Sabtu, 18 September 2021

Diundang Jurnalis Diskusi Anti Kekerasan , Kapolres Cirebon Kota Tak Hadir

Populer

Fenomena Ribuan Burung Pipit Mati di Bali, Terjadi Juga di Cirebon

Cirebon,- Setelah beberapa hari lalu terjadi di Pulau Bali, fenomena burung mati mendadak terjadi di Kota Cirebon. Ribuan Burung...

Tujuh Kecamatan di Kabupaten Cirebon Disurvei PT Pertamina Hulu Energi

Cirebon,- Kabupaten Cirebon dijadikan sebagai lokasi penelitian pencitraan lapisan dan struktur melalui survei kebumian dimensi vibroseis sub vulkanik Jawa...

Pemerintah Izinkan Bioskop di PPKM Level 3 dan Level 2 Dibuka, Tapi Ada Syaratnya

Jakarta,- Pemerintah akhirnya mengizinkan bioskop beroperasi di Jawa dan Bali. Hal ini diungkapkan oleh Koordinator PPKM Jawa dan Bali Luhut...

Sample Burung Pipit Mati Mendadak di Balaikota Cirebon akan Dites dengan Metode PCR

Cirebon,- Tim medis veteriner dari Lab Kesehatan Masyarakat Veteriner Provinsi dan Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota...

Kota Cirebon Siapkan Jalur Khusus Sepeda, Dishub Segera Uji Coba

Cirebon,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menyiapkan uji coba pemberlakuan jalur khusus sepeda di...

Cirebon,- Diskusi Keterbukaan Informasi dan Perlindungan Jurnalis Terhadap Kekerasan yang diselenggarakan Solidaritas Jurnalis Anti Kekerasan (Sajak) di Gedung Pemuda Kota Cirebon pada Kamis (15/10/2020) tampaknya tidak membuahkan hasil. Pasalnya, Kapolres Cirebon Kota, AKBP Syamsul Huda, yang diundang menjadi narasumber dalam diskusi tersebut tidak hadir.

Hanya Kasubbag Humas Polres Cirebon Kota, Iptu Ngatija, yang terlihat dalam kegiatan itu. Bahkan, ia mengaku kedatangannya ialah untuk mewakili Syamsul yang berhalangan hadir karena harus mengikuti telekonferensi dengan Mabes Polri.

Koordinator Sajak, Faizal Nurathman, menyampaikan kekecewaan puluhan jurnalis yang tergabung dalam Sajak karena ketidakhadiran Syamsul. Padahal, tujuan digelarnya diskusi untuk menyelesaikan permasalahan keterbukaan informasi publik di jajaran Polres Cirebon Kota.

Loading...
BACA YUK:  Syarat Naik Transportasi Umum, Berikut Cara Cek dan Download Sertifikat Vaksin

“Kami beritikad baik memberi ruang untuk menyampaikan penjelasan dan menyamakan persepsi sehingga permasalahan selama ini dapat diselesaikan. Tapi tampaknya justru pihak Polres Cirebon Kota tidak ingin menyelesaikannya,” kata Faizal.

Ia mengatakan, kehadiran Ngatija juga tidak dapat mewakili Syamsul sebagai narasumber dalam diskusi tersebut. Sebab, sesuai agenda yang telah disusun usai diskusi Syamsul akan diminta menandatangani pakta integritas yang menjamin keterbukaan informasi publik dan keselamatan jurnalis saat bertugas.

Faizal menyampaikan, dalam kericuhan unjuk rasa menolak UU Cipta Lapangan Kerja di Cirebon pada pekan lalu, terdapat jurnalis televisi yang diintimidasi dan diancam orang berpakaian preman. Bahkan, orang tidak dikenal itupun meminta jurnalis yang meliput kericuhan untuk segera menghapus foto dan video yang diambilnya.

“Ini bukti nyata bahwa jaminan keamanan saat liputan itu perlu, karena ada rekan kami sudah jadi korban meski hanya intimidasi dan ancaman. Sehingga harus dicegah jangan sampai ada jurnalis di Cirebon jadi korban kekerasan saat bertugas, ini perlu komitmen pihak berwajib juga,” ujar Faizal.

BACA YUK:  Kapolres Cirebon Kota: Pemberlakuan Ganjil Genap Turunkan Mobilitas Masyarakat

Buntut kekecewaan absennya Syamsul dalam diskusi tersebut, Sajak berencana bakal menggelar aksi kembali pada pekan depan di Mapolres Cirebon Kota. Bahkan, aksi itu akan melibatkan massa lebih banyak dibanding sebelumnya.

Menurut Faizal, tuntutan yang disampaikan dalam aksi nantinya tidak jauh berbeda dengan tema diskusi kali ini, yakni keterbukaan informasi publik dan perlindungan jurnalis terhadap kekerasan. Pihaknya menilai selama delapan bulan menjabat Kapolres Cirebon Kota, Syamsul belum pernah sekalipun melaksanakan release kasus kejahatan yang berhasil diungkap jajarannya secara tatap muka.

“Harapan kami tuntutan yang disampaikan dapat dikabulkan, karena Dewan Pers dan Mabes Polri juga sudah meneken MoU tentang anti kekerasan jurnalis serta keterbukaan informasi publik. Kalau tidak dilaksanakan berarti Polres Cirebon Kota melanggar perintah Mabes Polri,” kata Faizal. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

RajaBackLink.com

Latest News

Pemkab Cirebon Targetkan Bebas Sampah di 2024

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon terus berupaya untuk melakukan penanganan terkait sampah. Bahkan, Pemkab Cirebon menargetkan tahun 2024 wilayah Kabupaten...

Gandeng Punakawan, Sosialisasikan Pentingnya Protokol Kesehatan di Pasar Tradisional

Cirebon,- Satpol PP Jawa Barat bersama Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon mensosialisasikan penerapan protokol kesehatan (prokes). Caranya dengan melibatkan tokoh pewayangan...

Wanita Cantik Asal Cirebon Ini Memiliki Segudang Prestasi Biliar

Cirebon,- Cantik dan pintar bermain biliar, itulah gambaran yang cocok bagi Nony Krystianti Andilah. Wanita berkulit putih asal Cirebon ini memiliki segudang prestasi di...

Grand Opening Meetime Rasain Cabang Ketiga di Majasem

Cirebon,- Meetime Rasain Cirebon membuka cabang ketiganya di Jalan Perjuangan – Majasem No. A2 Kota Cirebon (tepatnya di depan halaman Sempoa SIP) pada Jum’at,...

More Articles Like This