Rabu, 27 Oktober 2021

Dua Tahun Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon, Apa yang Sudah Dilakukan?

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Kepemimpinan Walikota Cirebon Drs. H Nashrudin Azis SH dan Wakil Walikota Cirebon Dra Hj Eti Herawati genap berusia dua tahun.

Azis dan Eti dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Dr. H. M. Ridwan Kamil ST, MUD pada 12 Desember 2018 yang lalu, di Gedung Sate Bandung.

Azis-Eti mengusung visi Cirebon SEHATI (Sehat, Hijau, Agamis, Tentram dan Inovatif), dengan penjabaran SEHATI Mewujudkan Cirebon sebagai Kota Kreatif Berbasis Budaya dan Sejarah.

Loading...

Kepemimpinan Azis-Eti pada tahun pertama atau 2019 berjalan sesuai harapan. Sejumlah capaian berhasil ditorehkan. Meskipun masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki.

Beranjak ke tahun kedua atau 2020, program pembangunan sudah dirancang matang dalam rangka merealisasikan program strategis untuk masyarakat Kota Cirebon.

Namun pada Maret 2020, saat Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersiap untuk menjalankan program- program tersebut, pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) melanda Indonesia, termasuk Kota Cirebon pun tidak luput dari wabah yang sampai saat ini masih berlangsung.

BACA YUK:  Terkait Pipi Ditempel Knalpot Motor, Polisi Kedepankan Prinsip Kehati-hatian

“Kondisi pandemi global ini tentu sangat berdampak terhadap semua aspek. Di Kota Cirebon, kita berupaya keras dan secara kontinyu mengatasinya. Baik dari aspek kesehatan maupun dampak sosial-ekonomi yang dirasakan masyarakat,” ujar Walikota Cirebon, Nashrudin Azis dalam keterangan yang diterima About Cirebon, Sabtu (12/12/2020).

Azis menambahkan, sejumlah kebijakan diambil pihaknya dalam rangka mengatasi pandemi Covid-19. Dari aspek Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2020, dilakukan penyesuaian.

Banyak pos anggaran belanja yang harus diefesiensi, refocusing dan realokasi.

“Energi kita difokuskan ke penanganan pandemi Covid-19. Dengan tetap berupaya menjalankan program strategis yang masih memungkinkan dilaksanakan. Karena prinsipnya keselamatan rakyat harus diprioritaskan, terlebih pada situasi pandemi ini,” ungkapnya.

BACA YUK:  Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Maka dari itu, Azis memohon maaf kepada masyarakat Kota Cirebon, karena program pembangunan di tahun kedua kepemimpinannya bersama Wawali Eti ini kurang maksimal.

“Kami memohon maaf. Meskipun kondisi ini tidak diharapkan oleh semua pihak. Mudah-mudahan situasinya cepat membaik dan normal kembali. Karena kita optimis ke depan bisa melakukan akselerasi pembangunan sesuai visi dan misi,” katanya.

Pada tahun 2021, sambung Azis, pihaknya akan berusaha keras melakukan akselerasi pembangunan, karena banyak program prioritas yang tidak bisa direalisasikan pada tahun ini.

“Di samping juga upaya untuk pemulihan ekonomi sebagaimana diprogramkan juga oleh pemerintah pusat dan provinsi,” kata Azis.

Senada, Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati mengatakan pada tahun ini kepemimpinannya bersama Walikota Azis diuji oleh pandemi global. Meski demikian Pemerintah Daerah Kota Cirebon tetap bekerja keras menjalankan beberapa program pembangunan yang masih memungkinkan untuk dilaksanakan.

“Memang kita semua fokus ke penanganan pandemi Covid-19. Tapi kita berupaya keras untuk beberapa program strategis tetap berjalan. Ini ujian yang harus kita menangkan bersama,” ujar Eti.

Beberapa program strategis yang masih masih berjalan, kata Eti, diantaranya revitalisasi Alun- alun Kejaksan, revitalisasi trotoar dan drainase di Jalan Kartini dan Jalan Siliwangi.

Kemudian, penataan kawasan Pesisir Panjunan, penataan Kawasan Kota Tua, penguatan tata kelola persampahan dari hulu ke hilir, hingga upaya untuk mengoperasikan Bus Rapid Transit (BRT) secara matang.

BACA YUK:  Sampaikan Aspirasi, Warga Cucimanah Kota Cirebon Dapat Bantuan Kursi Roda dan Tongkat

“Di tengah keterbatasan karena pandemi ini kita berupaya untuk tetap memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Cirebon. Mohon doanya agar pandemi ini cepat berakhir. Sehingga kita bisa melaksanakan percepatan pembangunan di masa yang akan datang dan harus tetap optimis untuk lebih baik,” pungkas Eti. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana...

Edi Baredi Terpilih Menjadi Ketua Kadin Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Kabupaten (Mukab) VII tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu hotel Jalan Tuparev,...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

“Bosch Virtual Chef” Tekankan 3 Kiat Kunci bagi UMKM Kuliner Indonesia untuk Menangkan Bisnis Pascapandemi

Jakarta,- UMKM kuliner menjadi kelompok sektor usaha yang paling terdampak pandemi COVID-19 di Indonesia. Survei “Dampak Pandemi COVID-19 terhadap UMKM” yang digagas Paper.id bersama...

More Articles Like This