Selasa, 25 Januari 2022

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Populer

Bakso Rusuk Joss Sajikan Menu Fenomenal dan Tempat yang Nyaman

Cirebon,- Kamu pecinta bakso? Jangan ngaku pecinta bakso kalau kamu belum coba bakso yang unik, viral dan fenomenal ini,...

Ramaikan Wisata Kuliner, Kedai 1818 Buka Cabang Baru di Sinapeul Majalengka

Cirebon,- Setelah sukses membuka cabang di berbagai daerah, Crab 1818 kini membuka kembali di Majalengka, Sabtu (22/1/2022). Lokasinya berada...

Deteksi Dini Semakin Krusial Cegah Progresivitas Glaukoma, Faktor Anatomis Turut Berpengaruh Memicu Glaukoma Primer Sudut Tertutup Kronis

Jakarta,– Nyaris tak memiliki gejala pada tahap awal, glaukoma berpotensi memberi impak yang lebih fatal: kebutaan permanen. Peningkatan tekanan...

Kerja Sama dengan Kodim 0620/Cirebon, Aston Cirebon Jalani Vaksin Booster COVID-19

Cirebon,- Aston Cirebon Hotel & Convention Center menggelar vaksinasi COVID-19 dosis ketiga atau booster untuk seluruh karyawan, Sabtu (22/1/2022)....

Mulai Tahun 2023 Tenaga Honorer Dihapus, ini Kata Sekda Kota Cirebon

Cirebon,- Pemerintah pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menghapus tenaga honorer pada tahun 2023 mendatang....

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung Pipit jatuh dari pohon di halaman Balaikota Cirebon, Selasa (14/9/2021) pagi.

Belum diketahui penyebab ribuan burung Pipit tersebut mati secara mendadak. Sehingga membuat heboh para ASN (Aparatur Sipil Negara) di Balaikota Cirebon.

BACA YUK:  Tingkatkan Kolaborasi Untuk Keberlanjutan, Ignasius Jonan : Peran Pemimpin Tangguh Sebagai Agen Perubahan

Burung Pipit yang jatuh ketanah ini sebagian besar sudah mati. Bahkan ada juga yang masih hidup namun tidak mampu untuk terbang.

Loading...

Sehingga, halaman Balaikota Cirebon yang diguyur hujan sejak pagi ini dipenuhi bangkai burung Pipit.

Salah satu ASN di Balaikota Cirebon, Prasojo mengatakan burung Pipit yang mati mendadak di halaman Balaikota Cirebon diketahui saat para ASN masuk kerja.

Menurut Prasojo, pohon-pohon yang ada di halaman Balaikota Cirebon biasa menjadi persinggahan burung-burung Pipit ini ketika malam hari.

“Mungkin karena hujan yang deras, akhirnya burung-burung ini jatuh ke tanah. Ada yang masih hidup tapi tidak bisa terbang,” ujar Prasojo.

Fenomena burung Pipit mati mendadak di halaman Balaikota Cirebon ini, kata Prasojo baru terjadi kali ini. (AC212)

BACA YUK:  PT Pegadaian Area Cirebon Serahkan Bantuan Mobil Box untuk Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Cirebon
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Mulai Besok Pagi, Tol Cisumdawu Seksi I Terapkan Tarif Gratis Selama Dua Minggu

Bandung,- Tol Cisumdawu dibuka mulai besok, Selasa (25/01/22) pukul 06.00 untuk seksi I sepanjang 11,45 kilometer yang menghubungkan antara...

Kolaborasi dengan Rumah Zakat, Kelurahan Kesenden Hadirkan Program Green House dan Baperkam Mart

Cirebon,- Kelurahan Kesenden dan Rumah Zakat Kota Cirebon meluncurkan dua program di RW 04, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Senin (24/1/2022). Dua program...

Telkomsel Hadirkan Varian Baru Voucher Internet Paling Murah

mselJakarta,- Kini Telkomsel menghadirkan kembali tambahan varian paket terbaru pada Voucher Fisik Internet Telkomsel yang telah ada. Voucher Fisik Internet ini dapat dibeli oleh...

Peduli Banjir Waled, DPC PKB Kabupaten Cirebon Dirikan Posko

Cirebon,- Banjir yang menggenang di wilayah Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon beberapa hari lalu menyita banyak perhatian masyarakat, tak terkecuali dari elemen pengurus Partai Kebangkitan...

More Articles Like This