Rabu, 27 Oktober 2021

Formasi, Pedagang, dan Masyarakat Tegalgubug Menolak Pembangunan MTC

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Forum Mahasiswa Suropati (Formasi) bersama Masyarakat dan Pedagang Tegalgubug Kabupaten Cirebon melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Cirebon, Selasa (8/12/2020) siang.

Mereka dengan tegas menyatakan menolak rencana pembangunan Moiz Trade Center (MTC) yang ada di samping pasar sandang Tegalgubug.

Dalam aksi tersebut, pihaknya meminta kepada Bupati Cirebon dan dinas terkait untuk mencabut izin apapun terhadap pembangunan MTC.

Loading...
BACA YUK:  Bupati Cirebon : Dinas Harus Berinovasi, Penyerapan Anggaran Tahun 2021 Baru 54% Saja

Anom, selaku pengunjuk rasa mengatakan kami menolak pembangunan MTC dan meminta kepada Bupati Cirebon serta dinas terkait untuk mencabut izin pembangunan MTC.

Menurut Anom, berdasarkan hasil kajian-kajian mendalam dari aspek hukum, ekonomi, dan sejarah tidak sesuai dengan yang dicita-citakan oleh masyarakat.

“Jika MTC tetap didirikan, akan berdampak pada tatanan perekonomian masyarakat Tegalgubug dan sekitarnya,” ujar Anom saat ditemui disela-sela unjuk rasa.

Menurut Anom, pasar tradisional Tegalgubug telah menciptakan potensi ekonomi yang luar biasa besar. Dengan pasar ini, masyarakat Tegalgubug dapat menghidupi keluarga, baik sebagai pedagang asongan, pengangkut barang, tukang becak, dan lain-lain.

“Dengan demikian, MTC dapat mematikan perekonomian pedagang kecil maupun pedagang yang sedang berkembang di pasar Tegalgubug,” ungkapnya.

Berangkat dari berbagai kajian, kata Anom, maka Formasi, Pedagang dan Masyarakat Tegalgubug mendesak kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon untuk menghentikan semua aktivitas terkait pembangunan MTC.

“Kepada Bupati Cirebon beserta dinas terkait untuk mencabut izin apapun terhadap pembangunan MTC,” tegasnya. (AC212)

BACA YUK:  Puncak Peringatan HSN 2021 PCNU Kabupaten Cirebon Digelar di Panembahan
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana...

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka-luka. Kapolresta Cirebon, Kombes...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

More Articles Like This