Selasa, 29 September 2020

Dirgakkum Mabes Polri: Kecelakaan Tol Cipali Diduga Supir Mengantuk

Populer

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren...

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi...

Pemerintah dan Keraton Kasepuhan Cirebon Sepakat Meniadakan Pasar Muludan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan Keraton Kasepuhan bersepakat meniadakan pasar malam atau Muludan di area Keraton Kasepuhan...

Wakil Wali Kota Cirebon Kunjungi Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19

Cirebon,- Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati kembali mengunjungi warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang isolasi mandiri, Jumat...

Cirebon,- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Tol Cikopo – Palimanan KM 184.300 mengakibatkan 8 orang meninggal dunia, pada Senin (10/8/2020), sekitar pukul 03.30 WIB.

Kecelakaan melibatkan mobil elf bernomor polisi D-7013-AN dengan mini bus jenis Toyota Rush bernomor polisi B-2918-PKL.

Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan 8 orang tersebut terjadi saat mobil elf bernopol D-7013-AN dari arah Jakarta menuju Palimanan oleng ke kanan dan masuk ke jalur berlawanan, sehingga menabrak kendaraan Toyota Rush bernopol B-2918-PKL dari arah Palimanan menuju Jakarta.

Loading...

Selain 8 orang meninggal dunia, dalam kecelakaan tersebut ada 14 orang mengalami luka ringan, dan satu orang luka berat.

Pasca kecelakaan lalu lintas, Dirgakkum Korlantas Mabes Polri, Brigjen Pol Kushariyanto langsung menemui korban selamat di Rumah Sakit Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon.

BACA YUK:  49 Kasus Baru Positif Covid-19, Ada yang Isolasi Mandiri dan Ada yang Dirawat

“Saya lihat kondisi korban luka dan saat di ajak ngobrol, mereka saat kejadian semuanya penumpang mobil elf dalam kondisi tidur dan sadar ketika terjadi kecelakaan,” ujar Kushariyanto.

Menurut Kushariyanto, mobil elf berangkat dari Bekasi diperkirakan pukul 15.00 WIB dengan tujuan akhir ada yang ke Tegal, Brebes dan wilayah Jawa Tengah.

Baca yuk: 8 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Cipali

“Tadi belum saya tanyakan semua, karena kondisi korban semua sedang tidur. Jadi yang masih bisa diajak komunikasi tadi penumpang yang duduk paling belakang,” katanya.

Untuk olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), kata Kushariyanto, sudah ditangani oleh Direktorat Polda Jawa Barat dengan program traffic incident analysis.

“Semoga dalam waktu dekat bisa melihat hasilnya sebelum, sesaat dan sesudah kejadiannya. Barang bukti kita bawa ke Pos PJR,” jelasnya.

Dugaan sementara, kata Kushariyanto, kecelakaan lalu lintas di Tol Cipali yang mengakibatkan 8 orang meninggal dunia, karena supir mengantuk. Dimana kondisi, mobil Elf tersebut menyebrang ke kanan dari arah Jakarta menuju Palimanan.

BACA YUK:  Ini Penjelasan Kepala BI Cirebon Terkait Video Viral Uang "Nyanyi"

“Perkiraan kita kecepatan mobil elf tersebut cukup tinggi,” terangnya.

Menurut Kushariyanto, kondisi di Cipali ada pemisah tol antara jalur A dan jalur B dengan cekungan. Mungkin, dengan kondisi kecepatan tinggi, otomatis melayang dan menimpa mobil Toyota Rush yang menuju Jakarta.

“Pengendara Rush tidak meninggal, yang meninggal supir mobil elf,” beber Kushariyanto.

Mobil elf yang terlibat kecelakaan tersebut berkapasitas 16 orang, namun idealnya pada saat Pandemi ini harusnya ada pembatasan kapasitas penumpang.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada masyarakat, termasuk para jasa angkutan untuk mempedomani betul dan karena ini masih dalam kondisi Pandemi Covid-19.

“Himbauan pemerintah untuk jaga jarak dalam posisi tempat duduk harus betul-betul ditaati,” ungkapnya.

Agar kecelakaan ini tidak terulang kembali, pihaknya menghimbau kepada operator jalan tol, dalam hal ini pengatur jalan tol. Bahkan, menurut Kushariyanto, dari informasi yang diterima sudah ada 11 kecelakaan terjadi di Cipali yang menyebrang dari jalur A ke jalur B.

BACA YUK:  Telkomsel Dukung Program Bantuan Kuota Data Internet dari Kemendikbud RI

“Ini kalau ada pemisah di tengah-tengah seperti di Cikampek, minimal ada menghambat agar tidak menyebrang ke jalur sebaliknya,” pungkasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bupati Cirebon Minta Bidan Kawal Pencegahan Covid-19 di Tingkat Desa

Cirebon,- Seluruh bidan di Kabupaten Cirebon, diminta ikut terlibat dalam pencegahan penyebaran virus covid 19 di tingkatan desa.Menurut Bupati...

Kembangkan Industri Teknologi, Telkomsel Tech Titans League Siap Digelar

Jakarta,- Telkomsel menghadirkan Tech Titans League, sebuah program terbaru yang bertujuan mengajak para talenta unggul bidang teknologi di Tanah Air untuk mengembangkan pengetahuan serta...

RM Abah Wardja Wedangan 90an Hadir dengan Konsep Djadul

Cirebon,- Dengan konsep kayu dan interior lawas, rumah makan dengan menu tradisional hadir untuk para pecinta kuliner Cirebon.Bertempat di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan,...

Peringati HUT KAI ke-75, Daop 3 Cirebon Berikan Bantuan Mobil untuk Penyandang Disabilitas

Cirebon,- Dalam rangka memperingati HUT Kereta Api Indonesia (KAI) ke-75 yang jatuh pada Senin 28 September, melalui program CSR, KAI Daerah Operasional (Daop) 3...

More Articles Like This