Galang UKM Indonesia 2019 Digelar di Cirebon

Cirebon,- Setelah sukses menggelar Gebyar UKM Indonesia edisi ketiga pada tahun 2018, MarkPlus, Inc. melalui MarkPlus Institute bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia bersama International Council for Small Business (ICSB) Indonesia, kembali menggelar Edisi ke-4 dengan nama baru Galang UKM Indonesia 2019.

Dengan tema “Galang UKM Menuju UKM Brilian: Kreatif – Inofatif – Kompetitif” ini berlangsung di Auditorium Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) Jalan Pemuda, Kota Cirebon, Selasa (24/9/2019).

1. Diselenggarakan di 25 Kota/Kabupaten

Ardhi Ridwansyah, selaku Associate Dean MarkPlus Institute mengatakan Gelaran Galang UKM di Kota Cirebon merupakan kota ke-6, dari roadshow di 25 kota dan kabupaten di Indonesia. Sebelumnya, Galang UKM hadir di Kota Tanggerang pada 19 September 2019.

BACA YUK:  Ratusan Petugas Pemadam Kebakaran Kota Cirebon Ikuti Diklat Kualifikasi Pemadam

“Galang UKM Indonesia 2019 ini diawali pada tanggal 5 September 2019 di Samarinda dan akan berakhir pada tanggal 25 November 2019 di Banyuwangi,” ujarnya kepada About Cirebon, Selasa (24/9/2019).

2. Kurasi Produk UKM

Lanjut Ardhi, kegiatan Galang UKM Indonesia 2019 terdiri dari tiga rangkaian agenda utama, yakni penghargaan, seminar UKM, pameran dan kurasi UKM Brilian.

“Penghargaan yang diberikan merupakan apresiasi dari ICSB Indonesia Presidential Award bagi para pihak yang mendukung dan berkontribusi positif terhadap kemajuan UKM di Indonesia,” terangnya.

“Kemudian, seminar ini untuk menambah wawasan para pelaku UKM, serta pameran dan kurasi untuk pelaku UKM di setiap kota untuk memperloleh predikat UKM Brilian,” tambahnya.

Untuk di Cirebon sendiri, kata Ardhi, sudah dilakukan kurasi pada hari pertama dan yang masuk ada puluhan pelaku UKM yang dilakukan kurasi.

BACA YUK:  Oriental Cake & Bakery Tawarkan Wedding Cake Sesuai Selera Klien

“Puluhan UKM dari Kabupaten dan Kota Cirebon ini yang mengikuti kurasi ada puluhan yang kemudian dilakukan seleksi menjadi 15 besar, dan dikurasi kembali menjadi lima besar,” terangnya.

“Dan UKM yang belum mendapatkan sertifikasi halal, akan kami bantu untuk mendapatkan sertifikasi halal,” tambahnya.

UKM yang masuk dalam Lima besar menjadi UKM Brilian, Ardhi menjelaskan, dipilih karena kreativitasnya punya potensi bisnis, produk yang memiliki keunikan lokal, dan semangat kewirausahaannya dari pelaku UKM.

“Jadi kriteria yang menjadi UKM Brilian ini memiliki ketiga kriteria tersebut,” jelasnya.

3. UKM Cirebon Lebih Maju

Menurut Ardhi, pelaku UKM Cirebon lebih maju dibandingkan dengan kota-kota lainnya, karena setiap daerah memiliki perbedaan tingkat kemajuannya.

“Namun, kalau saya lihat di Cirebon lebih maju yah, seperti cara mengemas produk lebih modern, skala produksi besar bukan lagi kecil, tapi sudah menengah,” ungkapnya.

BACA YUK:  Tips Kelola THR dari MiPOWER by Sequis Agar Tidak Pamit Begitu Saja

“UKM nya diatas rata-rata dari sisi kemampuan pengemasan dan produksi tergolong lebih maju,” imbuh Ardhi.

4. Sebagai Wadah Pelaku UKM

Kegiatan Gelaran Galang UKM Indonesia 2019 ini, kata Ardhi bertujuan untuk mempertemukan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap UKM dan menjadi wadah untuk para pelaku UKM agar bisa saling berbagi ilmu satu dengan yang lain.

“Kemudian kita juga mempertemukan kepada pihak-pihak yang peduli terhadap UKM, seperti kampus dengan pemerintah, pemerintah dengan swasta, bisnis dan seterunya,” bebernya.

“Sehingga, kedepannya selesai acara ini masing-masing bisa berkolaborasi sendiri untuk pembinaan UKM di Cirebon,” pungkasnya. (AC212)

(Dilihat: 5 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.