Rabu, 29 Januari 2020

Dukung Program Pemerintah, ACE Korwil Cirebon Selenggarakan Sertifikasi Operator Genset

Populer

NU-JEK Resmi Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Kini warga Cirebon mempunyai pilihan lagi saat hendak menggunakan transportasi online. Pasalnya, di Kota Cirebon kini telah hadir...

Khawatir Virus Corona, Pasien di RS Waled Cirebon Dirawat di Ruang Isolasi

Cirebon,-Seorang warga Desa Cikulak, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon harus dirawat di ruang khusus isolasi Rumah Sakit Umum Waled, Senin...

Grab Hadirkan Layanan Baru “Grab Express Nalangin” di Kota Cirebon

Cirebon,- Mendukung pertumbuhan ekonomi para wirausaha di wilayah Cirebon, Grab meluncurkan layanan terbaru yakni “Grab Express Nalangin Cirebon”, yang...

Jelang Imlek, Bank Indonesia Cirebon Hadirkan Layanan Penukaran Uang

Cirebon,- Dalam rangka Hari Imlek tahun 2020, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon menghadirkan mobil penukaran uang, yang...

Vinotel Cirebon Optimis, Kunjungan Wisatawan di Tahun 2020 Meningkat

Cirebon,- Pelaku industri pariwisata di Kota Cirebon melihat prospek Cirebon kedepan masih cukup bagus. Apalagi ditunjang dengan akses jalan...

Cirebon,- Asosiasi Chief Engineer (ACE) Korwil Cirebon menyelenggarakan kegiatan sertifikasi profesi operator genset, yang berlangsung di Aston Cirebon Hotel & Convention Center sejak 29 Januari hingga 1 Februai 2019.

Sardoyo, Ketua ACE Korwil Cirebon mengatakan kegiatan sertifikasi ini merupakan gelombang kedua, yang sebelumnya telah dilakukan pada bulan November tahun 2018.

“Gelombang pertama diikuti 25 peserta, dan kali ini gelombang kedua diikuti 20 peserta dari wilayah III Cirebon,” ujarnya kepada About Cirebon, Rabu (30/1/2019).

1. Tujuan Sertifikasi

Loading...

Menurut Sardoyo, dilakukan sertifikasi operator genset tersebut guna mendukung program pemerintah, karena setiap genset harus mempunyai operator yang bersertifikat.

“Karena, sertifikasi itu adalah bagian dari keselamatan ketenagakerjaan,” terangnya.

2. Materi yang Diberikan

Sejak dimulai pada 29 Januari hingga 1 Februari 2019, peserta sertifikasi tersebut diberi tiga materi, yaitu uji kompetisi tertulis, uji Kompetisi lisan, dan terakhir praktek.

“Uji kompetisi ini agar peserta dapat menjalankan dengan benar genset tersebut,” kata Sardoyo.

Selain itu, Kimto, Wakil Ketua ACE Korwil Cirebon menambahkan, uji kompetisi harus dilakukan, karena setiap teknisi yang bekerja mengoperasikan mesin pembangkit atau genset harus punya sertifikasi.

“Karena, kalau tidak punya sertifikasi akan berakibat fatal. Jadi, mereka harus tahu teori dan praktek secara benar,” terang Kimto.

Lanjut Kimto, yang terjadi sekarang, teknisi yang ada hanya bisa mengoperasikan tanpa tahu teorinya.

3. Keuntungan Sertifikasi

Pekerja operarot genset, kata Kimto, kalau dibekali denga teori yang benar akan menghasilkan pekerja yang bagus dan memberi keuntungan bagi perusahaan.

“Perusahaan akan diuntungkan, seperti mesin terawat dengan baik, kemudian suplay listrik yang dikeluarkan oleh pembangkit lebih bagus lagi,” kata Kimto.

Kemudian, keuntungan bagi teknisinya sendiri, lanjut Kimto, mereka mempunyai skil lebih bagus lagi dan memiliki nilai jual sebagai teknisi.

“Selama ini kan orang memandang teknisi itu sebelah mata, cuma tukang kotor-kotoran dan begelut dengan oli. Tapi sekarang tidak, mereka punya skil dalam hal administrasi juga,” ungkpanya.

Kimto mencontohkan, teknisi yang punya skil dalam hal adminstrasi yaitu pemeliharaan genset ada yang daily, weekly, mountly, bahkan hingga tahunan itu harus ada.

“Seperti pengecekan air, pengecekan oli, kemudian pengantian filter dan lain-lain harus ada,” bebernya.

Dengan begitu, kata Kimto, dengan sertifikasi ini mempengaruhi juga kepada perusahaan, genset terawat dengan baik, lebih bagus, dan lebih tahan lama.

“Otomatis, cost perusahaan juga akan berkurang. Nah itu, yang kita kedepankan harus diadakan sertifikasi ini,” jelas Kimto.

4. Diikuti berbagai perusahaan

Sesuai dengan perarturan pemerintah, semua perusahaan yang menggunakan pembangkit mulai dari yang kecil hingga besar, harus memiliki operator genset yang bersertifikasi.

Kimto menambahkan, peserta yang mengikuti sertifikasi tersebut berasal dari berbagai perusahaan, seperti perhotelan, pusat perbelanjaan, rumah sakit, pabrik-pabrik, hingga SPBU di wilayah III Cirebon.

“Pokoknya, semua perusahaan yang bisnis menggunakan pembangkit itu harus dan wajib ikut sertifikasi profesi,” ujar Kimto.

Sertifikasi profesi, tidak hanya dilakukan di Cirebon saja, tapi di luar kota saat ini sudah dilakukan sertifikasi untuk semua profesi yang berkaitan dengan ketenagalistrikan.

Kebetulan, kata Kimto, ACE Korwil Cirebon ditunjuk oleh Dirjen Kelistrikan, bekerja sama dengan Eleska Hakit selaku partner dari Direjen Kelistrikan, untuk membantu mengadakan sertifikasi profesi.

5. Manfaat Gabung bersama ACE

ACE Korwil Cirebon yang sudah berdiri selama tiga tahun ini, ingin membantu atau memfasilitasi para perusahaan-perusahaan, agar lebih murah biayanya untuk melakukan sertifikasi.

“Kalau tidak kolektif seperti ini, sertifikasi akan memakan biaya yang cukup mahal, hampir puluhan juta,” timpal Sukana, selaku Penasehat ACE Korwil Cirebon.

Pihaknya, ingin mengembangkan ACE Korwil Cirebon dan berharap perusahaan yang ada di wilayah III Cirebon mau bergabung bersama dengan ACE Korwil Cirebon.

“Manfaat bergabung bersama ACE besar sekali, bisa share ilmu, bisa pinjam-pinjam keperluan genset bila memang memerlukan. Jadi manfaatnya besar sekali,” katanya.

“Sampai saat ini, sudah ada 100 perusahaan yang tergabung dalam ACE Korwil Cirebon,” imbuhnya.

6. Syarat Pendaftaran Sertifikasi

Selain itu, Solichin, salah satu penguji yang juga Manager Wilayah Timur PT. Eleska Hakit menjelaskan sesuai Undang-undang Nomor 30 tahun 2009, semua operator yang berhubungan dengan ketenagalistrikan wajib mendapatkan sertifikat.

“Oleh karena itu, saya diminta oleh ACE Korwil Cirebon untuk menghimpun yang memang punya keinginan untuk mendapatkan sertifikat,” ujarnya.

PT. Eleska Hakit merupakan salah satu lembaga sertifikasi yang mendapatkan akreditasi resmi dari Kementrian ESDM.

Lanjut Solichin, persyaratan untuk pendaftaran harus ada pengalaman, namun mengenai pendidikan tidak dipersyaratkan. Terutama, orang-orang yang berkecimpung yang mengoperasikan genset.

“Itulah yang wajib, karena sudah punya pengalaman dan sebagainya, kita tinggal memberikan pengukur kompetisi standar dari Kementrian ESDM,” terangnya.

“Dari situlah, kami mengukurnya. Apabila ukuranya sudah oke, kita berikan sertifikatnya. Jadi, sertifikatnya dari kami, tapi didaftarkan terlebih dahulu ke Dirjen Ketenagalistrikan untuk diberik nomor register,” tandasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Koperasi Jasa Transportasi Online Ciayumajakuning Gelar Rapat RAT

Cirebon,- Koperasi Jasa Transportasi Online Ciayumajakuning (KTOC) melaksanakan kewajiban organisasinya sebagai badan hukum berbentuk koperasi yakni menyelenggarakan Rapat Anggota...

CARfix Cirebon Dipercaya Sebagai Bengkel Official Partnership BMW

Cirebon,- Bengkel Modern CARfix kini hadir di Cirebon. Setelah sukses membuka outlet ke-27 pada bulan Desember 2019 lalu, kini CARfix melebarkan sayapnya dengan membuka...

Bengkel Modern CARfix Hadir di Cirebon, Ini Lho Kelebihannya

Cirebon,- Setelah sukses membuka outlet ke-27 pada bulan Desember 2019 lalu, CARfix Bengkel Modern kembali memperluas jaringan pelayanannya dengan membuka outlet ke-28 di Cirebon,...

Serunya Laga Persahabatan Gama FC Tegalgubug Lor dan Perisai Gintung Ciwaringin

Cirebon,- Pertandingan persahabatan sepak bola antara Gama FC Tegalgubug Lor melawan Perisai Gintung Ciwaringin merupakan pertandingan sepak bola yang baru pertama kali digelar pada...

Awal Tahun 2020, Bentani Hotel Cirebon Hadirkan BBQ Dinner dengan Konsep Tematik

Cirebon,- Sejak bulan Januari ini, Bentani Hotel and Residence yang berlokasi di Jalan Siliwangi No 69 Kota Cirebon, menghadirkan BBQ Thematic.Public Relation Bentani Hotel...

More Articles Like This