Dorong Pariwisata di Wilayah Cirebon, Kemenpar Gelar Bimtek

0
40
Bimtek Pariwisata di Hotel Santika Cirebon

Cirebon,- Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menyelenggarakan Bimbingan Teknis Sinkronisasi Promosi Pariwisata, Senin (3/9/2018). Bertempat di ruang Paseban Hotel Santika, peserta dari wilayah 3 Cirebon hadir dan diberikan arahan untuk mengembangkan potensi wisata di daerahnya masing-masing.
Turut hadir sebagai narasumber dalam Bimtek tersebut, Tim Percepatan Pengembangan Wisata Sejarah Religi Seni Tradisi dan Budaya Kementrian Pariwisata RI, Agni Malagina dan Pelaku Wisata Cirebon, Chicko Handoyo.

“Bimtek ini sangat penting diadakan untuk membahas potensi wisata di Cirebon dan sekitarnya, untuk membentuk Pasar Asia Selatan, Asia Tengah, Timur Tengah, dan Afrika,” paparnya saat ditemui awak media usai mengisi materi.

Aston Hotel

Agni juga mengatakan melalui bimtek ini, hal positif lainnya adalah bisa mendorong beberapa daerah yang produk pariwisatanya belum terekspose bisa terdorong dan solid dari hulu hingga hilir. Mereka akan tahu tentang pentingnya produk, hospitality, guide tersertifikat, promosi terintegrasi, dan pembaharuan pariwisata sesuai perkembangannya.

“Goalnya lebih di pemasaran, apalagi target di 2019 Kemenpar itu bisa mendatangkan 20 juta kunjungan wisata mancanegara. Dan dengan bimtek regional yang diadakan secara intensif ini berguna untuk menjaring produk dan banyak variasi produk,” jelasnya.

Beberapa tempat yang sudah menjadi percontohan misalnya di Lasem. Dia mengatakan daerah wisata disana sudah tumbuh dengan pesat, dan berdampak pada perekonomian dan pertumbuhan masyarakatnya yang lebih baik. Untuk itu, dia optimis, Cirebon pun bisa seperti itu.

Istana Kerang

Sementara itu, Chicko Handoyo juga menyambut baik dengan diadakannya kegiatan bimtek ini. Dia berharap, masyarakat Cirebon bisa berperan lebih baik dalam mempromosikan daerahnya.

“Setiap orang itu sebenarnya punya peranan untuk memajukan daerahnya, dengan memberikan banyak hal positif dan menarik. Misalnya, upload di media sosial, dengan gambar terbaik, dengan caption yang lengkap dan mendeskripsikan gambar tersebut. Hal itu akan menarik wisatawan domestik atau bahkan mancanegara untuk datang,” paparnya. (AC560)