Jumat, 17 September 2021

Dongkrak Pendapatan Daerah, Bank bjb dan Pemkab Indramayu Luncurkan E-Retribusi QRIS dan Program Kruwcil

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Indramayu,- Bank bjb Cabang Indramayu bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Indramayu meluncukan program E-Retribusi QRIS dan Program Kruwcil Kabupaten Indramayu pada Kamis, 24 Juni 2021.

Program ini merupakan implementasi dari Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Suatu upaya mengubah transaksi pendapatan dan belanja pemerintah daerah dari cara tunai menjadi non tunai berbasis digital.

Tujuannya untuk mewujudkan tata kelola keuangan yang lebih baik dan meningkatkan potensi penerimaan pemda melalui pemanfaatan teknologi, inovasi produk, dan saluran distribusi.

Loading...

E-Retribusi sendiri adalah yaitu layanan sistem transaksi yang dikembangkan oleh bank bjb yang memungkinkan wajib retribusi membayar kewajiban melalui seluruh channel bank bjb baik jaringan kantor maupun jaringan elektronik bank bjb.

BACA YUK:  KSP Sahabat Mitra dan Bank Sampoerna Berbagi Sembako di 17 Kota

Kemudahan ini akan membantu nilai Indeks ETPD Kabupaten Indramayu yang sebelumnya ada posisi 18 dari seluruh Kota/Kabupaten di Jawa Barat berdasarkan penilaian BI Triwulan I 2021, menjadi lebih baik lagi.

Program ini juga merupakan salah satu solusi dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi di Indramayu. Percepatan digitalisasi ekonomi sebagi kunci pemulihan ekonomi melalui peningkatan governance, efektifitas, efisiensi dan keamanan serta memitigasi risiko pandemi Covid-19 di Indramayu.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto menjelaskan kerja sama dengan Pemkab Indramayu ini adalah upaya bank bjb untuk mendorong penerapan elektronifikasi di segala lini. Penggunaan E-Retribusi ini merupakan bagian dari gerakan nasional nontunai yang turut digalang perusahaan untuk menumbuhkan kesadaran dan meningkatkan penggunaan uang elektronik.

“Peluncuran inovasi transaksi ini akan memberikan kemudahan kepada masyarakat sekaligus mendorong niat baik Pemkab Indramayu dalam mengoptimalisasi pendapatan daerah. Langkah ini juga seturut dengan salah satu visi sinergi bank bjb untuk mendorong implementasi Smart City secara bertahap di berbagai daerah,” kata Widi.

BACA YUK:  Kemenhub Wajibkan Penumpang Seluruh Moda Transportasi Pakai Aplikasi Peduli Lindungi

Dalam sambutannya, Pemimpin Bank bjb Cabang Indramayu Asep W.Ismail, mengatakan E-Retribusi QRIS akan digunakan untuk transaksi di pasar, KIR, Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Puskesmas, dan sedekah atau infak di masjid.

“Sementara untuk Program Kruwcil sudah terealisasi total 313 debitur, terdiri dari 77 debitur di bank bjb dan 236 debitur di BPR,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Bakti Artanta, mengapresiasi acara launching E-Retribusi dan Program Kruwcil di Kabupaten Indramayu sebagai langkah strategis dalam menyeimbangkan likuiditas perbankan yang overliquid.

“Karena kurangnya demand dari masyarakat, khususnya program Kruwcil sehingga ada keseimbangan suply and demand,” katanya.

Bupati Indramayu, Nina Agustina menyebutkan peluncuran E-Retribusi melalui QRIS dan Program Kruwcil merupakan langkah awal yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh Kepala Dinas/OPD, camat dan seluruh komponen Pemkab Indramayu sesegera mungkin. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Saat Uji Coba di Jalan Siliwangi Kota Cirebon, Petugas Masih Menemukan Kendaraan Parkir di Jalur Sepeda

Cirebon,- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon mulai melakukan uji coba jalur khusus sepeda di sepanjang Jalan Siliwangi, Kota Cirebon,...

Inilah Rangkaian Program Tanggung Jawab Sosial BAF Menyambut HUT BAF ke-24

Jakarta,- Memasuki usia ke-24 tahun tepat pada tanggal 24 September 2021, PT Bussan Auto Finance (BAF) terus berupaya memberikan kontribusinya untuk meningkatkan kesejahteraan hidup...

Lewat Desa Wisata Pantai Tirta Ayu, Pertamina Bantu Gerakkan Ekonomi Desa di Masa Pandemi

Indramayu,- Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat secara bertahap menghidupkan kembali potensi pariwisata di Desa Balongan, Indramayu. Melalui program DERMAYU atau Desa Wisata...

Evaluasi PTMT, Komisi III Minta Pemkot Cirebon Lakukan Uji Swab Acak untuk Pelajar

Cirebon,- Komisi III DPRD Kota Cirebon meninjau pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di SMP Negeri 1 Kota Cirebon dan SD Negeri Kebon Baru...

More Articles Like This