Sabtu, 25 September 2021

Gelar Diskusi Dengan FKUB, Bupati Cirebon Minta Tokoh Agama Ikut Sosialisasi

Populer

KAI Buka Lowongan Kerja dan Tidak Dipungut Biaya

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini sedang membuka rekrutmen untuk berbagai formasi. Masyarakat yang ingin melamar dapat...

Wanita Cantik Asal Cirebon Ini Memiliki Segudang Prestasi Biliar

Cirebon,- Cantik dan pintar bermain biliar, itulah gambaran yang cocok bagi Nony Krystianti Andilah. Wanita berkulit putih asal Cirebon...

Kampoeng Photography dan Videography (KPV) Merayakan Anniversary yang Kedua

Cirebon,- Kampung Photographer adalah sebutan dari Komunitas Photography dan Videography (KPV) yang terletak di Desa Gintung Kidul Kecamatan Ciwaringin...

Inilah Pembalap Muda Purworejo Masuk di Red Bull MotoGP Rookies Cup 2022

Purworejo,-  Kabar membanggakan datang dari dunia balap motor Indonesia. Pasalnya, Fadillah Arbi Aditama yang merupakan pembalap muda asal Purworejo ini resmi di...

Grand Opening Meetime Rasain Cabang Ketiga di Majasem

Cirebon,- Meetime Rasain Cirebon membuka cabang ketiganya di Jalan Perjuangan – Majasem No. A2 Kota Cirebon (tepatnya di depan...

Cirebon,- Pemkab Cirebon menggelar dialog bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Cirebon. Acara tersebut berlangsung di Ruang Paseban Kantor Setda, Kabupaten Cirebon, Kamis (18/02/2021).

Dalam dialog tersebut, Bupati Cirebon Drs. H. Imron mengungkapkan bahwa dampak akibat pandemi Covid-19 dirasakan di seluruh dunia, termasuk Kabupaten Cirebon. Imron meminta, semua pihak ikut berperan aktif dalam penanganan Covid-19.

“Tokoh agama sangat berperan penting dalam pencegahan maupun program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon,” ujar Imron.

Loading...

Menurut Imron, jika para tokoh agama seperti kiai, pendeta maupun tokoh agama lainnya untuk ikut turun mengedukasi terkait Covid-19, setidaknya masyarakat bisa percaya. Oleh karena itu, kita terus berupaya untuk memulihkan keadaan di masa pandemi ini.

“Mari bersama-sama untuk ikut berperan memulihkan ekonomi masyarakat di masa pandemi ini. Para tokoh agama pun mari bersama membantu pemerintah daerah untuk mewujudkannya sehingga Kabupaten Cirebon bisa terbebas dari Covid-19,” kata Imron.

BACA YUK:  Bupati - Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Tekan kesepakatan KUA dan PPAS Perubahan APBD 2021

Ia pun meminta, di masa pandemi ini para tokoh agama, selain membantu menyosialisasikan bahaya Covid-19, juga bisa mengedukasi masyarakat terkait bahaya ajaran terlarang di Indonesia.

“Di masa pandemi ini, menjadi kesempatan bagi sejumlah orang untuk mempengaruhi atau mencuci otak orang yang dalam segi agamanya kurang meskipun segi pendidikan tinggi. Sehingga mereka akan cepat terjerumus dalam ajaran-ajaran yang terlarang. Maka dari itu, kami mengajak para tokoh agama untuk bisa membentengi umatnya agar tidak terjerumus,” bebernya.

Selain itu, kata Imron, pemerintah daerah juga sedang mencanangkan vaksinasi Covid-19 untuk menekan penyebaran Covid-19. Bahkan, Pemkab hingga saat ini masih melakukan vaksinasi untuk para tenaga kesehatan.

“Nanti juga kita akan vaksinasi untuk pelayan publik serta masyarakat. Kami berharap para tokoh agama bisa ikut menyosialisasikan program vaksinasi ini karena vaksin ini aman dan halal,” tandasnya.

BACA YUK:  Pemkab Targetkan Tahun 2021 Semua Bidang Tanah di Kabupaten Cirebon Sudah Bersertifikat

Di tempat yang sama, Ketua FKUB Kabupaten Cirebon, KH Wawan Arwani mengatakan pihaknya akan membantu pemerintah daerah untuk ikut menyosialisasikan vaksin serta prokes di masa pandemi ini.

Menurutnya, para pemuka agama banyak peluang untuk didengar oleh umat maupun jemaahnya. Sebab, masih banyak warga percaya apa yang diomongkan oleh panutannya.

“Kita sebagai manusia hanya bisa berikhtiar. Nah vaksin ini merupakan ikhtiar kita untuk menekan penyebaran Covid-19. Bagaimanapun kita hanya manusia, kita hanya bisa berusaha,” kata Kiai Wawan.

Wawan menegaskan tentang vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah ini merupakan bagian dari ibadah.

“Kalau kita sedang menjaminkan kesehatan maka dalam pandangan agama, itu sama halnya dengan ibadah kita,” terangnya.

Menurut Kiai Wawan, pemerintah tidak mungkin sembarangan untuk menyatakan bahwa vaksin itu aman dan Halal. Sebab, di dalam MUI tersebut banyak kiai dan orang-orang yang ahli di sana.

“Dalam prosesnya pun pasti tidak sebarangan sampai dinyatakan vaksin itu aman dan halal. Maka, kita mengajak kepada masyarakat jangan takut divaksin karena vaksin itu aman dan halal,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Bupati – Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Tekan kesepakatan KUA dan PPAS Perubahan APBD 2021

Cirebon,- Bupati Cirebon Imron Rosyadi dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cirebon Mohamad Lutfi tandatangani Nota Kesepakatan...

Kampung Dongeng Kuningan Salurkan Buku Bacaan untuk Taman Baca Masyarakat

Kuningan,- Pergerakan literasi pada masyarakat Kuningan semakin meningkat. Hal tersebut ditandai dengan bermunculannya beberapa Rumah Baca/TBM (Taman Bacaan Masyarakat). Sebagai penggiat literasi, Kampung Dongeng Kuningan...

Antisipasi Pohon Tumbang Jelang Musim Penghujan, Pohon di Kota Cirebon Dilakukan Pemangkasan

Cirebon,- Antisipasi pohon tumbang jelang musim penghujan, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Kota Cirebon melakukan pemangkasan pohon. Upaya ini untuk meminimalisir terjadinya pohon...

Pesan Raisa untuk Wanita Indonesia

“Aku ingin membagikan arti kecantikan positif untuk membuat semua wanita bersinar, merasa kuat, dan mampu menggapai masa depan yang lebih bahagia.” -Raisa Andriana Empowerment  Semua wanita memiliki...

More Articles Like This