Eksekutif dan Legislatif di Kota Cirebon Gelar Coffee Morning untuk Perbaiki Kinerja

Cirebon,- Awal tahun 2021, Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon menggelar kegiatan Coffee Morning yang berlangsung di Ruang Griya Sawala, DPRD Kota Cirebon, Selasa (5/1/2021).

Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis menjelaskan kegiatan Coffee Morning yang digelar pada awal tahun merupakan gagasan yang sangat produktif.

Karena, lanjut Azis, awal tahun 2021 ini membangun sebuah sinergitas antara Pemerintah Daerah, Eksekutif dan Legislatif.

“Ini langkah yang perlu diapresiasi dan ini menjadi pijakan kita untuk membangun sebuah kesepahaman didalam memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kota Cirebon,” ujar Azis usai Coffee Morning.

BACA YUK:  Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Dishub Masifkan Sosialisasi 'Tanpa Karcis, Parkir Gratis'

Dalam kegiatan tersebut, menurut Azis, yang dibahas sangat menyentuh, anggota DPRD menyerap aspirasi masyarakat dan menyampaikan kepada Pemerintah Daerah untuk bisa segera ada penanggulangan terhadap persoalan yang ada di masyarakat.

“Hasilnya, semua yang disampaikan masyarakat kepada DPRD, Insyaallah bisa terealisasi. Karena kita tidak mesti menanggulangi dan menunggu tahun 2022 dalam penanggulangan masalah Covid-19,” ungkap Azis.

“Pemerintah Daerah akan mencari payung hukum untuk bisa menolong masyarakat yang terdampak Covis-19 secara langsung,” tambahnya.

Pertemuan antara Eksekutif dan Legislatif ini, menurut Azis, bertujuan untuk memperbaiki kinerja Pemerintah Kota Cirebon didalam menangani Covid-19 di tahun 2021, termasuk juga didalam meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Cirebon.

BACA YUK:  BIAN Campak Rubella, PMI Kota Cirebon Targetkan Kelurahan Argasunya Sumbang 11 Persen

Kemudian, tambah Azis, untuk pembangunan Kota Cirebon, pemerintah daerah sudah mempersiapkan sesuai dengan APBD yang sudah disahkan. Didalam APBD, lanjut Azis, ada konsep-konsep pembangunan yang akan dilakukan pada tahun 2021.

“Namun ada pernyataan dari pemerintah pusat yang harus kita waspadai yaitu terkait pelaksanaan vaksin yang dibebankan oleh pemerintah,” beber Azis.

“Apakah ini dibebankan oleh pemerintah pusat atau sebagian menjadi beban pemerintah daerah,” imbuhnya.

Sehingga, kata Azis, bila sebagian menjadi beban pemerintah daerah, maka bersiap untuk melakukan refocusing dan ini perlu ada kajian.

BACA YUK:  Jadwal SIM Mobile Drive Thru Kabupaten Cirebon, 12-17 September 2022

“Sebab pembangunan tidak bisa diabaikan, apalagi saat ini sedang mengalami curah hujan yang tinggi. Maka harus ada perbaikan sana sini, seperti perbaikan jalan, saluran dan sebagainya,” pungkas Azis. (AC212)

(Dilihat: 12 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.