Disdik Serta DPRD Kota Cirebon Pantau Pelaksanaan MOSPDB di Beberapa Sekolah

Cirebon, 29 Juli 2015,- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon, melaksanakan monitoring ke beberapa sekolah salah satunya yaitu Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Kota Cirebon.

 

Monitoring tersebut diikuti oleh ketua dan anggota komisi C DPRD Kota Cirebon, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Ketua Pelaksana Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2015, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Menengah (Dikmen), serta Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Dasar (Dikdas).

 

Kegiatan tersebut guna memantau pelaksanaan Masa Orientasi Siswa Peserta Didik Baru (MOSPDB) yang sekaligus melihat jumlah siswa-siswi setiap sekolah dan menjalankan program Komisi C DPRD Kota Cirebon, yaitu evaluasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2015 yang menggunakan Online, dengan mendata jumlah Rombongan Belajar (Rombel) serta jumlah murid dalam satu rombel nya.

BACA YUK:  Kemeriahan Acara Festival Sastra Arab 2022 Yang Diselenggarakan Oleh HIMABSA IAIN Syekh Nurjati Cirebon

 

Hasil dari pendataan tersebut yakni, SMAN 1 dengan jumlah sebelumnya 10 Rombel, sekarang menjadi 14 Rombel dengan jumlah 41 siswa dalam setiap Rombel, SMPN 5 dengan jumlah sebelumnya 9 menjadi 11 Rombel, dan SMPN 1 berjumlah 12 Rombel, setiap Rombelnya 41 siswa.

 

Ketua Komisi C DPRD Kota Cirebon, Sumardi mengatakan monitor yang sekaligus memantau, semua ini bertujuan untuk pendidikan.

 

“Dari semua yang dikunjungi, SMA Negeri 2 yang tidak mempunyai masalah untuk pasca PPDB tahun 2015 dengan satu Rombel 40 siswa.” Ujarnya.

BACA YUK:  Ketua IDI Kota Cirebon : Penyakit Cacar Monyet Tidak Ditemukan di Kota Cirebon

 

Ketua Pelaksana Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2015, Abdul Haris menerangkan bahwa selama PPDB Online tahun 2015 berlangsung itu tidak ada masalah tetapi pasca PPDB Online baru muncul masalah. 

 

“Masalahnya itu setelah PPDB selesai, banyak oknum yang titip menitip yang memaksa masuk sehingga akhirnya membludak. Padahal sebenarnya tidak ada jalur masuk lain selain PPDB Online.” Ungkapnya.

 

Tambah Haris, pihaknya tidak tahu menau soal jalur titipan. Dan sanksinya pun tergantung dari walikota sebagai atasannya, karena itu bukan kewenangan pihaknya.

BACA YUK:  Pendaftaran Parpol Calon Peserta Pemilu 2024 Dimulai, Ini Tahapannya

 

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Wahyo menambahkan melihat membludaknya siswa seperti itu karena terlihat jelas bahwa animo pendidikan masyarakat sangat tinggi.

 

“Kami akan tetap mengkondusifkan untuk kenyamanannya agar bisa berjalan dengan baik.” Tutupnya. (AC530)

(Dilihat: 14 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.