Minggu, 26 Januari 2020

FSPMI Cirebon Tolak UMK Kabupaten Cirebon Tahun 2018 Rp 1.87Juta

Populer

Geger Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana di Jalan Wiratama Cirebon

Cirebon,- Mayat wanita tanpa busana ditemukan warga di Jalan Wiratama, Kecematana Kedawung, Kabupaten Cirebon, Minggu (19/1/2020) siang. Warga yang pertama...

Dua Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Jalan Raya Pantura Gebang

Cirebon,- Kecelakaan Lalulintas terjadi di Jalan Raya Pantura Gebang Kulon, tepatnya di depan SPBU Gebang Kulon, Desa Gebang Kulon,...

Asyiknya Berwisata di Grand Maerakaca Semarang

Semarang,- Waktu tempuh dari Cirebon ke Semarang semakin cepat, baik menggunakan kereta api maupun menggunakan kendaraan mobil yang memakan...

Gandeng Pihak Ketiga, Bus Rapid Transit Siap Beroperasi di Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon sudah menemukan format untuk pengoperasian Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Cirebon.Wali Kota Cirebon,...

Miliki Keahlian Karate, Perampok Ini Minta Ampun Kepada Korban

Cirebon,- Seorang perampok menyatroni rumah anggota Polisi Polda Jawa Barat di Dusun I, Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon,...

Cirebon, 9 Nopember 2017,- UMK di Kabupaten Cirebon naik 8,71% yang sebelumnya pada tahun 2017 sekitar Rp1.723.578, dan tahun 2018 nanti akan naik menjadi Rp1.870.3700. Hal tersebut dikemukakan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon Abdullah Subandi, seperti dikutip Radar Cirebon.

Namun hal tersebut ditolak oleh FSPMI Cirebon melalui Moh. Machbub, Sekretaris KC FSPMI Cirebon melalui rilis yang diterima About Cirebon.

Menurutnya, sidang pleno yang diselenggarakan oleh Dewan Pengupahan Kabupaten Cirebon dalam rangka penetapan upah minimum tahun 2018 dinilai tidak berkeadilan dan membungkam kebebasan berpendapat. Pasalnya ketua Dewan Pengupahan Kabupaten Cirebon yang sekaligus Kadisnakertrans Kabupaten Cirebon tidak mendengar dan mengakomodir pendapat Dewan Pengupahan dari unsur serikat pekerja.

Unsur serikat pekerja minta agar pendapatnya tentang penolakan penetepan Upah Minimum Kabupaten umk Cirebon tahun 2018 tidak menggunakan PP Nomor 78 tahun 2015 dan terlebih dahulu melakukan survey KHL serta usulan besaran UMK versi serikat buruh dapat dituangkan dalam berita acara sidang pleno.

Loading...

“ Keputusan pimpinan sidang yang diambil dalam sidang Pleno Pengupahan adalah keputusan yang tamak, otoriter, serakah dan anti demokratis,” tuturnya.

Moh. Machbub, menambahkan, saya tantang Kepala Disnakertrans Kab. Cirebon dan Sekaligus Ketua Apindo Kab. Cirebon untuk debat terbuka tentang Pengupahan/Upah Layak. Tujuan debat terbuka ini adalah agar pekerja/buruh Kabupaten Cirebon mengetahui berapa upah layak sebenarnya dengan banyaknya kenaikan bahan pokok, BBM, pencabutan subsidi listrik dan lain-lain.

Alasan kami menuntut upah layak adalah agar daya beli buruh dan rakyat meningkat. Ketika daya beli naik, akan memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi.

“ Buruh meminta agar upah minimum 2018 naik sebesar 650 ribu atau setara setara dengan 50 dollar atau sesuai dengan survey KHL,” pungkasnya. (AC400)

 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Ulang Tahun ke-25, ACE Hadirkan Program 25 Years Anniversary di Seluruh Indonesia

Jakarta,- ACE, pusat kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup terlengkap di Indonesia menyelenggarakan program 25 Years Anniversary yang berlangsung...

NU-JEK Resmi Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Kini warga Cirebon mempunyai pilihan lagi saat hendak menggunakan transportasi online. Pasalnya, di Kota Cirebon kini telah hadir platform aplikasi terbaru yakni NU-JEK...

Vinotel Cirebon Optimis, Kunjungan Wisatawan di Tahun 2020 Meningkat

Cirebon,- Pelaku industri pariwisata di Kota Cirebon melihat prospek Cirebon kedepan masih cukup bagus. Apalagi ditunjang dengan akses jalan yang semakin mudah untuk ke...

Tekan Angka Malnutrisi, FFI Berikan Edukasi dan Sosialisasi Gizi #IndonesiaSIAP di Cirebon

Cirebon,- Frisian Flag Indonesia (FFI) sebagai produsen produk bernutrisi di Indonesia menggelar kegiatan edukasi dan sosialisasi gizi yang berlangsung di GOR Pesantren Kempek Cirebon,...

Akibat Hujan Disertai Angin, Rumah di Kejuden Cirebon Ambruk

Cirebon,- Akibat hujan disertai angin kencang, tiga rumah di Perumahan Taman Pelangi, Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, ambruk, Jumat (24/1/2020). Wakil Komandan Operasi Badan...

More Articles Like This