Rabu, 5 Agustus 2020

Dukung Program PEN, Mandiri Syariah Kerja Sama dengan Askrindo Syariah dan Jamkrindo Syariah

Populer

Layanan Rapid Test di Stasiun Cirebon Hanya Rp. 85 ribu, Ini Syaratnya

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon bekerja sama dengan RNI Group menyediakan pemeriksaan Rapid...

Dalam Tiga Hari, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 8 Orang

Cirebon,- Sejak hari Jumat 31 Juli sampai 2 Agustus 2020, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 8 orang....

Penertiban Aset PT KAI Daop 3 Cirebon Diwarnai Penolakan Warga

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon melakukan penertiban 2 aset berupa rumah perusahaan yang...

Grab Cirebon Luncurkan Layanan Terbaru Grab Assistant, Ini Keunggulannya

Cirebon,- Setelah meluncurkan Grab Bike Protector dan Grab Car Protector beberapa waktu lalu, kini Grab Cirebon kembali meluncurkan layanan...

Telkomsel Hadirkan Paket ilmupedia E-Learning Session dengan kuota data 10GB senilai Rp. 10

Jakarta,- Telkomsel kembali menghadirkan inisiatif baru untuk mendukung aktivitas pembelajaran jarak jauh, terutama memasuki masa Tahun Ajaran baru 2020/2021,...

Jakarta,- PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menandatangani kerja sama dengan PT. Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah dan PT. Penjaminan Jamkrindo Syariah terkait pemberian layanan penjaminan pembiayaan untuk nasabah UMKM terdampak Covid-19.

Penandatanganan dilakukan oleh Senior Executive Vice President Mandiri Syariah Wawan Setiawan bersama Direktur Utama Askrindo Syariah Soegiharto dan Direktur Utama Jamkrindo Syariah Gatot Suprabowo di Jakarta, Senin (27/7/2020)

Wawan Setiawan menyampaikan kerja sama kolaborasi Pemerintah, BUMN Asuransi dan beberapa bank syariah ini menyusul adanya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 71 tahun 2020 Tentang Tata Cara Penjaminan Pemerintah Melalui Badan Usaha Penjaminan yang Ditunjuk Dalam Rangka Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Loading...

“Melalui kerja sama ini Mandiri Syariah akan menjaminkan produk pembiayaan SME dan Mikro dengan limit/plafond maksimal per nasabah Rp. 10 miliar kepada Askrindo Syariah dan Jamkrindo Syariah,” ujar Wawan.

Lanjut Wawan bahwa, kondisi pandemi berdampak ke berbagai sektor ekonomi, termasuk di dalamnya industri Perbankan dan para debiturnya. Dengan adanya Program Pemulihan Ekonomi Nasional yang digagas Pemerintah ini diharapkan dapat menggerakkan industri usaha khususnya UMKM untuk bangkit menghidupkan perputaran ekonomi Nasional.

“Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia yang senantiasa berupaya memberi solusi dan nilai tambah kepada Nasabah, tentunya kami ingin turut serta berperan mendukung Nasabah dan bergerak bersama Nasabah menghidupkan roda perekonomian di tengah pandemi,” jelas Wawan.

Melalui program ini, Mandiri Syariah dapat memberikan pembiayaan modal kerja baru maupun tambahan pembiayaan (top up/suplesi) dalam rangka restrukturisasi.

“Serta membebaskan nasabah atas kewajiban premi/jasa kafalah atas asuransi penjaminan pembiayaan yang akan dibebankan kepada Pemerintah,” bebernya.

Wawan menjelaskan perlakukan tersebut berlaku bagi Nasabah yang usahanya terdampak Covid-19, kategori usaha mikro, kecil dan menengah baik perseorangan ataupun badan usaha dan memiliki performing loan (Kol 1 atau 2) per 29 Feb 2020 dan saat pengajuan pembiayaan.

Hingga Juni 2020, Mandiri Syariah telah memberikan restrukturisasi pembiayaan senilai Rp. 4,7 triliun kepada lebih dari 28.000 Nasabah segmen Retail yang terdampak Covid-19.

Angka diatas adalah 94 persen dari total Nasabah sejumlah 30 ribuan Nasabah yang telah confirm membutuhkan restrukturisasi.

“Insyaallah kami akan terus berkomitmen membantu Nasabah UMKM agar usahanya akan tetap survive dan maju kembali. Tentunya hal ini dapat terwujud dengan adanya dukungan Pemerintah,” tutup Wawan. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Gubernur Jabar : Lockdown dan Pakai Masker Sama-sama Menurunkan Penyebaran Covid-19

Cirebon,- Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat menekankan kepada kepala daerah dalam penggunaan masker.Hal tersebut disampaikan Ridwan Kamil saat melakukan...

Ridwan Kamil Dorong Kepala Daerah Lakukan Tes Swab Mininal 1% Jumlah Penduduk

Cirebon,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan rapat gugus tugas bersama Kepala Daerah di Kota Cirebon, Rabu, (5/8/2020).Dalam rapat tersebut, pihaknya mendorong kepada kepala...

Uji Coba Vaksin Sinovac, Ridwan Kamil Siap Menjadi Relawan

Cirebon,- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tengah mempersiapkan pengujian vaksin Covid-19 Sinovac asal Tiongkok.Dalam pengujian vaksin tersebut, Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil tengah...

Jumlah Penumpang Kereta Api Meningkat di Tengah Pandemi, Ini Faktornya ⁣

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon mencatat pada bulan Juli 2020 mengalami peningkatan jumlah penumpang kereta api mencapai 240...

Penumpang Meningkat, KAI Tambah Perjalanan Kereta Api di Bulan Agustus

Cirebon,- Adanya peningkatan jumlah penumpang pada bulan Juli sebanyak 240 persen, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon kembali menambah perjalanan...

More Articles Like This