Rabu, 2 Desember 2020

Gamelan Sekaten Dibunyikan di Keraton Kasepuhan Saat Idul Adha

Populer

MD 7 Hotel Hadir di Cirebon, Tawarkan Promo Menarik Hanya Rp. 187 ribu/Malam

Cirebon,- MD 7 Hotel merupakan hotel budget yang terletak di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon. Hotel dengan 8 lantai ini...

Ratusan Guru dan Nakes di Cirebon Manfaatkan Program Naik KA Gratis

Cirebon,- Sejak dihadirkannya program PT KAI Gratiskan Guru dan Tenaga Kesehatan (Nakes) Naik Kereta Api sejak awal November 2020...

Crab 1818 Hadirkan Promo Bapper, Harga Lebih Murah ⁣

Cirebon,- Restoran Pelopor Bancakan Seafood pertama di Kota Cirebon, Crab 1818 kembali menghadirkan promo untuk pelanggan.⁣ ⁣ Crab 1818 yang berlokasi...

Kandang Ayam Hadir di Cirebon, Tawarkan Menu Olahan Ayam dan Pilihan Sauce

Cirebon,- Resto Kandang Ayam kini hadir meramaikan kuliner di Kota Cirebon. Bertempat di Jalan Sudarsono, Kota Cirebon, Resto Kandang...

Pekerja Migran Indonesia Asal Kota Cirebon Jadi Korban Kekerasan

Cirebon,- Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kota Cirebon Mei Harianti (26) dikabarkan menjadi korban...

CIREBON, 15 Oktober 2013 ; – Gamelan Sekaten yang tersimpan di Keraton Kasepuhan saat Hari Raya Idul Adha dibunyikan mulai jam 08.00 – 12.00 di Pengada di area Keraton Kasepuhan. Gamelan sekaten ini dibunyikan hanya 2x dalam setahun yaitu saat Idul Fitri dan Idul Adha.

 

Tradisi Idul Adha di Keraton Kasepuhan dimulai saat Cis tongkat Sunan Gunung Jati dikeluarkan dari Keraton Kasepuhan Jam 06.00 untuk digunakan saat khotbah di Langgar Agung.

Loading...
BACA YUK:  Hijaukan Kawasan Pesisir Balongan, Pertamina Kembangkan Desa Wisata Pantai Tirta Ayu⁣

 

“Sultan Sepuh XIV beserta keluarga Sholat Idul Adha di Langgar Agung Keraton dan dilanjutkan Sholat Ied di Masjid Agung Sang Cipta Rasa,” ujar Thamrin, Juru Bicara Keraton Kasepuhan.

 

Selepas Sholat Ied, Sultan Kasepuhan kemudian menyaksikan tabuhan gamelan sekaten di Pengada Keraton karena Siti Inggil sedang dipugar. Setelah itu, dilakukan pemotongan hewan kurban di halaman belakang Keraton Kasepuhan.

 

Setiap Idul Adha, Sultan Sepuh juga melakukan hajat nasi masakan dan lauk pauk untuk dibagikan ke kaum Langgar Agung, Masjid Agung, Komplek Gunung Jati, para wargi , abdi dalem dan masyarakat Magersari.

BACA YUK:  Hijaukan Kawasan Pesisir Balongan, Pertamina Kembangkan Desa Wisata Pantai Tirta Ayu⁣
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Mulai Desember, Pegawai di Pemkab Cirebon Gunakan Batik Mande Praja Caruban

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menetapkan Batik Mande Praja Caruban sebagai batik baru untuk seluruh pegawai di Pemerintahan Kabupaten...

Telkomsel Raih Predikat Terbaik pada 2020 Cloudera Data Impact Award

Jakarta,- Telkomsel terpilih menjadi pemenang pada 2020 Cloudera Data Impact Awards, ajang penghargaan internasional yang mengapresiasi upaya 1.400 perusahaan di seluruh dunia dalam menciptakan...

Coba Deh Bebek Nasi Rempah, Cita Rasa yang Khas Bumbu Indonesia

Cirebon,- Berawal dari hobi masak dan kulineran, Nudiana Sari warga Bumi Arum Sari, Kabupaten Cirebon mengambil peluang untuk membuka usaha kuliner. Usaha yang sudah digeluti...

Pengecatan Rambu Jalur Sepeda Mulai Dilakukan di Kota Cirebon

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mulai melakukan pengecatan rambu jalur sepeda, Senin (30/11/2020). Pengecatan rambu jalur sepeda baru dilakukan di sepanjang Jalan Dr. Wahidin...

More Articles Like This