Inilah Tempat Wisata Kuliner di Talun Kabupaten Cirebon dengan Suasana Persawahan ⁣

0
Cirebon,- Kawasan Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan dan desa Sarwadadi Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon kini sudah menjadi tempat tujuan wisata kuliner.⁣ ⁣ Kawasan dengan hamparan sawah ini menawarkan beragam kuliner menarik dan juga tempatnya instagrammable untuk kamu yang suka berswafoto.⁣ ⁣ Satu kawasan di Kabupaten Cirebon ini bisa menjadi pilihan kamu untuk menikmati suasana yang jauh dari hiru pikuk perkotaan. Pasalnya cafe yang ada di daerah tersebut berada tepat di pinggir sawah.⁣ ⁣ Berikut 4 cafe dan rumah makan yang recommended di kawasan Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon:⁣ 1. Warung Kopi Manis (WKM)⁣ ⁣ Tidak jauh dari Wardja, terdapat Warung Kopi Manis (WKM) dengan suasana pedesaan yang sejuk dan alami saat pagi hari.⁣ Dengan mengusung konsep tempo dulu, Warung Kopi Manis berbentuk rumah joglo yang dihiasi dengan ornamen-ornamen kayu seperti jaman dulu. Mulai dari lukisan, hingga tempat duduk menggunakan kayu.⁣
Warung Kopi Manis di Jalan Ir. Soekarno Talun Kab. Cirebon
⁣Menariknya, kopi yang disuguhkan di Warung Kopi Manis ini dibuat di tungku dan menggunakan kayu bakar.⁣ ⁣ Selain itu, WKM juga menawarkan menu-menu tradisional seperti sayur asem, sayur lodeh, dadar krispi, dan menu tradisional yang jarang kita temui.⁣ ⁣ “Warung Kopi Manis (WKM) bisa menjadi destinasi wisata kuliner baru bagi pelancong ketika jalan-jalan ke Kota Udang,” ujar Anton Octavianto, selaku pemilik Warung Kopi Manis.⁣ ⁣ Untuk harga yang ditawarkan sangat terjangkau, Warung Kopi Manis membandrol mulai harga Rp. 3.500.⁣ ⁣ Waktu terbaik mengunjungi Warung Kopi Manis ialah pagi hari. Namun, apabila ingin menikmati suasana hening dan ketenangan maka pengunjung bisa datang di malam hari atau saat jam makan malam.⁣ 2. Warung Djadul (Wardja)⁣ ⁣ Dengan konsep kayu dan interior lawas, rumah makan dengan menu tradisional ini berada tepat di awal masuk kawasan Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.⁣
Wardja di Jalan Ir. Soekarno, Talun Kab. Cirebon
⁣Rumah makan bernama RM Abah Wardja (Warung Djadul) Wedangan 90an ini menyuguhkan konsep jaman dulu. Lokasinya tepat di pinggir sawah.⁣ ⁣ “Sesuai dengan namanya, konsep yang diusung Warung Djadul ini yakni jaman dulu, berlokasi tepat dipinggir sawah dan bernuansa kayu,” ujar H. Herudin Abdi Yudha, selaku Owner RM Abah kepada About Cirebon, Senin (28/9/2020) lalu.⁣ ⁣ Menu yang ditawarkan di Warung Djadul yaitu menu-menu tradisional seperti sayur kacang merah, ampas kecap, dan Wedangan. Tempat ini identiknya dengan wedangan, seperti wedang jahe, ronde, uwuh, bajigur, dan beraneka ragam cemilan rebusan.⁣ ⁣ RM Abah Wardja ini buka mulai dari pukul 09.00 sampai 21.00 WIB ini⁣ 3. Saung Kopi Gowes (Sakowes)⁣ ⁣ Masih di wilayah Kecamatan Talun, terdapat saung dengan konsep yang unik yakni Saung Kopi Gowes (Sakowes).⁣ ⁣ Sakowes ini terletak di Jalan Raya Cirebon Girang – Desa Sarwadadi No. 5 Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Konsep yang ditawarkan berbeda dengan konsep cafe pada umumnya. Dimana, Sakowes hadir dengan konsep heritage yang dihiasi dengan ornamen-ornamen sepeda.⁣
di Jalan Raya Cirebon Girang – Desa Sarwadadi No. 5 Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon
Mulai dari meja, kursi, hiasan dinding sampai tempat untuk selfie dihiasi dengan ornamen-ornamen sepeda. Karena, tempat ini berada di jalur favorit bersepeda dengan view pesawahan dan berlatar gunung Ciremai.⁣ ⁣ Untuk menambah kesan tradisional dan unik, bangunan Sakowes mengusung konsep rumah Joglo dipadukan dengan Limasan dibelakangnya.⁣ ⁣ Sedangkan untuk menu minuman, tidak jauh berbeda dengan coffee shop pada umumnya. Namun yang berbeda, menu kopi yang menjadi adalan yaitu kopi tarik.⁣ ⁣ Menu-menu makanan yang ditawarkan secara prasmanan yaitu menu tradisional dan pedesaan. ⁣ ⁣ Untuk hari Sabtu dan libur, Sakowes buka mulai jam 06.30 sampai 21.00 WIB. Bahkan, Sakowes siapkan untuk menu sarapan pagi dengan menu yang berbeda seperti nasi uduk, pisang goreng, dan juga singkong goreng. ⁣ ⁣ “Harga di Sakowes sangat terjangkau, dengan konsep yang ditawarkan untuk menu makanan dibandrol dari harga Rp. 2.000 sampai Rp. 20.000,-,” ujar H. Muhamad Ramdani, pemilik Saung Kopi Gowes. ⁣ 4. Paddi Cafe & Bistro⁣ ⁣ Masih di area Warung Kopi Manis, terdapat cafe dengan suasana pinggir sawah dengan konsep modern. Namanya Paddi Cafe & Bistro.⁣ ⁣ Paddi Cafe & Bistro ini masih satu pemilik dengan Warung Kopi Manis. Namun, yang berbeda adalah konsep dan menu yang ditawarkan. Jika WKM menawarkan menu tradisional, di Paddi Cafe & Bistro menawarkan menu modern.⁣
Paddi Cafe di Jalan Ir. Soekarno, Talun Kab. Cirebon
Anton Octavianto, selaku Owner Paddi Cafe & Bistro mengatakan Paddi Cafe & Bistro mengusung konsep modern minimal mencoba keluar dari bayang-bayang Warung Kopi Manis.⁣ ⁣ “Konsepnya berbanding kebalik dengan WKM, saya mencoba untuk membuat cafe modern. Karena disini, menu kopi nya menggunakan mesin bukan menggunakan tungku seperti WKM,” ujar Anton saat ditemui About Cirebon, Selasa (12/1/2021).⁣ ⁣ Untuk mengakomodir pengunjung, Paddi memberikan suasana outdoor dan juga indoor. Harganya juga sangat terjangkau, mulai dari Rp. 13 ribu sampai Rp. 20 ribu untuk minuman dan Rp. 15 ribu sampai Rp. 35 ribu untuk makanan.⁣ ⁣ Penasaran dengan konsep dan menu-menunya, Paddi Cafe & Bistro buka setiap Hari Senin – Kamis pukul 10.00 sampai 23.00 WIB. Jumat-Sabtu 10.00 sampai 24.00 WIB dan Minggu 10.00 sampai 20.00 WIB.⁣ ⁣ Karena sedang masa PPKM di wilayah Kabupaten Cirebon, maka jam operasional dimulai dari jam 09.30 sampai 18.00 WIB.⁣ (AC212)

Kopi Tarik, Minuman Andalan di Saung Kopi Gowes

0
Cirebon,- Saung Kopi Gowes (Sakowes) yang beralamat di Jalan Raya Cirebon Girang – Desa Sarwadadi No. 5 Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon menghadirkan minuman kopi dan teh tarik. Minuman khas Melayu ini merupakan minuman andalan yang ditawarkan Sakowes untuk para pecinta kopi dan juga penikmat teh di wilayah Cirebon dan sekitarnya. H. Muhamad Ramdani, Pemilik Saung Kopi Gowes ini menceritakan bahwa hadirnya kopi dan teh tarik di Sakowes ini berawal saat dirinya melakukan kunjungan kerja di Malaysia. “Saya udah lama sekali merindukan itu (kopi tarik) tapi harus jauh ke sana (Malaysia). Akhirnya ketika saya membuat kedai kopi ini terbesit ide menghadirkan kopi dan teh tarik untuk bisa dinikmati masyarakat Cirebon dan sekitarnya,” ujar Ramdani kepada About Cirebon, Jumat (15/1/2021). “Jadi, yang rindu akan kopi dan teh tarik, tidak perlu jauh-jauh cukup di Sakowes bisa menikmatinya,” tambahnya. Untuk bahan kopinya sendiri, Sakowes mendatangkan kopi dari daerah Sidikalang, Sumatra Utara. “Bahan kopinya kita datangkan langsung dari Sidikalang Sumatra Utara, karena itu salah satu penghasil kopi terbaik,” kata Ramdani. Untuk bisa menikmati kopi dan teh tarik, Sakowes hanya mematok harga Rp. 15 ribu untuk kopi tarik panas dan Rp. 20 ribu untuk kopi tarik dingin. Selain kopi dan teh tarik, Sakowes yang berada di jalur favorit para pesepeda ini menawarkan beraneka ragam jenis minuman dan makanan. Untuk makanan, Sakowes menawarkan konsep prasmanan dan juga paket. Menunya sendiri beraneka ragam mulai dari menu tradisional hingga menu kekinian. “Untuk makanan yang spesial disini ada menu Garang Asam dan juga paket Nasi Ikan Etong,” pungkasnya. (AC212)

Sensasi Makan Durian Montong Petik Langsung dari Pohon di Kopi Montong

0
Cirebon,- Berada di ketinggian 150 meter di atas permukaan laut (MDPL), agrowisata durian Kopi Montong yang berlokasi di Sindang Jawa, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon menawarkan konsep petik langsung. Dengan konsep bangunan jaman dulu (jadul), agrowisata durian ini sangat cocok untuk bisa menikmati durian bersama keluarga. Pasalnya, sambil menikmati durian, pengunjung bisa menikmati panorama Kota Cirebon. Kopi Montong yang menempati lahan kebun seluas 4 hektar, saat ini memiliki 50 pohon durian Montong yang siap petik. “Konsepnya petik langsung, selain kita siapkan durian petik, kita akomodir durian lokal Sinapeul,” ujar Achmad Supardi, selaku Direktur Kopi Montong kepada About Cirebon, Rabu (13/1/2021). Supardi menjelaskan, selain durian Montong, kedepan di area Kopi Montong akan ditanam jenis durian Musang King Melayu sebanyak 100 pohon. “Kalau saat ini baru ada 50 pohon durian Montong. Tapi ke depan kita akan tanam jenis Musang King sebanyak 100 pohon. Jadi total ada 150 pohon durian,” ungkapnya. Menariknya, pengelola memberikan garansi kepada pengunjung yang memilih durian jika kualitas buahnya tidak bagus. “Kalau beli durian motong disini bergaransi. Jika buahnya jelek bisa ditukar,” bebernya. Sedangkan soal harga, pengelola agrowisata durian ini menawarkan harga per kilogram. Untuk durian Montong harga per kilo dipatok Rp. 80 ribu, sedangkan durian lokal dipatok Rp. 50 ribu sampai Rp. 75 ribu per kilogram. “Agrowisata ini baru dibuka untuk menikmati durian saja. Sedangkan untuk Kopi Montong rencananya akan buka awal Februari 2021,” ungkap Supardi. Kopi Montong ini, kata Supardi, memiliki beragam fasilitas, mulai restoran dengan menu-menu tradisional, agrowisata pertanian, play ground, mini zoo, hingga fasilitas untuk wedding outdoor. “Konsep restauran disini tradisional, semua masak menggunakan pawon dan kayu bakar dan menu signature . Tempat juga kita konsep Limasan,” paparnya. Agrowisata pertanian dengan luas satu hektar tersebut untuk memberikan edukasi kepada anak-anak. Mereka akan diberikan edukasi cara menanam sayur-sayuran dan buah-buahan. “Nanti kita ajari cara menanam semangka, kacang, melon, sayuran dan buah-buahan,” kata Supardi. “Fasilitas ini semua akan launching awal Februari 2021, tapi kita baru buka untuk yang menikmati durian,” tambahnya. Setelah launching Kopi Montong, kata Supardi, pada bulan Maret 2021 akan dibuat wisata selfie di lahan 10 hektar. Lahan tersebut akan dibuat untuk wedding outdoor yang bisa menampung 1.000 orang dan tempat selfi berkonsep Bali. “Jadi untuk selfie tidak perlu jauh-jauh ke Bali.Nanti dalam area tersebut ada Pura, selfi sawah, ibu-ibu anjungan buah seperti di Bali,” pungkasnya. (AC212)

Pindah Lokasi, Rib House dan Lanai Coffee & Patisserie Tawarkan Suasana Baru

0
Cirebon,- Rib House dan Lanai Coffee & Patisserie kini berpindah lokasi di Lanaiku Area Golf Driving Range Kawasan Grage City, Kota Cirebon. Sebelumnya, Rib House dan Lanai Coffee & Patisserie ini menempati lokasi di dalam Grage City Mall. Namun, saat ini menempati area yang strategis dan menonjolkan suasana outdoor dan lebih nyaman. Berada di area Golf dan perumahan, Lanaiku ini bisa menjadi tempat nongkrong favorit bagi keluarga dan juga anak muda di wilayah Cirebon dan sekitarnya. Direktur PT. Kuliner Aneka Rasa (Karasa), Euis Nuryanti yang didampingi Yos Adrian, Marketing Lanaiku mengatakan kita menghadirkan konsep yang berbeda dari sebelumnya, di tempat yang baru ini kita suguhkan suasana outdoor dan juga indoor. “Kita sebenarnya bukan ambil segmentasi untuk anak muda saja, tapi kita segmentasinya untuk family dan juga anak muda. Karena kita ingin hadirkan konsep yang terbuka untuk siapa saja,” ujar Euis saat ditemui About Cirebon, Selasa (12/1/2021). Disamping menyuguhkan suasana yang berbeda, menurut Euis, harga yang ditawarkan tidak begitu tinggi. Untuk kopi galau saja hanya dibandrol Rp. 20 ribuan sedangkan untuk makanan mulai dari Rp. 20 ribuan. “Lanaiku ini kita lebih menonjolkan konsep outdoor nya, karena memang sekarang sedang Pandemi banyak orang yang takut berlama di dalam ruangan. Makanya, untuk ruangan indoor di perkecil, tapi lebih banyak ke outdoor,” ungkapnya. Selain menjadi tempat nongkrong favorit, Lanaiku juga bisa menjadi tempat untuk menggelar pernikahan, gathering, dan event-event lainnya. Bahkan, rencananya bakal ada live musik setiap hari Jumat bergenre klasik rock. “Karena melihat perkembangan Covid-19 saat ini, live musik belum bisa diselenggarakan. Mungkin di bulan Februari mendatang,” terangnya. “Di Lanaiku juga sedang disiapkan ruanga untuk meeting. Lokasinya berada di tengah lapangan. Untuk outbond juga bisa kedepannya,” imbuhnya. Kedepannya, kata Euis, Lanaiku akan bekerja sama dengan komunitas – komunitas yang ada di Cirebon. Seperti dengan komunitas lari dan motor trail, karena akan ada track motor dan juga lari. Lanaiku yang buka dari pukul 07.00 sampai 19.00 WIB ini menawarkan menu breakfast. Dimana, ada menu bubur ayam, lorong sayur, dan Kedepan ada menu lainya. “Karena lokasinya sangat strategis dan banyak yang berolahraga, makanya kita buka pagi untuk mengakomodir pelanggan yang ingin breakfast,” pungkasnya. (AC212)

Paddi Cafe & Bistro, Tempat Ngopi Modern dengan Suasana Pinggir Sawah

0
⁣ Cirebon,- Mengusung konsep modern minimalis, Paddi Cafe & Bistro hadir meramaikan wisata kuliner di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon.⁣ ⁣ Paddi Cafe & Bistro yang baru opening pada tanggal 11 Januari 2021 ini terletak di area Warung Kopi Manis (WKM).⁣ ⁣ Anton Octavianto, selaku Owner Paddi Cafe & Bistro mengatakan Paddi Cafe & Bistro mengusung konsep modern minimal mencoba keluar dari bayang-bayang Warung Kopi Manis.⁣ ⁣ “Konsepnya berbanding terbalik dengan WKM, saya mencoba untuk membuat cafe modern. Karena disini, menu kopi nya menggunakan mesin bukan menggunakan tungku seperti WKM,” ujar Anton saat ditemui About Cirebon, Selasa (12/1/2021).⁣ ⁣ Selain menu kopi, lanjut Anton, yang berbeda lagi yaitu makanannya, WKM menyuguhkan menu tradisional, sedangkan Paddi Cafe & Bistro menyuguhkan menu-menu modern. ⁣ ⁣ “Makanan disini modern semua dan beraneka macam. Mulai dari menu aneka rice bowl, empal gentong, dan menu andalan kita Mie Sapi. Mie sapi ini mie dipadukan dengan slice dan cincang daging sapi,” bebernya.⁣ ⁣ “Minumannya sendiri yang menjadi andalan ada Lemon Glamor sama kopi susu padi. Tapi banyak menu lainya, baik menu kopi maupun non kopi,” imbuhnya.⁣ ⁣ Terkait dengan nama Paddi Cafe & Bistro, Anton menjelaskan, karena berada di area persawahan dan nama Paddi sendiri diambil dari filosofi semakin berisi semakin merunduk.⁣ ⁣ “Jadi, mudah-mudahan Paddi bisa mengikuti suksesnya WKM dan semakin berisi Paddi semakin merunduk,” ungkapnya.⁣ ⁣ Menariknya, suasana Paddi Cafe & Bistro ini sangat nyaman seperti di rumah sendiri. Untuk mengakomodir pengunjung, Paddi memberikan suasana outdoor dan juga indoor.⁣ ⁣ “Yang ingin menikmati kopi di pinggir sawah sambil lesehan pakai bean bag, dan di dalam bebas asap rokok, sampai kita juga sediakan tempat untuk nobar (nonton bareng). Kita juga pakai kaca semua, karena biar sawahnya terlihat,” jelasnya.⁣ ⁣ “Disini bakal jadi tempat nobar, makanya nanti di outdoor belakang kita siapkan 2 big screen. Karena di Cirebon kurang cafe nobar, jadi kita akan buka cafe nobar,” tambahnya.⁣ ⁣ Anton menegaskan bahwa dengan WKM dengan Paddi hanya sama-sama pinggir sawah, tapi untuk menu dan konsep berbanding kebalik antara tradisional dan modern.⁣ ⁣ “Kali ini lebih modern dan kekinian, tapu harganya juga sangat terjangkau, miniman mulai dari Rp. 13 ribu sampai Rp. 20 ribu. Makanan juga mulai Rp. 15 ribu sampai Rp. 35 ribu. Kita ikutin harga standar cafe-cafe yang sudah berdiri lebih dulu di Kota Cirebon,” paparnya.⁣ ⁣ “Kalau boleh saya klaim, Paddi Cafe & Bistro ini satu-satunya cafe di Indonesia yang membawa mesin kopi La Marzocco ke tengah sawah, sebelumnya belum pernah ada,” pungkasnya.⁣ ⁣ Yang penasaran dengan konsep dan menu-menunya, Paddi Cafe & Bistro buka setiap Hari Senin – Kamis pukul 10.00 sampai 23.00 WIB. Jumat-Sabtu 10.00 sampai 24.00 WIB dan Minggu 10.00 sampai 20.00 WIB.⁣ ⁣ Namun, karena Pemerintah Kabupaten Cirebon sedang menerapkan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sampai tanggal 25 Januari 2021, Paddi Cafe & Bistro buka dari pukul 09.30 sampai 18.00 WIB. (AC212)

Bartemu Padukan Konsep Coffee Shop dan Barbershop ⁣

0
Cirebon,- Bartemu Coffee & Barber yang berada di Jalan Slamet Riyadi (Krucuk), Kota Cirebon mengusung konsep life style. Di kedai tersebut memadukan konsep coffee shop dengan barbershop.⁣ ⁣ Malik Dhofaro, selaku Founder Bartemu Coffee & Barber mengatakan hadirnya Bartemu Coffee and Barber ini untuk memenuhi kebutuhan anak-anak muda di Kota Cirebon.⁣ ⁣ “Konsep kami sebenarnya lebih ke life style. Kami hadir untuk memenuhi kebutuhan anak muda, seperti Co-Working Space, coffee shop, dan potong rambut,” ujar Malik kepada About Cirebon.⁣ ⁣ Malik menjelaskan, Bartemu Coffee & Barber yang buka dari pukul 13.00 sampai 23.00 WIB ini bisa menjadi tempat pilihan anak muda yang ingin nongkrong sambil bekerja atau sambil potong rambut.⁣ ⁣ “Orang kalau mau nongkrong sambil kerja itu bisa. Kemudian sebelum meeting mau potong rambut dulu bisa disini. Artinya disini seperti hub atau terhubung,” ungkapnya.⁣ ⁣ Menu-menu yang ditawarkan di Bartemu Coffee and Barber terdiri dari beraneka ragam minuman kopi, non kopi, hingga makanan berat.⁣ ⁣ “Disini seperti semi resto karena kita punya goes kitchen, seperti ada menu sop iga, soto Bandung, iga bakar juga ada,” bebernya.⁣ ⁣ Kemudian, untuk jenis kopi yang tersedia di Bartemu Coffee & Barber menggunakan kopi lokal yang ada di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) seperti Arabica dan Robusta.⁣ ⁣ “Kita ingin mengangkat potensi kopi lokal di wilayah Ciayumajakuning. Dan minuman spesialnya ada Iris Coffee dan Javanis coffee drip,” terang Malik.⁣ ⁣ Harga yang ditawarkan, kata Malik, relatif murah, untuk minuman dibandrol mulai dari harga Rp. 12 ribu sampai Rp. 30 ribuan. Untuk makanan dibandrol dari Rp. 17 ribu sampai Rp. 30 ribuan juga.⁣ ⁣ “Untuk harga masih sangat terjangkau banget. Selama masa soft opening ini kita hadirkan promo Buy 1 Get 1 atau diskon 50 persen sampai tanggal 14 Februari 2021,” kata Malik.⁣ ⁣ Sementara itu, untuk Barbershop nya, Bartemu Coffee & Barber membandrol harga Rp. 35 ribu untuk normalnya. Namun, selama masa soft opening sampai tanggal 14 Februari 2021 ada diskon sebesar 30 persen.⁣ ⁣ Diambil nama Bartemu Coffee & Barber yang menyuguhkan konsep ruangan indoor dan outdoor ini, menurut Malik, memiliki tagline “Bertemu aja dulu”.⁣ ⁣ Nama tersebut, kata Malik, memiliki history, dimasa pandemi seperti ini banyak orang yang sulit bertemu hanya melalui media sosial dan pesan singkat.⁣ ⁣ “Namun dari sini kita ingin merubah mindset orang bahwa, dengan ketemuan semua orang awalnya penuh kecurigaan jadi clear,” pungkasnya. (AC212)

Patuju Cafe Tawarkan Suasana Retro dan Biji Kopi Pilihan, ini Menunya⁣

0
Cirebon,- Ingin memberikan suasana yang berbeda kepada pecinta kopi, Patuju Cafe hadir dengan konsep yang berbeda di Kabupaten Cirebon.⁣ ⁣ Berada di Jalan Fatahilah No. 88, Megu Cilik, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Patuju Cafe hadir dengan konsep retro.⁣ ⁣ Ofa Mustofa Kamal, selaku Pengelola dan juga Barista di Patuju Cafe menjelaskan hadirnya Patuju Cafe ini ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa coffee shop itu tidak hanya itu-itu saja yang ditawarkan.⁣ ⁣ “Jadi, kita itu ingin nunjukin bahwa orang yang ngopi disini (Patuju Cafe) merasa berbeda, baik dari suasananya ataupun dari racikan kopinya,” ujar Ofa saat ditemui About Cirebon, Kamis (24/12/2020).⁣ ⁣ Suasana di Patuju Cafe, lanjut Ofa, berkonsep seperti jaman dulu atau retro dan juga kopi yang ditawarkan menggunakan biji kopi pilihan. Karena sebelum diracik, kopi yang ingin kita gunakan apakah layak atau tidak, untuk pembeli.⁣ ⁣ “Makanya, kita bekerja sama dengan beberapa roaster dan biji kopi yang digunakan langsung dari petani. Sehingga, ciri khas kopi disini berbeda dari kopi-kopi yang lain, terutama di menu single origin ya,” jelas Ofi.⁣ ⁣ Menu yang ditawarkan oleh Patuju Cafe banyak sekali variannya, mulai dari manual brew, expresso base, hingga menu kopi susu (Kopsu).⁣ ⁣ Untuk menu Kopsu, Patuju Cafe menawarkan 4 varian yakni Kopsu Greentea, Kopsu Deso, Kopsu City, dan Kopsu Hazelnut.⁣ ⁣ “Kopsu Deso menggunakan gula aren, Kopsu City menggunakan simple syrup, ada Kopsu Hazelnut dan Kopsu Greente. Dari empat menu ini yang paling diminati yaitu Kopsu Deso dan Kopsu Greentea,” terang Ofa.⁣ ⁣ Menu Manual Brew atau Single Origin yang ditawarkan Patuju Cafe diantaranya V60, Jappanese, Tubruk, dan juga Vietnam drip.⁣ ⁣ “Untuk menu V60 kita menggunakan Gayo Wine dan Bean yang digunakan langsung dari petani,” jelasnya.⁣ ⁣ Kemudian di menu Expresso Base, ada berbagai varian mulai dari cafe latte, cappucino, moccacino, long black, Americano, dan yang terbaru ada Patuju Cube Kopi dan hazelnut late.⁣ ⁣ “Untuk harga rata-rata Rp. 20 ribu untuk menu Kopi Susu. Karena kita juga melihat pasar, harga disini mulai dari Rp. 17 ribu saja sudah bisa nikmatin kopi,” bebernya.⁣ ⁣ Bagi pecinta kopi tidak ada salahnya mencoba menu-menu yang ditawarkan Patuju Cafe. Pasalnya, akhir tahun 2020 ini Patuju Cafe memberikan promo menarik.⁣ ⁣ Promo menarik yang diberikan yaitu diskon 15 persen untuk semua menu yang berlaku dari pukul 14.30 sampai 18.30 WIB. Untuk member card, ada tambahan diskon menjadi 20 persen.⁣ ⁣ “Promo ini berlaku dari jam buka kita pukul 14.30 sampai 18.30 WIB. Kalau customer pesennya di jam tersebut masih dapat diskon. Promo ini berlaku sampai akhir Desember,” katanya.⁣ ⁣ Patuju Cafe yang artinya tempat tujuan ini menawarkan member card bagi pelanggan. Keuntungan menjadi member card yaitu mendapat cash back 5 persen dan diskon 10 persen bagi member gold.⁣ ⁣ “Member card yang kedua keuntungannya mendapat diskon 10 persen dan member card ketiga 10 kali datang dapat gratis all varian menu,” pungkasnya. (AC212)

Saung Kopi Gowes Hadir di Jalur Favorit Bersepeda, ini Konsepnya⁣

0
Cirebon,- Berada di jalur favorit bersepeda dengan view pesawahan dan berlatar gunung Ciremai, Sakowes (Saung Kopi Gowes) hadir untuk para pecinta gowes di wilayah Cirebon dan sekitarnya.⁣ ⁣ Sakowes terletak di Jalan Raya Cirebon Girang – Desa Sarwadadi No. 5 Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon hadir dengan konsep heritage dan tentunya dihiasi dengan ornamen-ornamen sepeda.⁣ ⁣ H. M. Ramdani, Pemilik Saung Kopi Gowes mengatakan hadirnya Sakowes di Desa Sarwadadi dilatarbelakangi karena berada di jalur favorit bersepeda, tercetuslah ide membuat tempat nongkrong bagi pecinta gowes.⁣ ⁣ “Sehingga konsep yang diusung Sakowes otomatis menyesuaikan untuk para tamu yang akan datang, dengan sasaran utamanya para pecinta gowes,” ujarnya saat ditemui About Cirebon usai acara syukuran pembukaan Sakowes, Selasa (22/12/2020).⁣ ⁣ Ramdani menjelaskan, konsep bangunan dan ornamen-ornamen yang ada didalamnya didominasi dengan berbahan dasar sepeda onthel yang dijadikan meja, kursi, hingga menjadi hiasan.⁣ ⁣ “Untuk menambah unik, bangunan Sakowes mengusung konsep rumah Joglo dipadukan dengan Limasan di belakangnya. Hingga furniture dan hiasan menggunakan berbahan dasar sepeda,” ungkapnya.⁣ ⁣ “Sehingga membuat para goweser seperti merasa homely atau berada di rumahnya,” tambahnya.⁣ ⁣ Selain menawarkan konsep, Sakowes menyuguhkan aneka makanan tradisional dan modern, serta minuman yang khas dari Sakowes.⁣ ⁣ “Menu tradisional di sini ada menu andalan khas Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti garang asem. Ada garang asem ayam, daging dan juga ikan. Kemudian ada sayur asem Betawi,” bebernya.⁣ ⁣ Untuk menu umumnya, lanjut Ramdani, ada menu ayam, lalaban, tempe, sambal dan lainnya. Tapi, selain tradisional ada menu modern seperti burger, sosis, roti bakar, pisang bakar.⁣ ⁣ “Yang paling khas tentunya, karena kita konsepnya saung kopi pasti ada menu kopinya dan kopi andalan kita kopi tarik. Karena barista kita pernah bekerja di salah satu coffee shop di Singapore,” terangnya.⁣ ⁣ Bagi yang tidak suka dengan kopi, Saung Kopi Gowes menawarkan menu teh tarik dan untuk anak-anak ada menu Milo tarik.⁣ ⁣ Selain menu kopi andalan tersebut, Sakowes juga menawarkan menu-menu kopi pada umumnya seperti Americano, latte dan lain sebagainya.⁣ ⁣ “Untuk hari Sabtu dan libur, kita buka dari jam 06.30 sampai 21.00 WIB, kita siapkan untuk sarapan pagi dengan menu yang berbeda seperti nasi uduk, pisang goreng, dan juga singkong goreng. Untuk menu malamnya ada nasi goreng special Sakowes hingga mie kuah,” katanya di sela-sela acara syukuran soft opening.⁣ ⁣ Untuk harga di Sakowes sangat terjangkau, dengan konsep yang ditawarkan untuk menu makanan dibandrol dari harga Rp. 2.000 sampai Rp. 20.000,-.⁣ ⁣ Sedangkan untuk menu minuman disediakan teh hangat gratis dan menu kopi dibandrol mulai dari harga Rp. 5 ribu saja.⁣ ⁣ Sebelum soft opening besok, Sakowes menggelar acara syukuran dengan mengundang Kuwu, BPD & perangkat desa, para RT, RW, karang taruna, LPM, MUI, dan juga PKK setempat. (AC212)

Green House Cafe Tawarkan Aneka Makanan dan Minuman Berbahan Buah dan Sayur⁣ ⁣

0
Kuningan – Green House Cafe Sadamantra Kuningan, memiliki beragam menu sehat. Cocok banget nih buat yang mau diet ataupun yang mau tetap makan enak, tapi menyehatkan.⁣ ⁣ Pemilik Green House Cafe Sadamantra, Whisnu Anggavilendra mengatakan mulai dari aneka makanan dan minuman diracik dengan berbahan utama buah dan sayur. ⁣ ⁣ “Semua varian menu di Green House Cafe berasal dari bahan baku sayuran ataupun buah yang diproduksi sendiri oleh green house kami,” tutur Whisnu kepada About Cirebon.⁣ ⁣ Sejauh ini, menu yang cukup favorit yaitu jus sayuran dengan cita rasa yang unik, ada jus sawi, jus pakcoy hijau, jus bayam merah, dan jus samhong. Bagi penikmat kopi, pihaknya pun menyediakan dengan varian dingin maupun panas. ⁣⁣ “Kami menyediakan kopi nusantara. Dan untuk kopi racikan GH Sadamantra adalah kopi susu panas atau es kosugi dengan rasa yang lembut,” tambahnya.⁣ ⁣ Menu makanannya terdiri dari cemilan dan juga makanan berat. Untuk cemilan tersedia pilihan salad sayur dengan menggunakan saus berbahan buah. Rasanya segar, dan tentu menyehatkan. Ada pula kentang goreng, dan aneka tumisan sayuran seperti tumis kangkung, tumis samhong, tumis pakcoy, dan lainnya. Tapi bagi yang ingin makan dengan porsi mengenyangkan, tersedia nasi goreng ala green house cafe, tongseng kambing, dan sop kambing.⁣ ⁣ Whisnu mengatakan tempatnya ini mampu menampung hingga 50 orang. Tapi jika tidak turun hujan, disediakan pula lesehan diluar area green house atau outdoor yang bisa menampung hingga 100 orang. ⁣ ⁣ Bagaimana, tertarik untuk mencicipi aneka menu sayurannya? (AC560)

Red Ropi Tempat Nongkrong Baru di Cirebon dengan Harga Terjangkau

0
Cirebon,- Setelah sukses mengembangkan bisnis Red Pizza dan Red Chicken, kini Red Management kembali mengembangkan brand baru bernama Red Ropi. Red Ropi singkatan dari Roti Kopi ini berlokasi di Jalan Ciremai Raya No. F10 Perumnas, Kota Cirebon. Red Ropi menawarkan roti kopi dengan 3 varian rasa dan beraneka ragam jenis minuman. Syahidin, selaku Operation Manager di Red Management mengatakan Red Ropi merupakan brand baru dari Red Management, sebelumnya kita sudah buka Red Pizza dan Red Chicken. “Sebetulnya, Red Ropi ini sudah dua tahun yang lalu diluncurkan, tapi karena terkendala teknis kita baru buka tanggal 11 Desember 2020 kemarin,” ujar Syahidin kepada About Cirebon, Senin (14/12/2020). Dibukanya brand Red Ropi ini, menurut Syahidin, penggemar kopi masih banyak dan marketnya menjanjikan. Apalagi, kualitas bahan yang digunakan premium dengan harga terjangkau. “Jadi semua kalangan masuk. Kita tau sendiri, trendsetter anak muda nongkrongnya di coffee shop. Sehingga, menu-menu yang ditawarkan sangat variatif dan digandrungi anak-anak muda saat ini,” ungkapnya Red Ropi yang buka dari pukul 10.00 sampai 21.00 WIB ini menyediakan fasilitas free WiFi, area smoking dan non smoking. Selain menu-menu kopi, kata Syahidin, menu roti kopi yang ditawarkan ada tiga varian rasa, original, keju dan coklat. Serta ada varian tambahan Bombolini Donuts dengan dua rasa yakni Tiramisu dan Mango. “Dengan kualitas premium, harga roti yang kami tawarkan hanya Rp. 6 ribu dan Donut hanya Rp. 5 ribu saja,” bebernya. Sedangkan, tambah Syahidin, untuk harga minuman yang ditawarkan dibandrol mulai dari harga Rp. 10 ribu sampai Rp. 15 ribu. “Promo sampai akhir tahun ini, harga roti cuma Rp. 5 ribu. Kami juga menawarkan promo paket Rp. 10 ribu sudah dapat Es Kopi dan Roti. Sedangkan promo roti, beli dua roti harga normal gratis satu donut. Untuk kopi susu harga normal Rp. 12 ribu, cuma Rp. 10 ribu,” katanya. Selain hadir di Jalan Ciremai Raya, Red Ropi juga sudah hadir di Ciledug dan akhir tahun ini akan buka di Gabus Wetan. (AC212)