Menikmati Kuliner Malam di Jalan Lemahwungkuk

0

Cirebon, 18 Oktober 2013,- Selepas seharian bekerja atau berbisnis, anda bisa berjalan-jalan di kawasan Kanoman tepatnya Jalan Lemahwungkuk Kota Cirebon. Di tempat ini Anda akan menemukan kuliner malam mulai dari mie koclok, baso, nasi kucing dan sebagainya.

Lokasi yang agak jauh dari keramaian dan kebisingan kota, tampak kendaraan bermotor dan mobil berjajar rapi di sepanjang Jalan Lemahwungkuk.

Ada tempat kuliner malam yang dipadati oleh pengunjung yaitu nasi kucing “Drupadi Swarnabumi”. Tempat ini selalu penuh dengan antrian peminat kuliner dengan harga terjangkau.

 

Sebelumnya kawasan ini dulunya terkenal dengan Pujawangi “Pusat Jajan Waya Bengi” namun sekarang kurang tertata dengan baik. Apabila dikelola dengan baik seperti penerangan jalan umum dan kebersihan, maka kedepannya akan menjadi kawasan unggulan kuliner malam di Cirebon.

Segarnya Sup Iga Mangga Muda ala Hotel Santika Cirebon

0

Iklim Kota Cirebon yang bertemperatur tinggi membutuhkan varian makanan yang menyegarkan untuk dinikmati setiap saat. Supardi, Chef Hotel Santika Cirebon, membuat kreasi masakan berupa Sup iga yang dipadu dengan kesegaran buah mangga muda. Daging iga yang empuk dan gurih dicampur bersama sayuran dan potongan buah mangga muda dalam kuah bening, disajikan bersama nasi putih. Rasanya? Unik dan segar!

 

Udang layang-layang merupakan menu berikutnya yang tak kalah lezat. Campuran daging udang dan fillet daging ayam dibalut adonan telur, disajukan bersama butter rice yang gurih dan sambal bangkok.

 

Untuk minuman spesial, Hotel Santika Cirebon menyajikan Avocado coffe float dan Wild thing juice. Jus avokad dicampur dengan kopi dan susu, lalu ditambahkan es krim cokelat, tidak boleh dilewatkan bagi pencinta kopi di Cirebon. Apel, Nanas, dan Semangka menjadi bahan utama pembuatan Wild thing juice yang berkhasiat mengurangi kadar garam dalam tubuh.

 

Semua menu istimewa di atas bisa dinikmati di Restoran Tamansari Hotel Santika Cirebon hanya selama bulan Oktober 2013. Dengan harga untuk Sup iga mangga muda adalah Rp. 75.000,- nett, Udang layang-layang Rp. 90.000,- nett, Avocado coffee float Rp. 30.000,- nett, dan Wild thing juice Rp. 25.000,- nett.

 

 

Selain menu tersebut, selama bulan Oktober 2013, Hotel Santika Cirebon juga menyelenggarakan October Satay Fiesta setiap Kamis malam di Poolside Garden. Hanya dengan Rp. 100.000,- nett per orang, pengunjung bisa mencoba sajian beragam sate dengan sepuasnya. Pembelian untuk lima orang, mendapatkan gratis untuk orang ke-enam. Menikmati makan malam di luar ruangan sambil ditemani live entertainment, sensasi makan malam akan terasa berbeda.

Empal Gentong dan Empal Asem Hj. Dian, Parkirnya Luas dan Nyaman

0

Ramainya Jalan Raya Battembat hingga Tengah Tani yang dipenuhi oleh pengunjung untuk berburu Empal Gentong dan Empal Asem menjadi magnet bagi dunia kuliner di Cirebon untuk menjadikan kawasan tersebut menjadi sentra pusat Empal Gentong dan Empal Asem. Di ruas jalan tersebut, lalu lintas akan tersendat menjelang siang hari dikarenakan banyaknya kendaraan yang parkir di bahu jalan pantura antara Battembat hingga Tengah Tani.

Dengan konsep yang berbeda, Empal Gentong dan Empal Asem Hj. Dian ingin memanjakan konsumen dengan menyediakan tempat yang bersih, parkir yang luas, toilet serta mushola yang representatif sehingga diharapkan konsumen akan lebih nyaman dalam menikmati kuliner khas Cirebon yang satu ini.

” Kami menyediakan tempat yang luas sehingga jika ada rombongan satu bis pun, dapat kami tampung semuanya,” ujar H. Bastoni, pemilik Empal Gentong yang masih muda ini.

” Nama Hj. Dian diambil dari nama adik saya dan kakak saya juga bertindak sebagai kasir, karena ini merupakan usaha keluarga. Kami adalah putra asli orang sini (Tengah Tani, red) ,” ujar H. Bastoni.

Pantauan di lokasi, hal yang menarik lainnya adalah konsep lesehan untuk dapat menikmati empal gentong ini. Di tempat ini, pengunjung dapat memesan empal gentong, empal asem dan juga sate kambing muda. Ayoo berkunjung ke Cirebon dan nikamti kenyamanan di Empal Gentong dan Empal Asem Hj. Dian. (CT490)

Sumber ; CITO

Piscok, Cemilan Kaya Rasa Penggugah Selera Di Saat Santai

Piscok, singkatan dari Pisang Coklat, menjadi menu cemilan yang menggugah selera untuk dikonsumsi saat santai. Menu ini ternyata bisa ditemui di sepanjang Jalan Pemuda Kota Cirebon. 

Piscok paduan pisang dan coklat ini disajikan dengan bermacam varian dan rasa. Harganya relatif rerjangkau hanya Rp. 1.000 per satuan. Yanto (35) penjual Piscok asal Desa Japura Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon,  mengaku lebih dari tiga bulan berjualan Piscok. 

Memilih lokasi di Jalan Pemuda, karena lokasinya straiegis, sebagai jalur lintas arah kota. Menu Piscok didapat terinspirasi dari variasi rasa seperti halnya roti bakar maupun martabak. “Selama ini pisang hanya digoreng dengan adonan, padahal akan lebih variatif jika dipadankan dengan coklat.

Owh… Ternyata Piscok tak sekedera padanan pisang dan coklat, melainkan ada pula yang berbahan nangka dan kulit rumbiya, namun tetap dominasi pisang. Bahan-bahan rasa itu kemudian dicampur dengan gula pasir dan minyak goreng. “Piscok itu terdiri dari tujuh rasa, yakni rasa coklat, keju, susu, kacang hijau, ketan hitam dan rasa ubi,” kata Yanto.

Penikmat Piscok tak mengenal usia dan kelas, semua bisa merasakan kenikmatan paduan rasa cemilan berbahan utama pisang ini. “Saya langganan beli disini mas, buat cemilan kalo pas istirahat di kantor,” ujar Monic (35), salah seorang karyawati bank swasta di Kota Cirebon

Sumber : CITO

Mencicipi Manis-Asem Pisang Gebhoss di Pinisi CSB

0

CIREBONTODAY (17/03) – Kini banyak kedai menawarkan menu pisang goreng.  Tetapi di tenant Pinisi Teras Dermaga, CSB, menawarkan Pisang Gebhoss. Menurut Cepy, Captain Pinisi Coffee, menu ini merupakan perpaduan antara menu dalam negeri dan luar negeri.

Pisang Gebhoss berbahas dasar pisang tanduk, lalu dibakar selama 5 menit, kemudian dilumur saus lemon. Sebagai hidangan ala luar negeri, di sisi pisang diberi es krim dan buah cherry. “Rasanya sangat beda dengan menu-menu pisang lain. Dan menu Pisang Gebhoss ini manis-manis asem bikin segar. Dan ini merupakan menu andalan kami,” kata Cepy berpromosi.

Selain Pisang Gheboss, juga banyak menu lain di Pinisi, dan tidak perlu khawatir karena harganya masih sangat terjangkau. (CT990).

Sumber : www.CirebonToday.com

Menikmati Sop Buntut Sehat di Hotel Bentani Cirebon

0

MENIKMATI SOP BUNTUT SEHAT DI HOTEL BENTANI KOTA CIREBON

Bagi pecinta anek kuliner tentu sudah banyak mendengar menu sop buntut yang biasanya ada di setiap restoran, rumah makan dan tempat lainnya. Namun sop buntut di Bentani Hotel Kota Cirebon ini berbeda dengan menu sop buntut yang biasa Anda santap.

Perbedaan sop buntut di Bentani Hotel tidak dimasak seperti sop buntut biasa yang dimasak hingga matang, cara pengolahan sop buntut di Bentani Hotel tidak dimasak sampai matang, bahkan sejumlah sayuran seperti kentang, wortel, daun bawang dan tomatnya dimasukan dalam olahan sop buntut dalam keadaan mentah sehingga kandungan gizinya tidak menguap.

Kebanyakan menu soap buntut di tempat lain dimasak dengan kadar kematangan 100% padahal kondisi seperti itu membuat kandungan protein dan vitamin dalam daging dan sayuranya hilang atau menguap. Silahkan coba dan rasakan sensasi segarnya sayuran dalam menu sop buntut di Bentani Hotel Kota Cirebon Jl. Siliwangi No. 69 Cirebon. Harganya Rp 45.455 ++

Tempat Ngopi di Cirebon

0
Tempat Ngopi di Cirebon

Ngopi yukk di Cirebon. Tinggal pilih tempatnya dan tidak berjauhan satu sama lainnya

 

  • Bangi Kopitiam Jl. Tuparev
  • KFC Café Jl. Kartini
  • Strawberry Cafe Jl. Kartini
  • Rockstar Kopitiam Jl. Kartini
  • Lambada Cafe Jl. Tentara Pelajar
  • Baraja Cafe Jl. Tentara Pelajar
  • Famouz Cafe Jl. Cipto
  • Heart Coffee Cafe Jl. Cipto
  • Cafe 85 Jl. Pemuda
  • Boss Kopi di Jalan Kartini
  • Brana Café Jalan Kartini

 

Nasi Jamblang Ibu Nur ; Enak, Bersih dan Nyaman

0

Nasi Jamblang Ibu Nur ; Enak, Bersih dan Nyaman

Nasi Jamblang merupakan salah satu khas kuliner Cirebon yang diminati oleh semua lapisan masyarakat. Nasi dengan ciri khas dibungkus daun jati dengan aneka macam lauk pauk hingga 40 macam membuat banyak pilihan bagi peminat kuliner. Di Cirebon makanan khas yang satu ini banyak ditemui di berbagai tempat di Cirebon.

Salah satu tempat yang cukup terkenal adalah Nasi Jamblang Ibu Nur, yang diambil dari nama pemiliknya yaitu Ibu Nur (53 tahun). Awal mulanya Ibu Nur membuka Nasi Jamblang pada November 2007 di Jalan Tentara Pelajar dekat Prima Handphone. Seiring denga berkembangnya usaha satu tahun kemudian di tahun 2008 pindah ke kontrakan baru di Jalan Tentara Pelajar depan Bubur Sop Ayam Mang Kapi.

Ternyata usaha Nasi Jamblang yang ditekuninya semakin melejit, pada 23 Desember 2012, lokasi pindah di tempat milik sendiri yaitu di Jalan Cangkring II No. 34 Cirebon. Di lokasi baru ini, terdiri atas dua lantai ; lantai pertama beruang AC dan lantai kedua disediakan ruangan bagi yang suka merokok.

Dimbangi dengan pelayan yang berjumlah 18 orang dan tempat parkir yang luas, diharapkan ke depan bahwa Nasi Jamblang Ibu Nur akan semakin dikenal ke seluruh penjuru dan sebagai salah satu ikon tujuan wisata kuliner di Cirebon.

Nasi Jamblang Ibu Nur buka setiap hari mulai jam 07.00 dan sampai malam. Seiring dengan kemajuan teknologi dan informasi, maka untuk komunikasi Nasi Jamblang Ibu Nur mempunyai akun twitter : @NasJamIbuNur yang dikelola secara professional.

Tempat Wisata Kuliner di Cirebon

0

Jika berkunjung ke Cirebon, nikmatilah kuliner khas Cirebon dengan aneka makanan yang lezat.

Berikut kuliner khas Cirebon :

 

1. Empal Gentong

Empal Gentong adalah makanan khas Cirebon sejenis soto. Cara makannya pun tak jauh beda dengan soto, yakni dimakan campur dengan lontong atau nasi. Yang membedakan dengan jenis soto lain adalah alat masaknya yang unik, yakni menggunakan gentong. Selain itu, makanan ini dimasak dengan kayu bakar sebagai bahan bakarnya. Selain alat memasaknya yang khas, empal gentong juga memiliki sambal yang punya cita rasa tersendiri. Sambal yang super pedas dan berbahan dasar cabe rawit yang dikeringkan ini membuat rasa maupun aromanya benar-benar khas dan menggugah selera makan. Empal ini berisi daging sapi, usus, dan babat disertai dengan kuah santan yang kental sehingga membuat aroma masakan semakin sedap. Empal Getong ini bisa dinikmati di Empal Gentong Mang Darma di Krucuk atau Stasiun Kejaksan, Empal Gentong Rasa di Jl. Tuparev (Depan Polsek Utara Barat), Empal Gentong Spesial Dengkil ala Mang Kojek di Jl. Fatahillah (sebelah Selatan Masjid Raya Weru). Hasil inovasi Empal Gentong adalah Empal Asem bisa ditemui di Empal Asem Amarta dan Empal Asem H. Apud di Jalan Raya Battembat – Plered Cirebon.

 

2. Nasi Lengko

 

Meski terdiri dari bahan yang sederhana, makanan ini mengandung banyak nutrisi yang sangat baik bagi tubuh. Makanan khas Cirebon ini terdiri dari campuran nasi dengan tahu, tempe, mentimun, tauge, dan daun kucai (seledri). Di atas campuran itu, ditaburi bawang goreng dan disiram bumbu kacang dan kecap.Menjadi lebih enak dimakan apabila dimakan beserta krupuk. Warung nasi lengko cukup tersebar di sekeliling kota Cirebon. Selain sederhana, harga nasi lengko juga terjangkau bagi masyarakat kelas bawah. Yang terkenal di Nasi Lengko H. barno di Jl. Pagongan dan Nasi Lengkoberry di Jalan Kesambi depan Kampus CIC.

 

3. Nasi Jamblang 
Nasi jamblang adalah nasi khas Cirebon yang pulen dan dibungkus dengan rangkapan daun jati. Selain rasa nasinya yang enak (pulen), aromanya yang khas, dan bentuknya yang unik, juga kekhasan lain dari Nasi Jamblang ini adalah sambel merahnya yang dibungkus dengan takir kecil. Lauk pauk untuk nasi ini disediakan secara bermacam-macam, ada paru goreng, sate usus, ikan asin, telor dadar, telor ceplok, daging, tempe goreng, tahu goreng, tahu masak, hati goreng, rempela goring, perkedel, dan lain-lain. Jamblang adalah nama sebuah daerah di Kabupaten Cirebon asal mula nasi ini berasal. Yang terkenal Nasi Jamblang Mang Dul di Jl. Cipto, Nasi Jamblang Ibu Nur di Jl. Tentara Pelajar, Nasi Jamblang Ibu Sumarni di Pelabuhan dan Nasi Jamblang Ibad Otoy di Komplek Lido Jl. Cipto.

 

4. Tahu Gejrot 
Tahu Gejrot adalah tahu goreng yang dipotong-potong dan dimakan di dalam piring kecil yang terbuat dari tanah merah. Potongan tahu ini diberi bumbu gula merah, bawang merah, cabe, dan sari asam. Tahu gejrot dapat diperoleh di berbagai tempat di Kota dan Kabupaten Cirebon. Tahu gejrot kebanyakan dijual dengan cara dipinggul dan berkeliling dari satu rumah ke rumah lainnya. Tahu gejrot akan terasa lebih enak manakala dimakan pada saat cuaca sedang panas atau siang hari.Yang terkenal tahu gejrot di Pasar Kanoman dan Alun- alun Kasepuhan.

 

5. Bubur Sop 
Bubur Sop adalah bubur yang disertai kol, daun bawang, tauco, disiram dengan kuah sop yang ditaburi daging ayam suwir-suwiran dan kerupuk. Bubur ini akan terasa sangat nikmat apabila kuah sop segar. Bubur Sop biasa dimakan sebagai sarapan pagi. Yang terkenal Bubur Sop Mang Kapi di Jl, Tentara Pelajar atau Bubur Sop Mang Ipin di Plumbon.

 

6. Sate Kalong 
Meski namanya sate kalong, bukan berarti sate daging kalong, melainkan sate yang dijual menjelang maghrib dan satenya terbuat dari daging kerbau. Sate ini dipercaya masyarakat sebagai makanan untuk penambah stamina. Ada di daerah Lemahwungkuk.

 

 

7. Docang 
Docang terbuat dari lontong yang dipadukan dengan daun singkong, toge, taburan kelapa parut, kerupuk, dan ditaburi dengan kuah yang terbuat dari dage/bumbu oncom. Dengan taburan kelapa parut asli, sayuran, dan kuah bening yang terbuat dari oncom, makanan ini terasa nikmat juga segar. Makanan ini mudah dijumpai pada hampir setiap kecamatan di Cirebon. Yang terkenal di Jl. Siliwangi depan Hotel Cordova dan Mang Toha di Jalan Karanggetas Gang Rotan I.

 

8. Mie Koclok 
Makanan ini terbuat dari mie yang ditaburi toge, kol, dan dipadukan telor ayam, daging dengan bumbu kuah santan. Makanan ini menjadi nikmat manakala dimakan pada malam hari. Yang terkenal Mie Koclok mang Edi di jl. Lawanggada dan Mang Rasta di Gombang Plumbon.

 

9. Kerupuk Melarat 
Kerupuk Melarat adalah kerupuk yang digoreng dengan pasir, bukan minyak. Biasanya krupuk ini berbentuk lebar tak beraturan dan berwarna-warni. Proses pembuatannya tidak beda dengan krupuk pada umumnya. Terbuat dari aci (tepung). Dinamakan krupuk melarat karena digoreng tidak dengan minyak, tetapi dengan pasir. Yang terkenal di daerah Jl. Raya Battembat Plered.

 

10. Kerupuk Lambak
Kerupuk yang berwarna coklat kehitaman (warna kulit) ini terbuat dari kulit kerbau pilihan. Kerupuk ini bentuknya besar-besar dan ukurannya lebar. Dengan warna yang alami membuat rasa krupuk lambak ini sangat gurih nan nikmat.Banyak di daerah Battembat.

 

11. Terasi Udang 
Sekilas terasi ini tampak sama dengan terasi-terasi lainnya. Kekhasan terasi udang Cirebon terletak dari bahan dasar pembuatannya, yakni dari rebon atau udang kecil-kecil yang berwarna merah. Terasi Cirebon disajikan dalam bentuk yang berbeda-beda, ada yang dibungkus dengan plastik, ada juga dengan daun pisang tua. Terasi yang dibungkus dengan daun pisang tua terasa lebih khas, terutama bau dan rasanya. Terasi ini biasanya bahan pokok untuk pembuatan sambal terasi. Terasi ini dapat dijumpai di beberapa daerah di Cirebon. Banyak di Toko Oleh-oleh Khas Cirebon.