Disdik Kota Cirebon Gelar Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

Cirebon,- Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon terus melakukan simulasi untuk Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Simulasi PTM sesuai dengan protokol kesehatan (Prokes) tersebut belum melibatkan siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon, Dr. Irawan Wahyono, S.Pd, M.Pd mengatakan simulasi pembelajaran tatap muka harus sering dilakukan dan ditingkatkan. Hal tersebut berkaitan dengan infrastruktur protokol kesehatan.

“Dari hasil evaluasi simulasi PTM selama dua hari ini, harus banyak bersimulasi, harus banyak ditingkatkan, harus banyak diadakan, yang berkaitan dengan infrastruktur prokes,” ujar Irawan saat ditemui About Cirebon, Selasa (22/6/2021).

BACA YUK:  Apresiasi dan Kenalkan Karya Lokal, Film Pendek Asli Cirebon Ditayangkan Pada Screening Film Ke-16

Menurut Irawan, sampai saat ini simulasi PTM sendiri belum bisa menggambarkan. Pasalnya, kegiatan ini baru berjalan beberapa hari.

“Namun, Alhamdulillahnya kita mendapatkan gambaran empat model sekolah. Bagaimana kita mendapatkan gambaran di sekolah model satu atap, seperti Sekolah Kinderfield,” ungkapnya.

Kemudian, lanjut Irawan, ada juga model sekolah komplek, seperti SD Kartini. Ada juga model sekolah single, namun bertetangga dengan yang single lagi.

“Seperti SMP N 1 dan SMP N 2. Di tengah ini harus lebih extra lagi pengawasan dan pengamanannya,” bebernya.

BACA YUK:  PMI Kota Cirebon Akan Terjunkan 270 Relawan Terkait BIAN

“Kelihatannya kita belum bisa menyampaikan oke, bulan Juli (PTM). Tapi semuanya harus sering melakukan simulasi, supaya dapat di evaluasi kekurangannya,” tambah Irawan.

Untuk kuota dan jam pembelajaran, kata Irwan, sesuai dengan aturan dibatasi hanya dua jam, seminggu dua hari.

“Dua jam seminggu dua kali ini bukan untuk sekolah, namun untuk anak-anak yah. Dua jam ini ada dua pengertian ya. Nanti sekolah yang lebih tahu,” katanya. (AC212)

(Dilihat: 19 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.