Rabu, 19 Januari 2022

Desa Sitiwinangun Penghasil Gerabah Bernilai Estetika Tinggi

Populer

Situs Sumur Buah, Bukti Penyebaran Islam di Cirebon

Cirebon,- Cirebon merupakan salah satu kota yang amat kental nuansa Islamnya. Cirebon merupakan pula salah satu kota yang disinggahi...

Tiga Prodi Memulai Kegiatan Perkuliahan di Kampus ITB Cirebon

Cirebon,-:Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH), telah memulai program multikampus sebagai wujud pengembangan institusi...

Awal Tahun, Manulife Mulia Putri Agency Mulai dengan Peduli Dunia Pendidikan

Cirebon,- Awal tahun, Manulife Mulia Putri Agency menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah dan paket sembako. Bantuan itu diberikan kepada...

Polresta Cirebon Berkomitmen Menindak Tegas Geng Motor yang Meresahkan Masyarakat

Cirebon,- Seluruh jajaran Polresta Cirebon berkomitmen keras untuk pemberantasan geng motor di wilayah Kabupaten Cirebon. Hal ini dilakukan untuk...

TPID Kota Cirebon Akan Gelar Pasar Murah Pekan 18 – 20 Januari 2022

Cirebon,- Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon akan menggelar operasi pasar murah. Rencananya, operasi pasar murah akan berlangsung...

Cirebon,- Selain terkenal dengan kerajinan batik dan rotan, Cirebon juga terkenal dengan kerajinan gerabah yang mempunyai nilai estetika sangat tinggi.

Sebagian besar, masyarakat di Desa Sitiwinangun, Blok Kebagusan, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon kesehariannya adalah memproduksi gerabah.

Hasil gerabah dari Desa Sitiwinangun tak hanya dikenal oleh masyarakat Cirebon saja, namun sudah dikenal di luar kota hingga mancanegara.

Loading...

Gerabah Sitiwinangun dibuat dari tanah liat atau lempung yang dicampur pasir. Dengan komposisi sedemikian rupa, hasilnya berupa gerabah yang tahan api dan tentunya tahan lama.

BACA YUK:  Masuk PPKM Level 1, Kabupaten Cirebon Targetkan 207.852 Vaksin Anak untuk Usia 6-11 Tahun

Seperti salah satu pengrajin Gerabah di Desa Sitiwinangun, Musrini yang sudah membuat gerabah sejak usia dini hingga sekarang berusia 60 tahun.

“Sekarang sudah tidak seperti dulu, sehari hanya bisa membuat satu gerabah gentong,” ujarnya, Kamis (8/3/2019).

Lanjut dia, untuk pembuatan gerabah memakan waktu yang lama dan teliti, tergantung juga dengan tingkat kerumitannya.

“Hasilnya macam-macam, seperti tungku, kuali, asbak, vas bunga, gentong air, topeng, dan masih banyak lagi, baik yang dicat maupun berwarna alami,” bebernya.

Sitiwinangun merupakan gabungan dari dua kata bermakna yakni Siti berarti tanah dan Winangun berarti yang dibangun.

Gerabah Sitiwinangun selama ini diproduksi hanya dengan dua cara, masing-masing dicetak dan secara tradisional menggunakan alat putar.

Lanjut Musrini, bahan baku pembuatan gerabah didapat dari penjual tanah dengan harga satu gerobak Rp140 Ribu rupiah.

“Untuk mendapatkan baku saat ini sedang sulit, harus mencari dari luar desa,” katanya.

Ia menjelaskan, dari satu gerobak bahan baku bisa menghasilkan 30 gerabah tergantung bentuk dan ukurannya. Sedangkan untuk harga jual melalui bandar hanya Rp. 60 ribu.

“Mudah-mudahan, pemerintah daerah bisa membantu untuk lebih mempromosikan gerabah Desa Sitiwinangun dan juga membantu untuk permodalan,” harapnya. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Forum Pengada Layanan Apresiasi Atas Diresmikan RUU TPKS

Cirebon,- DPR RI resmi menetapkan Rancangan Undang-undang (RUU) TPKS (Tindak Pidana Kekerasan Seksual) yang menjadi inisiator DPR. Dengan diresmikan...

Satu Warga Ber-KTP Kota Cirebon Positif Omicron, Isolasi di Wisma Atlet Jakarta

Cirebon,- Satu warga Kota Cirebon dinyatakan positif COVID-19 varian Omicron. Namun, saat ini tengah menjalani isolasi di Wisma Atlet di Jakarta. Wali Kota Cirebon, Drs....

Dua Hari ke Depan Vaksinasi Anak di Kota Cirebon Tercapai

Cirebon,- Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol. Bariza Sulfi meninjau langsung vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kota Cirebon. Kegiatan vaksinasi dengan tema vaksinasi merdeka...

Komitmen Dukung Gerakan Zakat, Wali Kota Cirebon Terima Penghargaan Baznas Award 2022

Cirebon,- Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H. dianugerahi penghargaan Baznas Award 2022 pada kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia. Penganugerahan tersebut diberikan...

More Articles Like This