Minggu, 25 Oktober 2020

Diduga Mengantuk, Truk Gandengan Tabrak Empat Rumah dan Dua Mobil di Cirebon

Populer

39 Nakes Positif Covid-19, Layanan di RSD Gunung Jati Tutup Selama 6 Hari

Cirebon,- Rumah Sakis Daerah (RSD) Gunung Jati Cirebon kembali menutup sementara pelayanan mulai tanggal 22 sampai 27 Oktober 2020. Sebelumnya,...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga...

Siswa MANU Putra Buntet Cirebon Lolos Parlemen Remaja DPR RI

Cirebon,- Siswa kelas XII Madrasah Aliyah Nahdlatul Ulama (MANU) Putra Buntet Pesantren Cirebon, Alif Luqman Jayadi (18) lolos menjadi...

Inilah 3 Tuntutan Aksi Unjuk Rasa Gerakan Mahasiswa Cirebon di Jalan Nasional

Cirebon,- Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Cirebon (GMC) melakukan aksi unjuk rasa di Simpang 4 Pemuda Bypass...

Kantor BRI Cabang Cirebon Kartini Gelar Undian Panen Hadiah Simpedes Secara Virtual⁣

⁣Cirebon,- Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedes (PHS) periode pertama tahun 2020...

Cirebon,- Empat rumah di Jalur Pantura Desa Astana, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon hancur. Pasalnya, truk gandengan berpelat nomor F-9889-FD mengalami kecelakaan tunggal, Selasa (11/2/2020) dini hari.

Empat rumah yang rusak akibat peristiwa tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah di bagian depan. Selain menabrak rumah, truk gandengan tersebut juga menabrak dua mobil yang sedang parkir di pinggir jalan.

BACA YUK:  Walikota Cirebon Menolak Wacana Perubahan Provinsi Jawa Barat Menjadi Provinsi Sunda

Kanit Lantas Polsek Gunung Jati, Ipda Cepi Muldian mengatakan kejadian kecelakaan tersebut diduga pengemudi truk gandengan tersebut mengalami ngantuk dan kurang konsentrasi, sehingga oleng ke kiri dan menabrak empat rumah dan dua mobil.

Loading...

Cepi menjelaskan, kendaraan yang dikemudikan T (45) dan kernet AB datang dari arah Cirebon menuju Indramayu. Akibat kejadian tersebut, jalur Pantura Gunung Jati sempat mengalami kemacetan hingga akhirnya mobil bisa dievakuasi.

“Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun supir dan kernet langsung dibawa ke rumah sakit,” ujar Cepi.

Sementara itu, salah satu pemilik rumah, Ina Aprianti menjelaskan saat kejadian tersebut semua anggota keluarga sedang tertidur dan mendengar suara keras dari depan rumah.

“Semua bagun karena kaget saat mendengar suara keras, lalu saya keluar dan kondisi depan rumah sudah hancur. Etalase untuk jualan juga sudah hancur semua,” ujarnya.

Menurut Ina, semua dagangan dan satu unit sepeda motor rusak. Untuk kerugian belum bisa ditaksir, namun pihaknya beruntung semua keluarga selamat.

“Kerugian belum bisa ditaksir mas, tapi yang penting Alhamdulillah selamat semua. Belum mikirin kesitu (kerugian) yang penting keluarga selamat semua,” ungkapnya. (AC212)

BACA YUK:  IBA-MMA Kota Cirebon Berdiri, HSG Sudah Siapkan Strategi
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Warga Cirebon Budidaya Ikan Cupang Hingga Dijual ke Luar Negeri

Cirebon,- Budidaya ikan cupang kini semakin diminati di Indonesia. Pasalnya, bisnis ikan cupang ini sangat menjanjikan omset hingga ratusan...

Daop 3 Cirebon Mencatat Kenaikan Penumpang Sebesar 3 Persen di Bulan Oktober

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon mencatat ada kenaikan volume penumpang sebesar 3 persen pada bulan Oktober 2020. Manager Humas...

Libur Panjang Maulid Nabi, 53 Perjalanan KA Jarak Jauh Melintas di Daop 3 Cirebon

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengoperasikan sebanyak 53 perjalanan kereta api jarak jauh pada libur cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW pekan...

Bupati Cirebon Bolehkan Belajar Tatap Muka Bagi Kecamatan Zona Hijau

Cirebon,- Beberapa sekolah di Kabupaten Cirebon mulai memberlakukan belajar tatap muka. Bupati Cirebon, Drs. H. Imron meminta tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19. Menurut Imron, untuk...

More Articles Like This