Dinkes Kabupaten Cirebon Sosialisasi Kepada Dokter Fungsional Puskesmas Terkait Penanganan Gigitan Ular

Populer

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat...

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi...

RM Abah Wardja Wedangan 90an Hadir dengan Konsep Djadul

Cirebon,- Dengan konsep kayu dan interior lawas, rumah makan dengan menu tradisional hadir untuk para pecinta kuliner Cirebon.Bertempat di...

Cemilan Donat Kekinian Donuthing Hadir Di Kota Cirebon

Cirebon,- Donuthing, cemilan donat kekinian milik artis dan youtuber Indonesia Baim Wong kini hadir di Kota Cirebon.Berlokasi di Jalan...

Cirebon,- Dalam rangka kewaspadaan dini dan penangan pertama gigitan ular berbisa, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon memberikan sosialisasi kepada seluruh dokter fungsional Puskesmas.

Kegiatan panduan dan prosedur penangan pertama gigitan ular berbisa ini, menghadirkan langsung dokter WHO dari Kemenkes dr. Tri Maharani. Acara tersebut berlangsung di Aula Puskesmas Pamengkang, Selasa (11/2/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni mengatakan karena ada warga Pamengkang yang digigit ular berbisa, sehingga dari rumah sakit mendatangkan dokter ahli untuk menangani masalah gigitan ular ini.

Loading...

“Kami dari Dinas Kesehatan sangat berkepentingan untuk memberikan sosialisasi ini kepada para dokter fungsional Puskesmas,” ujarnya saat ditemui About Cirebon di Puskesmas Pamengkang, Selasa (11/2/2020).

“Kebetulan dokter Tri sedang ada di Pamengkang, sehingga kami mengumpulkan dokter fungsional di Puskesmas Pamengkang untuk diberikan ilmu cara penanganan emergency kepada masyarakat yang terkena gigitan ular,” tambahnya.

Pada kegiatan ini, sebanyak 60 dokter fungsional dari seluruh puskesmas yang ada di Kabupaten Cirebon mengikuti panduan dan prosedur penanganan pertama gigitan ular.

Menurut Enny, wilayah rawan terkait gigitan ular berada di daerah yang terdampak banjir, kemudian daerah pedesaan yang masih banyak kebun dan tanah kosong.

“Wilayah rawan (gigitan ular) berada di wilayah yang terdampak banjir, pedesaan yang masih banyak kebun dan tanah kosong. Mungkin itu yang rawan untuk ular bersarang,” ungkapnya.

Di Kabupaten Cirebon, kata Enny, kasus gigitan ular memang banyak, namun kasus gigitan ular sampai korban tidak sadarkan diri merupakan kasus pertama di wilayah Kabupaten Cirebon.

Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, tambah Enny, menyediakan serum anti bisa ular sebanyak 100 vial.

“Kita punya stok di gudang Dinas Kesehatan 100 vial. Dan ini khusus untuk ular berbisa,” ungkapnya.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat yang terkena gigitan ular untuk segera datang ke Puskesmas terdekat untuk diberikan penanganan emergency. Kemudian yang kedua masyarakat jangan sampai memelihara ayam di dalam rumah.

“Karena ular senang pada ayam, tikus, sehingga untuk menghindari ular masuk ke dalam rumah jangan memelihara ayam di dalam rumah,” tegasnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Mulai 1 Oktober 2020, Hotel Langensari Cirebon Dijadikan Tempat Isolasi Mandiri

Cirebon,- Wali Mota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis bersyukur dan terharu ada hotel di Kota Cirebon yang mau dijadikan tempat...

Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemda Kota Cirebon Akan Berubah, Salah Satunya DKOKP

Cirebon,- Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di Pemerintah Kota Cirebon akan diubah yakni dinas-dinas akan dilakukan pemisahan.Seperti yang disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota...

Untuk Tingkatkan Pelayanan, Pemkot Cirebon Raperda Penyertaan Modal untuk Perumda Air Minum

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon mengusulkan empat rancangan peraturan daerah (Raperda) dalam rapat paripurna DPRD Kota Cirebon, Kamis (1/10/2020). Empat Raperda yang diusulkan yakni Raperda...

Metland Hotel Cirebon Hadirkan Konsep Live Show Saat Breakfast

Cirebon,- Memberikan suasana berbeda, Metland Hotel Cirebon by Horison yang berlokasi di Jalan Siliwangi, Kota Cirebon mulai bulan Oktober 2020 melakukan perubahan menu dan...

Kuartal III – 2020, Pertamina Salurkan Modal Kerja Pinky Movement Hingga Rp3,1 Miliar

Jakarta,- PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III mencatatkan penyaluran pinjaman modal usaha sebesar Rp 3,1 miliar untuk mitra usaha program Pinky...

More Articles Like This