Kopi Bunda Hadir sebagai Teman Menunggu

Cirebon,- Saat ini minuman kopi memang sudah jadi gaya hidup masyarakat Indonesia. Terbukti dengan tren konsumsi kopi yang terus meningkat. Apalagi, minuman kopi sangat cocok untuk teman diskusi maupun sebagai teman menunggu. Seperti tagline dari Kopi Bunda yang ada di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Cahaya Bunda, Jalan Perjuangan, Kota Cirebon ini taglinenya yakni #TemanMenunggu. Lokasi Kopi Bunda yang ada di RSIA Cahaya Bunda ini sangat tepat dijadikan tempat menunggu bila sedang memeriksakan kandungan maupun sedang berobat. Walaupun tempatnya ada di area rumah sakit, Kopi Bunda saat ini dibuka untuk umum mulai dari pukul 10.00 sampai 20.00 WIB. Namun akan ada penyesuaian jam operasional mulai jam 09.00 sampai 19.00 WIB. Dengan konsep minimalis, Kopi Bunda menghadirkan menu kopi yang diracik oleh Barista pilihan. Selain menu kopi, Kopi Bunda juga menawarkan minuman non kopi, makan berat dan juga cemilan yang bisa dijadikan sebagai teman ngopi. Kehadiran Kopi Bunda tersebut juga sebagai salah satu penambahan fasilitas yang ada di RSIA Cahaya Bunda. “Tujuan awal sebenarnya merupakan bagian dari fasilitas dari RSIA Cahaya Bunda semacam kafetaria,” ujar dr. Yasmin Dermawan, pemilik RSIA Cahaya Bunda saat ditemui About Cirebon, Rabu (30/9/2020). Karena Kopi Bunda menyediakan menu-menu kopi yang tidak kalah dengan kopi-kopi yang ada di luaran, sehingga lanjut Yasmin, Kopi Bunda dibuka untuk umum. “Kita juga sedang mengupayakan agar bisa dipesan melalui aplikasi online pesan antar seperti Go Food dan Grab Food. Kita juga usahakan pembayaran menggunakan non tunai,” ungkapnya. Menurut Yasmin, menu minuman dan makanan yang ditawarkan di Kopi Bunda bermacam-macam, seperti es kopi bunda, Americano ice, Expresso, Reguler coffee, es Yakult bunda, es coklat bunda, dan masih banyak pilihan aneka minuman. “Minumannya enak-enak semua, minuman andalan kita ada es kopi susu bunda, es Yakult bunda. Mau yang ice atau hot ada disini,” terangnya. Yasmin memaparkan bahwa basic es kopi bunda yakni Expresso seratus persen dari Kopi Arabica yang dipadukan dengan creamer, dan fresh milk. Untuk menu makanan, kata Yasmin, Kopi Bunda juga menyediakan nasi goreng, mie goreng, aneka pasta, hingga cemilan seperti dimsum, donut kentang, rujak cireng, french fries, hingga sambosa. “Disini (RSIA Cahaya Bunda) banyak anak-anak yah, jadi kita sediakan menu untuk anak-anak seperti dimsum, french fries, donut kentang dan kalau ingin makanan berat ada nasi goreng, mie goreng, aneka pasta juga ada” katanya. Mengenai harga, Kopi Bunda membandrol harga minuman mulai dari Rp. 6 ribu dan untuk minuman es kopi bunda hanya Rp. 18 ribu. Sedangkan untuk makanan dibandrol mulai dari Rp. 25 ribu. (AC212)

Cemilan Donat Kekinian Donuthing Hadir Di Kota Cirebon

0
Cirebon,- Donuthing, cemilan donat kekinian milik artis dan youtuber Indonesia Baim Wong kini hadir di Kota Cirebon. Berlokasi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, No. 99 Kota Cirebon, tepatnya di sebelah Nav Karaoke, Donuthing menawarkan aneka donut varian rasa. Bahkan, yang berbeda dari donat-donat lainnya, Donuthing memiliki tekstur yang crunchy dan juga lumer di dalam. Donnie Iskandar, selaku Owner Donuthing Cirebon mengatakan Donuthing merupakan produk bekerja sama dengan Dapur Coklat dan dibranded oleh Baim Wong dan yang pertama di Kota Cirebon. “Donuthing ini merupakan outlet yang pertama di Kota Cirebon bekerja sama dengan Dapur Coklat,” ujar Donnie saat ditemui About Cirebon, Selasa (29/9/2020). Lanjut Donnie, produk yang ditawarkan Donuthing memang ada perbedaan dari produk donat lainnya, dimana mempunyai tekstur crunchy yang difilling dengan berbagai macam rasa. “Rasanya unik dan berbeda, karena memiliki tiga varian dan berbagai macam rasa,” ungkapnya. Menurut Donnie, Donuthing menawarkan tiga varian donut dengan aneka rasa, pertama ada Basic Donuth, Filling Donuth, dan Black Series. Untuk varian Basic Donuth ada dua rasa yakni Icing Sugar Crispy Donuth dan Caramel crispy Donuth. Sedangkan varian Filling Donuth memiliki 6 rasa mulai dari Chocolate Crispy Donuth, Brown Sugar Crispy Donuth, Banana Crispy Donuth, Cheese Crispy Donuth, Vanilla Custard Crispy Donut, dan Rabbit Candy Crispy Donuth. “Varian Black Series juga memiliki 6 rasa mulai Silverqueen on top crispy Donuth, beef abon crispy Donuth, salted egg crispy Donuth, chocolate hazelnut crispy Donuth, tiramisu crispy Donuth, dan mozzarella crispy Donuth,” jelas Donnie. Donnie menjelaskan varian Basic Donuth yaitu donat yang ditaburi dengan Caramel atau Icing tanpa isi. Kedua varian Filling Donuth yaitu donat yang diberikan isi dan berbentuk bomboloni atau donat tidak ada lubang ditengahnya yang berisi berbagai pilihan rasa. “Yang black series ini donatnya unik warna hitam dan modelnya bomboloni seperti Filling Donuth dengan aneka pilihan rasa,” paparnya. Mengenai harga, Donuthing membandrol harga hanya Rp. 7 ribu/pcs untuk Basic Donuth, Filling Donuth Rp. 9 ribu/pcs, dan Black series Rp. 11 ribu/pcs. Donuthing juga menawarkan paket box, untuk Basic Donuth isi 7 hanya Rp. 40 ribu, Paket Mix Box isi 2 Basic dan 4 varian Filling hanya Rp. 50 ribu dan paket box Black Series dibandrol Rp. 65 ribu isi 6 Donuth. “Memang ini harganya sangat terjangkau sekali yah dengan kualitas Donuthing yang ditawarkan,” ujarnya. Pihaknya mengungkapkan bahwa hadirnya Donuthing di Kota Cirebon bukan hanya mencari untung semata, namun hadirnya Donuthing di Cirebon bisa membuka lowongan pekerjaan untuk masyarakat Kota Cirebon. “Tujuan utama hadir Donuthing di Cirebon bisa berguna bagi masyarakat sekitar dan membuka lowongan pekerjaan,” pungkasnya. (AC212)

RM Abah Wardja Wedangan 90an Hadir dengan Konsep Djadul

0
Cirebon,- Dengan konsep kayu dan interior lawas, rumah makan dengan menu tradisional hadir untuk para pecinta kuliner Cirebon. Bertempat di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, rumah makan ini bernama RM Abah Wardja (Warung Djadul) Wedangan 90an. H. Heru  selaku Owner RM Abah Wardja mengatakan warung ini diberi nama Wardja, Wardja adalah Warung Djadul atau nama lengkapnya RM Abah Wardja Wedangan 90. “Sesuai dengan namanya, konsep yang diusung Warung Djadul ini yakni jaman dulu, berlokasi tepat di pinggir sawah dan bernuansa serba kayu,” ujar H. Heru kepada About Cirebon, Senin (28/9/2020). RM Abah Wardja ini, menurut H. Heru, menyasar kepada semua kalangan, dengan harga yang sangat terjangkau. “Intinya tempat ini untuk semua kalangan. Jadi, orang yang bosan dengan suasana perkotaan bisa menikmati udara sejuk pada pagi hingga malam hari,” ungkapnya. Menu yang ditawarkan, menurut H. Heru, yaitu menu-menu tradisional seperti sayur kacang merah, sayur asem, sambal, ampas kecap (tauco), dan aneka wedangan. “Tempat ini identiknya dengan wedangan bukan kopi. Ada wedang jahe, ronde, uwuh, bajigur, dan beraneka ragam cemilan rebusan ,” terangnya. “Untuk menu rebusan, ada rebusan boled, singkong, dan juga pisang,” tambahnya. RM Abah Wardja yang akan melakukan Grand Opening pada Jumat, 2 Oktober 2020, pada jam 15.30 dan selepas Grand Opening dibuka untuk umum. Herudin berharap, dengan dibukanya RM Abah Wardja bisa membuka rejeki kepada warga sekitar untuk bekerja disini, khususnya untuk warga Desa Kecomberan. Sementara itu Kuwu Kecomberan dan Camat Talun sangat mendukung Wardja ini karena bisa meningkatkan kunjungan ke daerah Talun dengan wisata religinya dan kulinernya. Disamping itu, keberadaan Wardja bisa menciptakan lapangan kerja di sekitar daerah Kecomberan. (AC212)

Tambah Bangunan Pendopo, Warung Kopi Manis Kini Hadir Lebih Luas

0
Cirebon,- Warung Kopi Manis (WKM) yang berlokasi di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon hadir dengan tempat yang lebih luas. Saat ini, Warung Kopi Manis memiliki dua bangunan pendopo. Pendopo awal dijadikan area bebas asap rokok dan pendopo baru khusus untuk area merokok. Dengan kapasitas yang lebih banyak, Warung Kopi Manis juga hadir setiap hari alias tidak ada libur. Untuk jam operasional, Senin sampai Sabtu buka dari jam 06.00 sampai 21.00 WIB. Sedangkan, hari Minggu buka dari jam 06.00 sampai 18.00 WIB. Perluasan WKM ini didasari karena pendopo awal sudah tidak cukup untuk menampung pengunjung yang datang, sehingga pihaknya memperluas area agar bisa menampung pengunjung lebih banyak lagi. “Konsep WKM Extension ini saya buat karena, pendopo lama sudah tidak cukup menerima pengunjung yang datang setiap harinya. Sehingga, saya memperluas kebelakang yang dinamakan WKM Extension,” ujar Anton Octavianto, selaku Owner Warung Kopi Manis kepada About Cirebon, Senin (28/9/2020). Lanjut Anton, WKM kini memiliki dua pendopo, pendopo lama dinamakan Pendopo Adam Malik dan pendopo baru bernama Pendopo Sutan Syahrir. “Pendopo Adam Malik ini bebas asap rokok dan Pendopo Sutan Syahrir ini merupakan zona khusus merokok,” ungkapnya. Dalam waktu kurang lebih selama 9 bulan sejak soft opening pada tanggal 3 Januari 2020, WKM diberikan keberkahan untuk memperluas bangunan kebelakang. Menurut Anton, Walau ditengah Pandemi Covid-19, Warung Kopi Manis masih bisa survive dengan menu-menu ndeso. Karena, yang membuat survive adalah menu-menu yang ditawarkan oleh WKM. “Saya sangat bersyukur sekali, di tengah Pandemi Warung Kopi Manis masih bisa survive, karena menu-menu ndeso seperti sayur lodeh, dadar crispy, ikan asin, peda dan lainnya membuat WKM tetap survive,” ungkapnya. Dengan penambahan pendopo baru ini, Warung Kopi Manis kini bisa menampung kurang lebih 150 pengunjung. Untuk membuat nyaman pengunjung, sehingga kita berikan bangunan khusus untuk perokok. “Karena pengunjung kita yang datang semua kalangan mulai dari anak kecil sampai orang tua, makanya kita pisahkan tempat untuk merokok dan tidak merokok,” katanya. Anton berharap dengan perluasan Warung Kopi Manis ini bisa menampung lebih banyak lagi jumlah pengunjung dan bisa memberikan kenyamanan pengunjung yang datang. (AC212)

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

0
Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat No. 144 Kota Cirebon menghadirkan konsep UKM Corner. Hadi Ruseno, selaku Pengelola Tilik Kana UKM Corner mengatakan konsep Tilik Kana ini untuk mengangkat UKM-UKM lokal yang memiliki potensi dan belum fokus pada digital marketing. “Kami ingin mengumpulkan UKM lokal, khususnya di bidang kuliner yang memiliki potensi dan belum fokus pada digital marketing. Dengan harapan kita bantu push secara digital marketingnya,” ujar Hadi saat ditemui About Cirebon, Sabtu (26/9/2020). Lanjut Hadi, Tilik Kana UKM Corner menyediakan 6 kios untuk UKM lokal seperti nasi goreng, aneka menu bebek, aneka hidangan ayam, soto, jus, hingga kedai kopi. Dari 6 kios yang tersedia, baru yang terisi 5 kedai yakni Kedai Bara (Bagus Rasa) menyediakan aneka hidangan ayam seperti ayam geprek, ayam serundeng. Kedua ada X/O Coffee and Non Coffee yang menyediakan minuman es kopi aren, es kane, dan es kopi coklat. Sedangkan minuman non coffee menyediakan red velvet, green tea, coklat, regales, taro, tiramisu, dan juga milk tea. Ada juga kedai yang menyediakan makanan soto, namanya Soto Bathok Jogja-e yang menyediakan soto daging sapi dan daging ayam. Bagi penyuka bebek, di Food Court Tilik Kana juga menghadirkan kedai Bebek Sultanz dan Raja Nasi Goreng dan mie. Ada bebek sambel matah, bebek kremes, dan juga bebek Taliwang, serta masih banyak varian. “Menu-menu tersebut merupakan potensi lokal yang biasa dijual di kaki lima. Dan saya ingin angkat mereka agar bisa dikenal lagi dan mampu naik kelas dari secara harga dan tempat,” ungkapnya. Tilik Kana UKM Corner yang beroperasi dari jam 09.00 sampai 22.00 WIB setiap harinya baru soft opening pada 18 September 2020. Dan rencananya, akan melakukan Grand Opening pada Senin, 28 September 2020. Mengenai alasan untuk mengangkat potensi UKM agar naik kelas, Hadi menjelaskan bahwa, saat pandemi seperti peluang usaha kuliner sangat bagus dengan memanfaatkan partner ojek online yang ada. “Apalagi, UKM yang belum tahu sistem delivery ini, kasihan. Sehingga kami coba edukasi dan bantu, serta kita angkat agar bisa naik kelas,” jelasnya. Pihaknya berharap, Tilik Kana UKM Corner ini bisa menjadi contoh untuk pengusaha lain yang bisa membantu UKM di wilayah Cirebon. “Tentunya, harapan dari pemerintah setempat bisa memperhatikan UKM ini juga,” pungkasnya. (AC212/adv)

Eat Boss Cirebon Hadirkan Lunch Promo Dengan Harga Terjangkau

0
Cirebon,- Eat Boss Cirebon yang berlokasi di Jalan Wahidin, Kota Cirebon menghadirkan menu dan promo paket terbaru bernama Lunch Promo yang berlaku setiap hari dari jam 12.00 sampai 17.00 WIB selama bulan September 2020. Lunch Promo hanya dibandrol dengan harga Rp. 15.000,-, pengunjung bisa menikmati menu pilihan ayam suwir sambel matah, ayam geprek sambal penyet, spaghetti yellow cheese, dan spaghetti bolognese. Andrianie Poetry W, dari Eat Boss Cirebon mengatakan selama bulan September 2020, Eat Boss Cirebon menghadirkan menu baru dan lunch promo dengan 4 pilihan menu. “Untuk lunch promo, kami tawarkan empat pilihan menu, ada ayam suwir sambel matah, ayam geprek sambal penyet, spaghetti yellow cheese, dan spaghetti bolognese,” ujarnya kepada About Cirebon, Rabu (23/9/2020). Lanjut Andrianie, komposisi dari ayam suwir sambel matah, yakni sambal matah dipadukan dengan ayam suwir, telor dadar iris dan nasi. “Untuk harga lunch promo hanya Rp. 15.000 dari jam 12.00 sampai 17.00 WIB,” ungkapnya. Selain menghadirkan Lunch Promo, Eat Boss Cirebon juga meluncurkan menu terbaru Rice Bowl Ramen. Ada lima pilihan menu Rice Bowl baru dan tiga menu ramen. Lima menu rice bowl baru ini yaitu ayam suwir mozza rice bowl, nasi pedas cumi asin ala boss, ayam mentai rice bowl, nasi pedas ayam suwir ala boss, dan ayam suwir sambal matah. Sebenarnya, kata Andrianie, menu ramen ada beberapa pilihan seperti Naked Ramen Chicken Pop corn, ramen Belly beef spicy, naked ramen chicken popcorn sambal petir, ramen tom yum, ramen buntut asam pedas, ramen iga pedas, ramen Soyu with chikuwa, dan ramen seblak. “Dari beberapa aneka ramen, ada tiga menu baru yaitu Naked Ramen Chicken Pop corn, ramen Belly beef spicy, naked ramen chicken popcorn sambal petir,” bebernya. “Untuk harga rice bowl, dibandrol mulai dari harga Rp. 18.500 dan menu ramen dibandrol mulai dari harga Rp. 22.500,” tambahnya. Eat Boss yang buka dari jam 12.00 sampai 22.00 WIB setiap Minggu sampai Jumat dan Sabtu dari jam 12.00 sampai 23.00 ini menawarkan aneka minuman salah satunya es kopi susu brown sugar dengan ukuran 1 liter. “Kopi susu ini dibandrol cuma Rp. 75 ribu. Nah, sekarang lagi ada promo beli dua hanya Rp. 120 ribu,” katanya. Selain minuman es kopi susu, Eat Boss juga meluncurkan aneka minuman susu dengan banyak pilihan flavour. “Menu minuman susu sendiri ada 8 pilihan, mulai dari susu caramel, susu taro, susu Lychee, susu manggo, susu orange, susu coklat, susu strawberry, dan fresh milk. Harganya mulai dari Rp. 10 ribu,” bebernya. Eat Boss Cirebon juga menghadirkan menu paket Boss Party Package dengan harga mulai Rp. 29.500,-/pax dan Bisa Rice Box dengan harga mulai Rp. 25 ribu/pax. “Untuk mengambil paket Boss Party Package minimal order 20 pax dan boss rice box minimal pesanan 25 pax,” tandasnya. Untuk diketahui, Eat Boss Cirebon menyediakan beragam fasilitas mulai dari ruang AC, sound system untuk live music maupun karaoke bagi pengunjung yang mengadakan acara (gathering/arisan/ulang tahun dan lainnya), InFocus, rooftop, dan meeting room. (AC212)

Meetime Eatery Pindah Tempat dengan Nuansa Lebih Seru dan Nyaman

0
⁣⁣Cirebon,- Meetime Eatery Indonesia mengadakan Re-Opening pada 14 September 2020 lalu. Saat ini, MeeTime menempati bangunan di Jalan Ampera No 09, Kota Cirebon.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣ Sebelum pindah di Jalan Ampera, Meetime Eatery berada di Jalan Garuda, Kota Cirebon, tidak jauh dari tempat baru ini.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣ Dengan Re-Opening ini, Meetime menghadirkan konsep terbaru dan berbeda dari sebelumnya dengan memberikan nuansa yang lebih seru dan tentunya lebih nyaman.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣ Ronald Siahaan, selaku Owner Meetime Eatery mengatakan Re-Opening Meetime Eatery hadir dengan konsep yang lebih oke. Berawal dari konsep warungan bambu, kini MeeTime berkembang untuk memanjakan pelanggannya.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣ “MeeTime berawal dari warung bambu selama dua tahun, kemudian pindah di Jalan Garuda dengan konsep yang lebih luas dan konsep makanan yang lebih bervariasi,” ujar Ronald saat ditemui About Cirebon, Sabtu (19/9/2020) sore.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣ “Dari tahap seperti itu kita mematangkan market share. Sehingga ketika saat ini pindah ke Jalan Ampera No 09, kita mengubah nama menjadi MeeTime Eatery. Jadi, jelas marketnya adalah kita menginginkan tempat ini menjadi tempat makan sesuai dengan market kita,” tambahnya.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣ Mengenai marketnya, lanjut Roland, yaitu marketnya adalah dari pekerja sampai keluarga kecil. Lalu prioritas ketiga, marketnya milenial yang bisa sambil nongkrong.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣ “Tempat yang baru ini memfasilitasi setiap orang-orang yang mau menikmati makanan yang ada disini dengan berbagai konsep yang berbeda-beda,” ungkapnya.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣ Meetime Eatery memiliki konsep yang berbeda-beda seperti private room, working space, green space, dan sekarang memiliki ruangan ber-AC. Sehingga, secara keseluruhan MeeTime Eatery bisa menampung kurang lebih 150 orang.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣ Selain itu, tambah Ronald, salah satu konsep yang ada di Meetime Eatery yakni menyediakan space untuk pelaku usaha UMKM. Dimana, dengan kapasitas sebesar ini MeeTime tidak bisa mencakup kepuasan tamu dengan konsep makanan yang ditawarkan.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣ “Akhirnya kita mengundang mitra UMKM, mereka bisa bekerja sama dengan kita yang bisa melengkapi konsep makanan yang kita tawarkan. Jadi, kita akan mengambil konsep makanan bubur ayam, martabak dan sate ayam,” jelasnya.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣ “Makan-makanan tersebut wajar dan memang semua orang suka. Kita tau sebenarnya, makanan mereka enak punya kualitas, tetapi mungkin mereka tidak tahu cara berbisnis dan marketnya, untuk sama-sama maju menjalankan bisnis kuliner,” imbuhnya.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣ Mitra UMKM yang bekerja sama dengan Meetime Eatery akan disediakan boothnya dan memiliki fasilitas yang ada di Meetime juga.⁣⁣⁣⁣ ⁣⁣⁣⁣ “Dengan harapan, mitra bisnis UMKM ini akan ada konsultasi bisnis juga, bagaimana cara berbisnis dan cara digital. Intinya, kami ingin membantu mereka juga,” pungkasnya. (AC212)

Berikan Kenyamanan Pelanggan, Warung Kopi Manis Perluas Bangunan

0
Cirebon,- Warung Kopi Manis (WKM) yang terletak di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon dengan konsep jadul ini tak henti-hentinya terus berinovasi memberikan kenyamanan bagi pelanggan. Sejak dibuka pada awal tahun 2020, bangunan WKM hadir dengan bangunan seperti pendopo terbuat dari kayu-kayu bekas, genteng bekas, hingga interior yang jadul. Ditambah lagi makanan yang disuguhkan di Warung Kopi Manis makanan tradisional jaman dulu dan sudah jarang ditemui. Sehingga, menu yang ditawarkan tidak ada menu daging dan ayam. Menurut Anton Octavianto, selaku Owner Warung Kopi Manis konsep bangunan lebih seperti pendopo, bahkan ada yang bilang juga seperti kadang kerbau. “Konsepnya lebih apa adanya aja sih. Sehingga mengusungnya seperti kembali ke masa lalu, seperti bangunan rakyat. Dengan harapan orang yang datang lebih banyak dan tidak segan, serta pengunjung yang datang serasa makan di rumah,” ujarnya saat ditemui About Cirebon, Jumat (18/9/2020). Karena banyaknya pengunjung yang datang setiap harinya, Warung Kopi Manis akan memperluas bangunan agar pengunjung lebih nyaman. Dengan adanya penambahan bangunan akan dibedakan tempat khusus merokok dan bebas asap rokok. “Warung Kopi Manis akan ada penambahan bangunan lagi, kurang lebih 100 meter persegi, khusus untuk yang merokok dan bangunan awal khusus bebas asap rokok” ungkapnya. “Karena, segmen kita sekarang tidak hanya orang tua, tetapi sudah banyak anak muda hingga anak kecil. Makanya tempat merokok dipisahkan,” tambahnya. Anton menargetkan dalam satu Minggu kedepan, bangunan baru khusus merokok akan segera dibuka. Tak hanya itu, konsep baru yang diberikan akan ada outdoor untuk lebih dekat dengan alam. “Walaupun WKM ini sudah dekat dengan alam, tapi nanti outdoor akan lebih mepet ke sawah dan akan banyak kejutan lagi kedepannya,” paparnya. Dengan adanya penambahan bangunan baru, Anton berharap, Warung Kopi Manis bisa lebih banyak lagi pelanggan dan harapannya tidak lagi adanya antrian pengunjung. “Selama ini karena tempat terbatas, banyak pengunjung yang antri bahkan banyak yang balik lagi. Dengan penambahan bangunan baru ini, mudah-mudahan bisa terpenuhi jumlah tempat duduk untuk pelanggan,” pungkasnya. (AC212)

Rumah Rengganis Hadirkan Konsep Toko Buku dan Kedai Kopi

0
Cirebon,- Rumah Rengganis merupakan Rumah Buku dan Kedai Kopi yang berlokasi di Taman Kota Ciperna, Blok R2 No. 11 Cirebon hadir dengan konsep yang berbeda. Di tempat ini, pengunjung bukan hanya menikmati kopi, namun bisa sambil membaca buku dengan pemandangan pesawahan. Apalagi, Rumah Rengganis ini tempatnya instagramable dan nyaman. Nissa Rengganis, pendiri Rumah Rengganis, mengatakan Rumah Rengganis berkonsep toko buku kecil dan perpustakaan mini, serta kedai kopi. “Kami menyulap rumah dengan memanfaatkan halaman rumah sebagai bar kopi dan toko buku kecil. Kami juga menyediakan koleksi buku pribadi untuk bisa dibaca di tempat,” ujar Nissa saat ditemui About Cirebon, Kamis (17/9/2020). Lanjut Nissa, yang melatarbelakangi hadirnya Rumah Rengganis ini berawal dari tempat nongkrong teman-teman komunitas literasi dan ingin menjadi rumah komunitas yang ada toko buku dan kedai kopi. Sebelum terjadi kecelakaan dengan suami, kata Nissa, memiliki agenda ngopi setiap hari dan keluar. Setelah kecelakaan, menurut Nissa tidak bisa kemana-mana dan di rumah aja, sehingga teman-teman banyak yang datang ke rumah sambil menyeduh kopi. “Sampai ada masukan dari teman untuk mencoba membuka kedai kopi ala rumah dan terinspirasi dari beberapa kedai kopi ala rumah di luar kota. Karena keterbatasan modal, kita memanfaatkan halaman rumah,” ungkapnya. Rumah Rengganis yang berdiri sejak bulan Desember 2019, tambab Nissa, memiliki program kelas menulis dan tempat berkumpul komunitas literasi seperti komunitas sastra, pecinta buku. “Karena adanya pandemi kegiatan-kegiatan yang biasanya digelar setiap Minggu harus ditunda. Seperti program ngobrol sore yang didalamnya ada bedah buku hingga mengundang beberapa penyair dari luar kota,” jelasnya. Jenis buku yang dijual di Rumah Rengganis bergenre sastra, politik, sejarah, dan kebanyakan buku-buku yang dijual berasal dari penerbit indie yang tidak bisa ditemukan di toko-toko buku mainstream. “Jadi, Rumah Rengganis bekerja sama dengan penerbit-penerbit indie yang ada di Jogja, Bandung, Jakarta, hingga Semarang. Mereka menitipkan buku-bukunya disini,” bebernya. Mengenai jenis kopi yang ditawarkan, Rumah Rengganis mengikuti pasar dengan menawarkan kopi kekinian, seperti kopi susu gula aren yang dinamakan kopi teman diskusi dan kopi teman baca. Ada juga menu kopi manual brew hingga menu non coffee. “Untuk harga kopi yang ditawarkan kisaran mulai dari Rp. 10 ribu dan paling mahal hanya Rp. 20 ribu,” bebernya. Untuk menarik minat pengunjung, Rumah Rengganis menghadirkan promo menarik yakni beli buku dapat gratis kopi. “Promo ini sebenarnya untuk mengkampanyekan kepada orang-orang untuk membeli buku dan juga mendukung gerakan literasi,” pungkasnya. (AC212)

WKM Hadirkan Menu Baru Pepes Jantung Pisang dan Telur Rajungan

0
Cirebon,- Warung Kopi Manis (WKM) yang terletak di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon terus berinovasi untuk memuaskan para pelanggannya. Selain menghadirkan menu andalan seperti sayur lodeh, sayur asem, dadar krispi, tahu tempe dan sambal, kali ini Warung Kopi Manis menciptakan dua menu baru tradisional di bulan September 2020 ini. Menu yang baru diluncurkan WKM pada tanggal 16 September 2020 yakni pepes telur rajungan dan pepes jantung hati. Pepes jantung hati ini berbahan dasar jantung pisang yang dibungkus dengan daun pisang dipadukan racikan bumbu rumahan. Anton Octavianto, selaku Owner Warung Kopi Manis mengatakan sesuai dengan tagline kami “Cerita Dimasa Lalu”, Warung Kopi Manis ingin konsisten menghadirkan menu-menu tradisional dan memanjakan lidah para konsumen. “Kehadiran menu tradisional baru ini kita ingin konsisten yang selalu menghadirkan menu-menu jadul dan ingin memanjakan lidah konsumen. Dan ternyata diterima dengan baik dan minat pelanggan sangat tinggi,” ujar Anton saat ditemui About Cirebon di WKM, Kamis (17/9/2020). Menurut Anton, pihaknya ingin selalu konsisten memberikan menu tradisional yang jarang ditemui di tempat lain. Karena, menu jantung pisang ini sudah semakin langka dan jarang ditemui. “Untuk mengobati rasa rindu dengan menu-menu tradisional ini, akhirnya kita berinovasi untuk menghadirkan menu pepes jantung pisang dan pepes telur rajungan,” ungkapnya. Anton menambahkan, selain ingin melestarikan menu-menu tradisional warisan para leluhur, WKM akan terus konsisten dengan menghadirkan menu-menu tradisional rumahan. “Sesuai dengan tagline kita cerita dimasa lalu, kita mengusung menu-menu tradisional dan kita harus komitmen dengan menu tradisional,” paparnya. Selain menu-menu tradisional yang disebutkan tadi, menu yang ada di Warung Kopi Manis memang sangat beragam, mulai dari menu balado jengkol, terong balado, cucut cabai hijau, pindang telor, sambel dalgona (sambel terasi), Pete bakar, peda jeruk nipis. Aneka pepes, seperti pepes dage, tahu, jamur, usus, ditambah menu sore ada mie nyemek, serta cemilan seperti cireng, pisang goreng, pisang bakar, pisang rebus, dan ketan susu. “WKM juga menawarkan minuman tradisional ada gula asem, lemon madu, kopi WKM ini menggunakan kopi hitam yang dibuat dengan tungku kayu bakar,” tandasnya. Penasaran dengan menu-menu tradisional yang ditawarkan, bisa langsung data saja ke Warung Kopi Manis. Buka setiap hari Selasa sampai Sabtu jam 06.00 – 21.00 WIB, Minggu 06.00 sampai 18.00 WIB, dan Senin Tutup. (AC212)