Kamis, 2 Desember 2021

Empat TPS di Kota Cirebon Ganti Tinta Pemilu dengan Tinta Kunyit

Populer

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Geubrina Cafe Aceh, Kuliner Aceh Terlengkap di Kota Cirebon dan ini Promonya di Bulan Desember

Cirebon,- Aceh memiliki beragam kuliner yang khas untuk bisa dinikmati bagi para pecinta kuliner. Di Cirebon, terdapat kafe atau...

Catat Tanggalnya, TDA Cirebon Gandeng Lintas Institusi Gelar Pesta Wirausaha dan Vaksinasi

Cirebon,- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cirebon bersama Polres Cirebon Kota, Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan komunitas lainnya akan...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Cirebon,- Empat TPS (Tempat Pemungutan Suara) di Benda Kerep dan Lebakngok RW 11, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, mengganti tinta pemilu dengan sari kunyit pada Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak tahun 2019.

1. Empat TPS

Empat TPS yang mengganti tinta pemilu dengan tinta kunyit yakni TPS 27, 28, 29, dan TPS 30 Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Loading...

Salah satu warga Benda Kerep, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, H. Kholil mengatakan penggunaan tinta kunyit sudah dilakukan sejak diadakannya pemilu.

“Alasannya tidak menggunakan tinta pemilu, karena menghalangi air wudhu,” ujarnya kepada About Cirebon, Rabu (17/4/2019).

BACA YUK:  Mulai Hari Ini, Polresta Cirebon Gelar Operasi Zebra Lodaya 2021, ini Sasarannya

Menurut Kholil, tinta pemilu sangat susah untuk dihilangkan, dan masyarakat disini (Benda Kerep) punya kepercayaan kalau menggunakan tinta pemilu tidak sah untuk salat dan menghalangi air wudhu.

2. Sudah Dilegalkan 

Pengguna tinta sari kunyit, hanya berlaku di empat TPS tersebut dan sudah dilegalkan oleh penyelenggara pemilu.

“Sebelumnya masyarakat menolak menggunakan tinta pemilu yang disediakan oleh KPU,” terangnya.

Lanjut dia, penolakan menggunakan tinta pemilu disampaikan oleb para kyai. Karena disini masih kental tradisinya dan dianggap tinta pemilu dapat menghalangi air wudhu untuk salat.

3. Disediakan oleh KPU

Kholil menceritakan, sebelum tinta kunyit disediakan oleh KPU, masyarakat di RW 11 Benda Kerep dan Lebakngok membuat sendiri sari kunyitnya.

“Setelah kyai usul ke KPU, kemudian disediakan oleh KPU,” ungkapnya.

Tinta kunyit yang disediakan KPU, kata Kholil, sejak Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada tahun lalu.

“Sari kunyit ini sudah menjadi tradisi masyarakat sini saat diselenggarakan pesta demokrasi,” tandasnya.

4. Dinyatakan Sah

Sementara itu, Ketua KPU Kota Cirebon, Didi Nursidi mengatakan penggunaan sari kunyit pengganti tinta pemilu tetap dinyatakan sah.

BACA YUK:  Sepanjang Tahun 2021, Daop 3 Cirebon Tutup 17 Perlintasan Sebidang Liar

“Penggunaan sari kunyit ini juga sudah dilegalkan oleh KPU tingkat Provinsi dan KPU Pusat,” jelasnya.

Lanjut Didi, dalam peraturan KPU dan Undang-undang tidak mengharuskan menggunakan tinta, namun hanya disebutkan bahwa harus ada penanda setelah mencoblos.

“Oleh karena itu, KPU menyiapkan tinta sari kunyit ini hanya untuk empat TPS tersebut dan masuk dalam berita acara,” ungkap Didi. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kunjungi Kabupaten Cirebon, Wakil Menteri Pertanian Ajak Petani Gunakan Mesin Pertanian Modern

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs. H. Imron mendampingi Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi dalam kunjungan kerja ke area persawahan...

Tidak Miliki Pita Cukai, Rokok Ilegal Rugikan Keuangan Negara

Cirebon, - Peredaran rokok ilegal harus terus dipersempit, bahkan dihilangkan. Pasalnya, selain lebih berbahaya terhadap kesehatan, rokok ilegal juga merugikan keuangan negara. Kepala Kantor Kantor...

Berbagai Komoditas Naik, Kota Cirebon Alami Inflasi Sebesar 0,42 Persen

Cirebon,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat, pada November 2021 Kota Cirebon mengalami inflasi sebesar 0,42 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar...

Setiap PNS Baru di Kota Cirebon Wajib Menanam Satu Pohon

Cirebon,- Sebanyak 213 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melakukan pengambilan sumpah dan janji menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon....

More Articles Like This