Dorong UMKM Miliki Legal Formal, Kemenkopukm dan Anggota DPR RI Gelar Sosialisasi Formalisasi

Cirebon,- Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia (Kemenkopukm) bersama Anggota DPR RI Komisi VI, Ir. HE Herman Khaeron menggelar Sosialisasi Formalisasi Usaha Mikro Strategis dan Akses Pembiayaan Bagi Usaha Mikro. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Prima, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Jumat (19/8/2022).

“Ini yang menjadi urgensi kenapa kami terus melakukan sosialisasi formalitas terhadap para UMKM. Sangat banyak UMKM, hanya nol koma sekian yang baru memiliki ijin dari 65 juta UMKM,” ujar Kang Hero sapaan akrab Herman Khaeron.

BACA YUK:  Dapat Aduan Masyarakat Terkait Penyaluran BLT, Anggota Komisi VIII DPR RI Langsung Sidak

Oleh karena itu, lanjut Kang Hero, kami dengan pemerintah memiliki target-target agar perijinan dan aspek legal di UMKM ini sekarang betul-betul dikedepankan. Fungsinya, kata Kang Hero, untuk kita mendapatkan akses pembiayaan, teknologi, pembinaan.

“Seperti pedagang pisang goreng, yang usaha-usahanya masih skala ultra mikro memang agak sulit berkembang kalau terus mereka tidak memiliki aspek-aspek legal lainnya. Oleh karena itu, sekarang kami dengan cara jemput bola mensosialisasikan dan membuka konter pendaftaran NIB (Nomor Induk Berusaha).

“NIB sebagai basis UMKM memiliki wadah perusahaannya. Dengan NIB ini cukup untuk mengakses lembaga-lembaga pembiayaan. Ini yang kita berharap, dengan cara mendorong aspek kebijakan dan legal standing ini menjadi ada efek lanjutan,” katanya.

BACA YUK:  Info Loker! Lowongan Kerja Terbaru di Chefi's Resto Cirebon

Atas dasar itulah, tambah Kang Hero, pihaknya akan terus mendorong dan menggalakan dengan relawan Kementerian Koperasi dan UKM, serta membuka konter-konter pendaftaran NIB secara gratis tanpa pungutan apapun bagi UMKM bersekala kecil.

“Sehingga aspek legal menjadi prasyarat untuk mendapatkan KUR. Oleh karena itu, dengan sosialisasi aspek formal ini dan disisi lain kami membuka konter-konter pembuatan NIB secara gratis, tentu ini menjadi permulaan yang baik agar ke depan semua sadar pentingnya aspek legal formal ini,” ungkap Kang Hero.

BACA YUK:  Selama September - Oktober 2022, Hotel Neo Cirebon Hadirkan Menu Tradisional Meksiko

“Pada sisi lain kami juga mendorong pemerintah agar membuka layanan jemput bola yang lebih agresif ke depan, supaya menjangkau seluruh UMKM,” pungkasnya. (HSY)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *