Minggu, 5 Juli 2020

Dampak Pandemi, Oleh-oleh Khas Cirebon Turun Hingga 90 Persen

Populer

Inilah Peraturan Wali Kota Cirebon No. 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)

Peraturan Wali Kota Cirebon No. 28 Tahun 2020. Klik : PERWAL282020Lampiran Pertama : Lampiran Pertama Perwal No. 28 Tahun...

Update 29 Juni, Pasien Positif Covid-19 di Kota Cirebon Bertambah Dua Orang

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon bertambah dua orang. Sehingga, dengan adanya penambahan dua pasien baru, pasien...

Bertambah 2 Lagi, Kasus Positif Covid-19 di Kota Cirebon

Cirebon,- Pasien terkonfirmasi positif di Kota Cirebon kembali bertambah dua orang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan...

Satu Pasien Covid-19 di Kabupaten Cirebon Dinyatakan Sembuh, Tersisa Satu Pasien

Cirebon,- Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon kembali mengumumkan satu pasien dinyatakan sembuh, Senin (29/6/2020).Dengan adanya satu...

Masa Berlaku Hasil PCR dan Rapid Test Untuk Perjalanan KA Diperpanjang Hingga 14 Hari

Cirebon,- Dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19, PT Kereta Api...

Cirebon,- Dampak dari Pandemi Covid-19 dan juga larangan mudik oleh pemerintah, mengakibatkan omset tempat oleh-oleh khas Cirebon menurun drastis.

Seperti yang dialami toko Oleh-oleh Daud yang berlokasi di Jalan Sukalila Utara, Kota Cirebon mengalami penurunan omset hingga 90 persen.

Daud Muljanto, Pemilik Toko Oleh-oleh Daud mengatakan penurunan omset penjualan oleh-oleh di tokonya sudah menurun sejak akhir bulan Februari 2020 lalu.

Loading...

“Penghasilan turun banget sejak tiga bulan terakhir ini, atau sekitar akhir Februari 2020. Penurunannya sampe 90 persen,” ujarnya saat ditemui About Cirebon, Rabu (27/5/2020).

Pihaknya berharap pada libur lebaran tahun ini bisa naik kembali omsetnya, namun di luar dugaan bahwa penjualannya hanya 10 persen saja.

“Kalau dibanding dengan lebaran tahun kemarin, saat ini hanya 10 persennya saja penjualannya. Sehari cuma 3-4 orang saja yang datang, kalau normal biasanya bisa sampai di atas 30 orang perhari,” ungkapnya.

Daud mengaku tetap buka di tengah Pandemi Covid-19 dan penurunan omset ini, hanya ingin bertahan demi puluhan karyawan yang tetap bekerja.

“Kami bertahan demi karyawan, kasihan kalau sampai dia kehilangan pekerjaan. Walaupun omset tidak menutup untuk operasional dan bayar karyawan, yang terpenting karyawan tetap bekerja,” tuturnya.

Disamping penurunan omset penjualan secara offline, Daud, mengaku bahwa penjualan secara online sudah mulai ada peningkatan.

“Sekarang dibantu sama online, peningkatannya sampai 20 persen di banding hari-hari normal untuk penjualan online,” katanya.

Untuk penjualan online, tambah Daud, memanfaatkan media sosial dan juga website yang di miliki.

“Kami memanfaatkan media sosial seperti instagram sama website toko Daud,” tambahnya.

Daud berharap, kondisi seperti ini bisa cepat berakhir dan bisa kembali normal kembali seperti dulu. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Tambahan 4 Orang Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon Lakukan Isolasi Mandiri⁣

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 4 orang. Sehingga, total kasus Covid-19 sampai tanggal 4...

Bisnis Digital, Solusi untuk Pemulihan Ekonomi⁣

Jakarta,- Pandemi COVID-19 memiliki dampak yang sangat besar pada hampir semua sektor kehidupan. Tidak hanya kesehatan, sektor ekonomi menjadi salah satu sektor paling terdampak...

Dua Usia Muda Menambah Kasus Covid-19 di Kota Cirebon

Cirebon,- Tim gugus tugas Percepatana penanganan Covid-19 Kota Cirebon mengumumkan dua kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Cirebon.Berdasarkan data dari pusat informasi dan...

Kembali Dibuka, Kedai Raja Es Buah dan Ratu Mie Ramen Hadirkan Promo Menarik

Cirebon,- Bagi pecinta kuliner es buah dan mie ramen, Kedai Raja Es Buah dan Ratu Mie Ramen mulai hari ini beroperasi seperti biasanya.Setelah hampir...

Lestarikan Budaya, Putra-Putri Kebudayaan Indonesia Kunjungi Keraton Kacirebonan

Cirebon,- Putra-Putri Kebudayaan Indonesia 2019 dan Putra-Putri Kebudayaan Jawa Barat 2020 mengunjungi Keraton Kacirebonan yang terletak di Jalan Pulasaren, Kota Cirebon, Sabtu (4/7/2020).Kedua pasangan...

More Articles Like This