Minggu, 9 Agustus 2020

Dishub Kabupaten Cirebon Akan Rancang Regulasi Untuk Transportasi Online

Populer

Dalam Tiga Hari, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 8 Orang

Cirebon,- Sejak hari Jumat 31 Juli sampai 2 Agustus 2020, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 8 orang....

Inilah Tambahan 16 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon bertambah 16 kasus baru. Penambahan baru tersebut merupakan kasus ke-79 sampai...

Terkait Pengukuhan Polmak Oleh Keturunan Sultan Kasepuhan XI, Putra Mahkota Angkat Bicara

Cirebon,- Keturunan Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon XI, Radja Jamaludin Aluda Tajul Arifin, Rahardjo Djali mengukuhkan dirinya sebagai Polmak atau...

Keturunan Sultan XI Kasepuhan Cirebon, Mengukuhkan Sebagai Polmak

Cirebon,- Keturunan Sultan Sepuh XI Radja Jamaludin Aluda Tajul Arifin, Rahardjo Djali mengukuhkan diri sebagai Polmak atau Pejabat Sementara...

Pembukaan Sekolah Tatap Muka Akan Dikaji Pemerintah Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Pemerintah Kabupaten Cirebon sedang mengkaji rencana untuk membuka pembelajaran sekolah dengan tatap muka secara langsung.Hal tersebut disampaikan Bupati...

Cirebon,- Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon akan merancang regulasi terkait transportasi umum.

Salah satu regulasi yang akan disusun oleh Dishub Kabupaten Cirebon yaitu untuk transportasi online. Rencana penyusunan regulasi untuk transportasi online akan ada tiga ketentuan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Denny Supdiana mengatakan kami akan menyusun regulasi untuk transportasi menuju AKB. Salah satunya untuk transportasi online.

Loading...

“Kami sedang menyusun regulasi menuju AKB. Salah satu regulasi yang kita susun yakni untuk transportasi online ada tiga ketentuan yakni penyedia aplikasi, pengemudi dan penumpang,” ujar Denny kepada About Cirebon usai peluncuran Grab Protect di Kantor Dishub Kabupaten Cirebon, Kamis (2/7/2020).

Denny menjelaskan, ketentuan untuk penyedia aplikasi harus menyediakan pos kesehatan dibeberapa titik di wilayah Kabupaten Cirebon. Di Pos Kesehatan disiapkan pengukur suhu, cairan disinfektan, dan juga hand sanitizer.

Baca yuk: Menuju Adaptasi Kebiasaan Baru, Grab Luncurkan Layanan Grab Protect 

“Penyedia layanan juga menyiapkan penutup kepala bilamana ada penumpang yang tidak membawa helm sendiri dan protector. Tadi protector juga sudah diluncurkan,” ungkapnya.

Kemudian, tambah Denny, ketentuan untuk pengemudi online juga kita atur dalam regulasi, seperti menggunakan sarung tangan, pakaian lengan panjang, membawa hand sanitizer, pembatas antara penumpang dan menggunakan masker.

Bagi pengemudi, akan kita atur dan regulasinya, dimana pengemudi mengindahkan sarung tangan, pakaian lengan panjang, membawa hand sanitizer, Dan pembatas antara pengemudi, masker.

“Sedangkan ketentuan untuk penumpang, wajib menggunakan masker dan disarankan membawa helm sendiri,” jelasnya.

“Bila ada penumpang yang tidak pakai masker tolak. Kita harus ada kesepakatan bersama,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Denny menyarankan kepada pengemudi, begitu sampai di rumah langsung membersihkan diri. Serta untuk penyedia aplikasi, minimal driver memiliki dua jaket.

“Bagi pengemudi bila sampai rumah jangan langsung bermain dengan keluarga, begitu sampai langsung mandi,” terangnya.

Denny berharap, dengan regulasi yang akan kita susun, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon tidak merebak kembali.

“AKB bukan berarti bebas seperti dulu, tetapi kita harus memenuhi protokol kesehatan Covid-19,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Open House Night di Kota Baru Keandra, Booking Fee Hanya Rp. 174.500,-

Cirebon,- Kota Baru Keandra menggelar acara wawancara massal dan juga open house night yang berlangsung di Kawasan Kota Baru...

Sentosa Live Seafood Market Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Sentosa Live Seafood Market by Kharisma hadir di Kota Cirebon. Restoran Seafood hidup pertama di Kota Cirebon ini merupakan cabang ke-8 di Indonesia.Rencananya,...

Inilah Tambahan 16 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon bertambah 16 kasus baru. Penambahan baru tersebut merupakan kasus ke-79 sampai kasus ke-94.Sehingga, dengan adanya penambahan...

Budidaya Ikan Dalam Ember Semakin Diminati di Tengah Pandemi⁣

Cirebon,- Budidaya ikan lele dan ikan patin merupakan salah satu peluang usaha dengan keuntungan yang sangat menggiurkan. Bahkan, untuk melakukan budidaya ikan lele tidak...

Mahasiswa KKN UNDIP Kota Cirebon Ajarkan Cara Budi Daya Microgreen⁣

Cirebon,- Mahasiswa KKN UNDIP Kota Cirebon, mengajarkan cara budidaya tanaman microgreen kepada ibu-ibu rumah tangga di daerah Kelurahan Kebon Baru Kota Cirebon dalam bentuk...

More Articles Like This