Sabtu, 22 Februari 2020

Dra. Hj. Mumun Maemunah; Ikhlas dan Bertanggung Jawab Berkontribusi Selama 35 Tahun di Bidang Pendidikan

Populer

Pertama di Indonesia, Imigrasi Cirebon Hadirkan Pelayanan Paspor Senja Hingga Malam Hari

Cirebon,- Setelah sukses menghadirkan program Imigrasi Masuk Desa, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon kembali menghadirkan terobosan baru yakni...

KPP Pratama Cirebon Dua Gelar Pelatihan Media Sosial

Cirebon,- Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Cirebon Dua yang berlokasi di Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, menggelar pelatihan...

Baso Pentol Jeletot Ambu, Cocok Untuk Para Pecinta Kuliner Pedas

Cirebon,- Bagi para pecinta pedas, tidak ada salahnya coba makanan yang satu ini. Namanya Pentol Jeletot Ambu atau baso...

YPSGJ Cirebon Resmikan Klinik dan Apotek Cakrabuana Serta Laboratorium Biomedis

Cirebon,- Mendukung pelayanan kesehatan, Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati (YPSGJ) meresmikan Klinik dan Apotek Cakrabuana dan juga peresmian Laboratorium...

Wali Kota Cirebon: Hadirnya Klinik dan Apotek Cakrabuana, Serta Laboratorium FK UGJ Berkah Bagi Masyarakat Kota Cirebon

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengapresiasi dengan dibukanya Klinik dan Apotek Cakrabuana, serta Laboratorium Fakultas Kedokteran (FK)...

Cirebon,- “Semua pekerjaan itu baik dan mulia kalau kita menjalankannya dengan amanah.” Itulah penggalan kalimat dari seorang Guru SMA Negeri 2 Kota Cirebon, Dra. Hj. Mumun Maemunah. Sepanjang 35 tahun mengabdi, menjadi tenaga pengajar dengan iklhas dan bertanggung jawab.

Mumun bersyukur bekerja di lingkungan yang nyaman. SMA Negeri 2 Kota Cirebon bagaikan rumah baginya. Karena dia mengaku memiliki rekan kerja yang dianggap bagai saudara serta anak-anak didik yang dianggapnya sebagai anak sendiri.

Bukan waktu yang sebentar, selama 32 tahun mengajar di SMA Negeri 2 Kota Cirebon. Mumun sendiri sudah mengalami pergantian kepala sekolah hingga 9 kali. Dia juga diamahkan untuk menjadi Wakasek Humas selama 7 tahun terakhir ini.

Loading...

“Dulu itu, saya ambil jurusan Pendidikan sejarah di IKIP Bandung yang sekarang menjadi UPI Bandung. Setelah lulus pernah ngajar di salahsatu sekolah di Indramayu selama 3 tahun, dan 32 tahun di Smanda,” ungkap wanita yang memiliki 3 orang anak tersebut.

Saat pertama kali mengajar usianya masih 25 tahun. Kemudian, memulai pindah ke Cirebon pada tahun 1985. Waktu dulu, Dia mengajar Sejarah, dan kemudian mengajar PKN mulai tahun 2008.

Baginya, menjadi seorang guru merupakan pilihan. Dia mengikuti jejak orang tuanya yang juga berprofesi menjadi guru. Mumun begitu sayang dengan ketiga anaknya. Dia mengaku belajar dari sosok ibunya yang penyayang dan memprioritaskan pendidikan, sehingga menerapkan hal yang sama untuk anak-anaknya. Mendorong anaknya hingga menempuh pendidikan yang tinggi, untuk menuju cita-cita yang diinginkan snag anak.

Usianya kini akan menginjak 60 tahun. Itu artinya, tahun ini Mumun akan menginjak Masa Purna Bakti sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Suka maupun duka menjadi satu kesatuan yang di jalani sepanjang mengajar.

“Menjadi guru itu menyenangkan, karena bisa berbagi ilmu kepada siswa, dan bisa dekat dengan mereka. Apalagi setiap tahunnya siswa selalu berganti-ganti, dan saya juga belajar memahami karakter yang ada pada masing-masing siswa,” ucapnya.

Setiap pekerjaan tak lepas dari satu titik jenuh. Namun, Mumun punya satu strategi mengembalikan mood yaitu dengan refreshing atau jalan-jalan. Menyempatkan waktu libur dengan jalan-jalan bersama keluarga, merupakan obat ampuh dalam menghilangkan bosan.

“Paling suka jalan-jalan sama keluarga ke pantai, atau ke tempat wisata alam. Setelah liburan biasanya fresh, dan semangat kerja lagi,” tambahnya.

Karirnya di bidang pendidikan tak lepas dari dukungan sang suami, H. Rejeki Purba dan ketiga anaknya. Saat ini, Mumun juga sudah memiliki satu orang cucu dari anak pertamanya.

Terpopuler

Usai melalui Masa Purna Bakti, Mumun berharap silaturahmi akan tetap terjalin dengan baik antar guru maupun murid. Berharap SMA Negeri 2 Kota Cirebon akan terus eksis dan memberikan kontribusi di bidang prestasi pendidikan akademik maupun non akademik untuk Kota Cirebon. (AC560)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bantu Pemerintah, HIPMI Kota Cirebon Gelar Edukasi Pasar Modal Bersama Bursa Efek Indonesia

Cirebon,- Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Cirebon menggelar acara Forum Bisnis Sosialisasi Pasar Modal...

Musim Hujan, Daop 3 Cirebon Tingkatkan Pengecekan Jalur Rawan Amblas

Cirebon,- Sepanjang musim hujan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon terus meningkatkan antisipasi jalur kereta rawan amblas.Vice President PT KAI...

Menuju Industri 4.0, Bentani Hotel Cirebon Ciptakan Robot yang Dapat Keluar Voucher

Cirebon,- Menuju industri 4.0, Bentani Hotel & Residence Cirebon meluncurkan robot pintar untuk memanjakan tamu. Dengan mengusung tema “I’m Not a Robot, I Have...

Peduli Penghijauan, Polresta Cirebon Tanam 5.000 Bibit Pohon Mangrove di Pantai Ender

Cirebon,- Dalam rangka Polri Peduli Penghijauan, Polresta Cirebon melakukan penanaman sebanyak 5.000 bibit pohon mangrove. Kegiatan penanaman Mangrove tersebut berlangsung di Pesisir Pantai Desa Ender,...

Rusaknya Situs Petilasan Matangaji Sebagai Pembelajaran Agar Tidak Terjadi Dengan Situs Lainnya

Cirebon,- Situs Petilasan Sultan Kasepuhan V, Sultan Muhammad Sofiudin atau yang dikenal dengan Sultan Matangaji yang berada di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon...

More Articles Like This