Jumat, 14 Agustus 2020

FSPMI Cirebon Tolak UMK Kabupaten Cirebon Tahun 2018 Rp 1.87Juta

Populer

Inilah Tambahan 16 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon bertambah 16 kasus baru. Penambahan baru tersebut merupakan kasus ke-79 sampai...

8 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Cipali

Cirebon,- Delapan orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) KM 184.300, Senin...

Budidaya Ikan Dalam Ember Semakin Diminati di Tengah Pandemi⁣

Cirebon,- Budidaya ikan lele dan ikan patin merupakan salah satu peluang usaha dengan keuntungan yang sangat menggiurkan. Bahkan, untuk...

Sentosa Live Seafood Market Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Sentosa Live Seafood Market by Kharisma hadir di Kota Cirebon. Restoran Seafood hidup pertama di Kota Cirebon ini...

Kasus Konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon Tembus 106 Kasus ⁣

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 6 kasus. Sehingga, kasus terkonfirmasi sampai hari ini, Rabu...

Cirebon, 9 Nopember 2017,- UMK di Kabupaten Cirebon naik 8,71% yang sebelumnya pada tahun 2017 sekitar Rp1.723.578, dan tahun 2018 nanti akan naik menjadi Rp1.870.3700. Hal tersebut dikemukakan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon Abdullah Subandi, seperti dikutip Radar Cirebon.

Namun hal tersebut ditolak oleh FSPMI Cirebon melalui Moh. Machbub, Sekretaris KC FSPMI Cirebon melalui rilis yang diterima About Cirebon.

Menurutnya, sidang pleno yang diselenggarakan oleh Dewan Pengupahan Kabupaten Cirebon dalam rangka penetapan upah minimum tahun 2018 dinilai tidak berkeadilan dan membungkam kebebasan berpendapat. Pasalnya ketua Dewan Pengupahan Kabupaten Cirebon yang sekaligus Kadisnakertrans Kabupaten Cirebon tidak mendengar dan mengakomodir pendapat Dewan Pengupahan dari unsur serikat pekerja.

Loading...

Unsur serikat pekerja minta agar pendapatnya tentang penolakan penetepan Upah Minimum Kabupaten umk Cirebon tahun 2018 tidak menggunakan PP Nomor 78 tahun 2015 dan terlebih dahulu melakukan survey KHL serta usulan besaran UMK versi serikat buruh dapat dituangkan dalam berita acara sidang pleno.

“ Keputusan pimpinan sidang yang diambil dalam sidang Pleno Pengupahan adalah keputusan yang tamak, otoriter, serakah dan anti demokratis,” tuturnya.

Moh. Machbub, menambahkan, saya tantang Kepala Disnakertrans Kab. Cirebon dan Sekaligus Ketua Apindo Kab. Cirebon untuk debat terbuka tentang Pengupahan/Upah Layak. Tujuan debat terbuka ini adalah agar pekerja/buruh Kabupaten Cirebon mengetahui berapa upah layak sebenarnya dengan banyaknya kenaikan bahan pokok, BBM, pencabutan subsidi listrik dan lain-lain.

Alasan kami menuntut upah layak adalah agar daya beli buruh dan rakyat meningkat. Ketika daya beli naik, akan memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi.

“ Buruh meminta agar upah minimum 2018 naik sebesar 650 ribu atau setara setara dengan 50 dollar atau sesuai dengan survey KHL,” pungkasnya. (AC400)

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Efek Pandemi, Pendapatan Pajak Kendaraan Alami Penurunan 30 Persen

Cirebon,- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat wilayah Kabupaten Cirebon mencatat bahwa pendapatan pajak kendaraan bermotor mengalami penurunan sebesar...

Bupati Cirebon: Minta Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan

Cirebon,- Terus melonjaknya jumlah warga yang terkonfirmasi positif covid-19, membuat pemerintah pusat menekankan kepada pemerintah daerah, untuk tegas dalam penerapan protokol kesehatan.Menteri Dalam Negeri,...

Mobil Mikrobus yang Terlibat Kecelakaan di Tol Cipali Tidak Laik Jalan

Cirebon,- Mobil Mikrobus Elf yang terlibat kecelakaan lalu lintas di Tol Cipali KM 184.300 yang mengakibatkan 8 orang meninggal dunia tersebut tidak laik jalan.Berdasarkan...

Sopir Elf Ditetapkan sebagai Tersangka Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Cipali ⁣

Cirebon,- Penanganan kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tol Cipali KM 184.300 pada hari Senin (10/8) lalu, Satlantas Polresta Cirebon sudah menetapkan satu...

42 Orang Sembuh Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah dua kasus. Sehingga, total keseluruhan sampai tanggal 13 Agustus 2020 mencapai 108 kasus terkonfirmasi.Dari...

More Articles Like This