkan Pasar Modal Bagi Generasi Z

Jakarta,- PT M Cash Integrasi Tbk (IDX: MCAS), perusahaan distribusi digital terdepan di Indonesia, mengumumkan peluncuran DigiSaham, platform informasi...

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat No. 144 Kota Cirebon menghadirkan...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi terkait protokol kesehatan.Sebelumnya, Wali Kota...

Satgas Waspada Investasi Tutup 126 Fintech Lending Ilegal dan 32 Investasi Tanpa Izin

Jakarta,- Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat untuk selalu mewaspadai penawaran pinjaman dana dari fintech peer-to-peer lending ilegal dan tawaran investasi dari entitas yang tidak...

More Articles Like This