Dukung IKM Maupun UMKM, DKUKMPP Kota Cirebon Berikan Program Wirausaha Go Digital

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon memberikan program khusus bagi Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Program yang diberikan yaitu berupa pelatihan wirausaha go digital bagi pelaku UMKM.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Iing Daiman mengatakan untuk mendukung kebangkitan IKM mau UMKM, kami memberikan program khusus berupa pelatihan wirausaha go digital.

Program khusus pelatihan wirausaha go digital, lanjut Iing, kerja sama antara Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon. Sehingga, ini dapat meningkatkan geliat IKM maupun UMKM.

BACA YUK:  Jadwal SIM Mobile Drive Thru Kabupaten Cirebon, 4 Juli - 9 Juli 2022

“Program wirausaha go digital ini sudah berjalan dan  bekerja sama dengan DKIS. Beberapa UMKM sudah ikut latihan kewirausahaan. Pelatihan ini juga berkelanjutan,” ujar Iing, Rabu (6/4/2022).

Sementara itu, tambah Iing, untuk para IKM, saat ini sudah menyusun konsep program dan masih dalam tahap komunikasi dan pemantapan dengan pihak lain. Namun intinya, pihaknya ingin memaksimalkan potensi produk IKM yang sudah ada di Galery IKM.

“Banyak yang perlu dimaksimalkan. Misalnya katalog produk, baik secara fisik maupun online. Selain itu juga masih banyak. Tapi ujungnya kita ingin branding seperti mal,” jelasnya.

BACA YUK:  First Anniversary Bukit Cinta Anti Galau Dimeriahkan Setia Band

Upaya memaksimalkan potensi UMKM dan IKM ini, kata Iing, memang cukup panjang, namun pihaknya akan terus berupaya agar semua rencana program bisa berjalan dengan baik.

“Kita juga tidak bisa sendirian dalam menggali potensi UMKM dan IKM, perlu ada komunikasi dengan jejaring atau pelaku usaha lain. Hal itu sangat membantu program kita,” papar Iing.

Saat ini, jumlah UMKM yang tercatat sebanyak 2.083. Sedangkan IKM mencapai 1.028 industri. Jenis produk yang diproduksi adalah olahan makanan dan minuman, kerajinan yang meliputi aksesoris, lukis, topeng, batik. Kemudian ada fashion yang meliputi batik dan kaos.

BACA YUK:  Si Nggak Neko-Neko, Kue Pukis Meises Cokelat

Di tengah dampak karena Pandemi COVID-19, Iing yakin pelaku usaha di Kota Cirebon seperti IKM dan UMKM terus menggeliat. Meskipun belum menghitung secara statistik, tambah Iing, saat dalam kondisi yang baik. (HSY)

(Dilihat: 91 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.