Sabtu, 17 April 2021

Gelar Diskusi Dengan FKUB, Bupati Cirebon Minta Tokoh Agama Ikut Sosialisasi

Populer

Di Depan Toko Karomah Anak, Para Pedagang Kecil itu Berjuang Melawan Pandemi⁣⁣

⁣Cirebon,- Jam hampir menunjukkan pukul 10.00 pagi, laki-laki separuh baya itu tampak bergegas mendorong gerobak Es Cendol Bandung menuju...

Alun-Alun Kejaksan Cirebon Baru Soft Opening, ini Fasilitasnya

Cirebon,- Alun-alun Kejaksan Kota Cirebon dan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon resmi diluncurkan, Senin (12/4/2021). Soft launching tersebut...

Selama Dua Minggu, Naik BRT Trans Cirebon Gratis

Cirebon,- Bus Rapid Transit (BRT) Trans Cirebon resmi diluncurkan bersamaan dengan Soft Opening Alun-alun Kejaksan, Kota Cirebon, Senin (12/4/2021). Selama...

Pendaftaran BLT BPUM Kota Cirebon Mulai Dibuka, Ini Syaratnya

Cirebon,- Pendaftaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi UMKM dibuka Rabu (14/4/202) kemarin. Pendaftaran...

Konsisten dan Semangat Jalani Usaha akan Membuahkan Hasil⁣

Cirebon,- Menjadi pengusaha adalah jalan yang ditempuh oleh pasangan Mila Wijayanti dan Syahrizal Rizal. Keduanya memiliki berbagai usaha, mulai...

Cirebon,- Pemkab Cirebon menggelar dialog bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Cirebon. Acara tersebut berlangsung di Ruang Paseban Kantor Setda, Kabupaten Cirebon, Kamis (18/02/2021).

Dalam dialog tersebut, Bupati Cirebon Drs. H. Imron mengungkapkan bahwa dampak akibat pandemi Covid-19 dirasakan di seluruh dunia, termasuk Kabupaten Cirebon. Imron meminta, semua pihak ikut berperan aktif dalam penanganan Covid-19.

“Tokoh agama sangat berperan penting dalam pencegahan maupun program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon,” ujar Imron.

Loading...

Menurut Imron, jika para tokoh agama seperti kiai, pendeta maupun tokoh agama lainnya untuk ikut turun mengedukasi terkait Covid-19, setidaknya masyarakat bisa percaya. Oleh karena itu, kita terus berupaya untuk memulihkan keadaan di masa pandemi ini.

BACA YUK:  Kakorlantas Polri Tinjau Skema Penyekatan Larangan Mudik di Wilayah Polresta Cirebon

“Mari bersama-sama untuk ikut berperan memulihkan ekonomi masyarakat di masa pandemi ini. Para tokoh agama pun mari bersama membantu pemerintah daerah untuk mewujudkannya sehingga Kabupaten Cirebon bisa terbebas dari Covid-19,” kata Imron.

Ia pun meminta, di masa pandemi ini para tokoh agama, selain membantu menyosialisasikan bahaya Covid-19, juga bisa mengedukasi masyarakat terkait bahaya ajaran terlarang di Indonesia.

“Di masa pandemi ini, menjadi kesempatan bagi sejumlah orang untuk mempengaruhi atau mencuci otak orang yang dalam segi agamanya kurang meskipun segi pendidikan tinggi. Sehingga mereka akan cepat terjerumus dalam ajaran-ajaran yang terlarang. Maka dari itu, kami mengajak para tokoh agama untuk bisa membentengi umatnya agar tidak terjerumus,” bebernya.

Selain itu, kata Imron, pemerintah daerah juga sedang mencanangkan vaksinasi Covid-19 untuk menekan penyebaran Covid-19. Bahkan, Pemkab hingga saat ini masih melakukan vaksinasi untuk para tenaga kesehatan.

“Nanti juga kita akan vaksinasi untuk pelayan publik serta masyarakat. Kami berharap para tokoh agama bisa ikut menyosialisasikan program vaksinasi ini karena vaksin ini aman dan halal,” tandasnya.

BACA YUK:  DKIS Kota Cirebon Resmikan Co-Working Space Untuk Umum

Di tempat yang sama, Ketua FKUB Kabupaten Cirebon, KH Wawan Arwani mengatakan pihaknya akan membantu pemerintah daerah untuk ikut menyosialisasikan vaksin serta prokes di masa pandemi ini.

Menurutnya, para pemuka agama banyak peluang untuk didengar oleh umat maupun jemaahnya. Sebab, masih banyak warga percaya apa yang diomongkan oleh panutannya.

“Kita sebagai manusia hanya bisa berikhtiar. Nah vaksin ini merupakan ikhtiar kita untuk menekan penyebaran Covid-19. Bagaimanapun kita hanya manusia, kita hanya bisa berusaha,” kata Kiai Wawan.

Wawan menegaskan tentang vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah ini merupakan bagian dari ibadah.

“Kalau kita sedang menjaminkan kesehatan maka dalam pandangan agama, itu sama halnya dengan ibadah kita,” terangnya.

Menurut Kiai Wawan, pemerintah tidak mungkin sembarangan untuk menyatakan bahwa vaksin itu aman dan Halal. Sebab, di dalam MUI tersebut banyak kiai dan orang-orang yang ahli di sana.

“Dalam prosesnya pun pasti tidak sebarangan sampai dinyatakan vaksin itu aman dan halal. Maka, kita mengajak kepada masyarakat jangan takut divaksin karena vaksin itu aman dan halal,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Hargai Perjuangan Difabel, Polresta Cirebon Berikan Sim D Gratis

Cirebon,- Ada suasana yang sedikit berbeda di Polresta Cirebon ketika Sat Lantas Polresta Cirebon melakukan pengujian SIM D kepada...

STF Muhammadiyah Cirebon Pilihan Cerdas Generasi Muda Meraih Presatasi

Cirebon,- Sekolah Tinggi Farmasi (STF) Muhammadiyah Cirebon yang berlokasi di Jalan Cideng Indah No. 3 Kertawinangun, Kabupaten Cirebon merupakan transformasi berkemajuan dari Akademi Farmasi...

Daop 3 Cirebon Serahkan Barang Temuan Kepada Kepolisian

Cirebon,- PT. KAI Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon menyerahkan 14 barang berharga milik penumpang KA yang tertinggal kepada Unit Reskrim Polres Cirebon Kota, Kamis...

Pendaftaran BLT BPUM Kota Cirebon Mulai Dibuka, Ini Syaratnya

Cirebon,- Pendaftaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi UMKM dibuka Rabu (14/4/202) kemarin. Pendaftaran tersebut akan dibuka hingga 28...

More Articles Like This