Rabu, 22 Januari 2020

Gandeng Pelaku Pariwisata, Kampoeng Batik EB Tradisional Tawarkan Kerja Sama

Populer

Geger Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana di Jalan Wiratama Cirebon

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan warga di Jalan Wiratama, Kecematana Kedawung, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020) siang. Warga yang pertama...

Sultan Sepuh XIV : Keraton Agung Sejagat Tidak Terdaftar Dalam FSKN

Cirebon,- Kemunculan Keraton Agung Sejagat yang berada di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo menggegerkan banyak pihak setelah...

Gudang Penyimpanan Popok Bayi di Cirebon Dilalap Si Jago Merah

Cirebon,- Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan popok bayi di Jalan Buyut Pronggol, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, Rabu...

Pengembang Perumahan Bersubsidi di Kabupaten Cirebon Terancam Mandeg

Cirebon,- Forum Komunikasi Pengembang Perumahan Cirebon (FKPPC) memberikan pernyataan terkait permasalahan pemberian hak guna bangunan atas tanah yang akan...

Agar Banjir Tidak Terulang, Pemerintah Daerah Kota Cirebon Lakukan Normalisasi Sungai Cikalong

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon melakukan normalisasi aliran sungai Cikalong Kelurahan Larangan, Kota Cirebon, Rabu (15/1/2020) siang.Kegiatan normalisasi sungai...

Cirebon,- Kampoeng Batik EB Tardisional yang berlokasi di Jalan Panembahan Ratu No. 1, Kabupaten Cirebon menggelar gathering dan bussiness presentation, Kamis (8/8/2019).

Pada kegiatan tersebut, Kampoeng Batik EB mengundang para pelaku Pariwisata Kota dan Kabupaten Cirebon, seperti perhotelan, tour and travel, rental mobil, dan juga driver online.

1. Kamba’s Reborn

Hisyam Sulaiman, selaku pengelola Kampoeng Batik EB Tradisional mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan kembali Kamba’s Reborn yang merupakan salah satu lini bisnis dari EB Batik Cirebon.

Loading...

“Di Kamba’s Reborn ini kami mengenalkan kuliner khas Cirebon dengan konsep one stop shopping bersama EB Batik yang sudah berjalan,” ujarnya kepada About Cirebon usai acara.

Lanjut Hisyam, di Kamba’s Table dengan rebornnya ini akan mengenalkan menu-menu baru, fasilitas baru, hingga paket-paket yang pastinya bisa memanjakan para pengunjung pariwisata Cirebon.

“Sehingga dengan reborn ini, para wisatawan yang berkunjung ke Kampoeng Batik EB bisa semakin dimanjakan dengan konsep one stop shopping,” ungkapnya.

2. Kerja Sama Membership

Selain mengenalkan Kamba’s Reborn, Kampoeng Batik EB juga melakukan Bussiness Presentation bersama para pelaku pariwisata yang ada di Kota maupun Kabupaten Cirebon.

Pihaknya menawarkan kerja sama berupa program partner membership. Menurut Hisyam, program tersebut merupakan program dari EB Batik untuk memberikan apresiasi kepada mitra yaitu pelaku pariwisata seperti tour and travel, driver online, rental mobil dan juga perhotelan, yang memang singkron dengan EB Batik.

“Apresiasinya yang kita berikan berupa fresh money kepada yang sudah bekerja sama dan menjadi member dengan kita,” ungkapnya.

Lanjut Hisyam, untuk bisa menjadi member dengan Kampoeng Batik EB ini sangat mudah, khususnya untuk tour and travel, driver online, rental mobil dan juga perhotelan.

“Cukup datang ke Kampoeng Batik EB, kemudian mengisi form yang sudah disediakan dan dari situ mereka akan mendapatkan kartu partner membership yang berguna ketika mereka membawa tamu ke EB Batik,” jelasnya.

Terkait sistem pemberiannya, Hisyam menjelaskan lebih jauh bahwa bila membawa tamu tinggal meninggalkan kartu member tersebut kepada pic EB Batik.

“Setelah tamu selesai berbelanja, mereka (membership) akan langsung diberi apresiasi dari kami,” bebernya.

3. Menghadirkan Kuliner Khas Cirebon

Kedepannya, kata Hisyam, Kampoeng Batik EB, terutama Kamba’s Table akan memunculkan makan-makanan khas Cirebon yang jarang orang tahu, seperti brengkes, Sate Pouer dan lain sebagainya.

“Menu-menu kuliner tersebut akan kita munculkan secara bertahap, agar orang-orang yang datang ke Cirebon tahu bahwa di Cirebon banyak kulinernya selain empal gentong, nasi jamblang yang memang sudah terkenal,” bebernya.

Untuk saat ini, tambah Hisyam, Kamba’s Table sedang fokus makanan Ketan Bumbu Ebi. Nanti selanjutnya akan fokus dengan menu-menu lainnya.

Hisyam berharap, pariwisata Cirebon semakin maju, dan wisatawan yang datang ke Cirebon bisa mendapatkan sesuatu yang baru, baik dari makanannya, produk-produk batik, hingga produk UMKM.

“Dengan begitu, wisatawan yang datang ke Cirebon tidak bosan dan kita sebagai pelaku pariwisata bisa memanjakan para wisatawan dengan baik,” harapnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Satreskrim Polres Cirebon Kota Masih Selidiki Mayat Wanita Tanpa Busana di Jalan Wiratama

Cirebon,- Temuan mayat wanita tanpa busana sempat menggegerkan warga Jalan Wiratama, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020) lalu. Hingga kini pihak Kepolisian...

Grage Grand Business Hotel Cirebon Luncurkan Promo Menarik Untuk Food and Beverage

Cirebon,- Grage Grand Business Hotel Cirebon kembali menghadirkan berbagai promo food and beverage untuk periode bulan Januari hingga Maret 2020.Promo menu bulanan yang ditawarkan...

Dua Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Jalan Raya Pantura Gebang

Cirebon,- Kecelakaan Lalulintas terjadi di Jalan Raya Pantura Gebang Kulon, tepatnya di depan SPBU Gebang Kulon, Desa Gebang Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Selasa...

Gandeng Pihak Ketiga, Bus Rapid Transit Siap Beroperasi di Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon sudah menemukan format untuk pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Cirebon.Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengatakan untuk...

Akibat Tanggul Jebol, Ratusan Rumah di Perumahan Gamel Terendam

Cirebon,- Hujan dengan intensitas tinggi lebih dari tiga jam mengakibatkan sungai Sikenanga meluap yang mengakibatkan seratusan rumah di Perumahan Cahaya Permai blok A-H, Desa...

More Articles Like This