Jumat, 14 Agustus 2020

Cirebon Technopreneurship Kembali Gelar Seminar Nasional di Universitas Kuningan

Populer

Inilah Tambahan 16 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon bertambah 16 kasus baru. Penambahan baru tersebut merupakan kasus ke-79 sampai...

8 Orang Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Lalu Lintas di Tol Cipali

Cirebon,- Delapan orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) KM 184.300, Senin...

Budidaya Ikan Dalam Ember Semakin Diminati di Tengah Pandemi⁣

Cirebon,- Budidaya ikan lele dan ikan patin merupakan salah satu peluang usaha dengan keuntungan yang sangat menggiurkan. Bahkan, untuk...

Sentosa Live Seafood Market Hadir di Kota Cirebon

Cirebon,- Sentosa Live Seafood Market by Kharisma hadir di Kota Cirebon. Restoran Seafood hidup pertama di Kota Cirebon ini...

Kasus Konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon Tembus 106 Kasus ⁣

Cirebon,- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 6 kasus. Sehingga, kasus terkonfirmasi sampai hari ini, Rabu...

Kuningan,- Revolusi industri 4.0 ada tantangan dan ada peluang yang sangat luar biasa. Oleh karena itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kuningan (Uniku) bekerja sama dengan Cirebon Technopreneurship, menggelar kegiatan Seminar Nasional yang bertajuk “Peran Ingkubator Bisnis Digital Dalam Membangun Ekosistem Start Up tahun 2019.

Kegiatan seminar tersebut berlangsung di Gedung Student Center Iman Hidayat Kampus I Universitas Kuningan (Uniku), Kabupaten Kuningan, Sabtu (16/11/219).

“Sudah saatnya semua kalangan memanfaatkan teknologi, dan cara paling ampuh dengan menambah literasi digital salah satunya juga dengan adanya acara seminar hari ini yang harapannya dapat muncul ide dan gagasan dari mahasiswa, sehingga dapat mewarnai dunia start up digital,” kata Azis Prajawiguna selaku Ketua Pelaksana Seminar Nasional saat dimintai keterangannya, Sabtu (16/11/2019).

Loading...

Lebih jauh, sambung Azis sapaan akrabnya, menuturkan, seminar ini merupakan kegiatan untuk terus menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0, yang dikemas semenarik mungkin karena menghadirkan narasumber yang kompeten dalam bidang pemanfaatan tekonogi digital.

“Kita dari BEM Uniku menghadirkan secara langsung narasumber Bapak Otong Iip yang merupakan Dirut PT. INTI Bandung dan Ibu Iis Aisah selaku CEO Cirebon Technopreneurship,” tuturnya.

Rektor Universitas Kuningan (UNIKU) Dr. Dikdik Harjadi, SE. M.Si., dalam sambutannya menuturkan harapan dari terselenggaranya acara ini adalah dapat memberikan informasi dan inspirasi kepada para peserta untuk memanfaatkan zaman berbasis teknologi dan informasi.

“Para peserta, diharapkan dapat memanfaatkan zaman berbasis teknologi dan informasi ini yang tidak bisa ditawar-tawar lagi,” ujarnya.

“Kita harus bisa membaca peluang dan memanfaatkan kondisi sehingga dapat menjadi bisnis yang luar biasa,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kuningan Muhammad Ridho Suganda, SH. M.Si., dalam sambutannya saat membuka acara tersebut menyampaikan adapun maksud dan tujuan serta pengharapan dalam acara seminar hari ini adalah melatih calon tenaga kerja untuk dapat memanfaatkan teknologi, selain digitalisasi yang dibahas bermanfaat untuk mahasiswa atau peserta juga bermanfaat bagi Pemerintah Daerah.

“Digitalisasi memudahkan untuk mengakses segala sesuatu dengan mudah atau dapat dikatakan dunia dalam genggaman tinggal kita siap atau tidak,” ujarnya.

Iis Aisah, selaku EO Cirebon Technopreneurship menjelaskan kegiatan seminar nasional ini adalah langkah awal yang dilakukan oleh Cirebon Technopreneurship di wilayah Kuningan.

Kemudian langkah keduanya adalah follow up dari acara berupa workshop terkait digital sebagai bentuk konkrit Cirebon Technopreneurship menjalankan visi misinya menciptakan talenta-talenta digital se wilayah III Cirebon.

“Kami akan berkolaborasi dengan pihak kampus-kampus dan lembaga yang ingin mendukung kegiatan ini agar banyak anak muda yang mau belajar digital apapun latar belakang kegiatannya tidak harus yang berbasis digital yang bisa ikut kegiatan Cirebon Technopreneurship dalam rangka untuk membentuk ekosistem startup di Kabupaten Kuningan,” ungkapnya.

“Kami juga kerja sama dengan perusahaan startup dan industri kreatif untuk menyalurkan potensi anak muda selain mereka sendiri ada yang membuat usaha sendiri seperti membuat bisnis startup dan usaha lainnya yang terkait digital,” pungkasnya.

Acara tersebut juga dimeriahkan dengan penampilan seni tari dari UKM Dapur Sastra Universitas Kuningan (Uniku). Setelah acara pembukaan, dilanjutkan dengan foto bersama antara Panitia Pelaksana BEM Uniku dengan para narasumber, Rektor Universitas Kuningan (Uniku) Dr. Dikdik Harjadi, SE., M.Si., dan Wakil Bupati Kuningan M Ridho Suganda, M.Si. (AC400)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Moment 17 Agustus, Pendaki Gunung Ciremai Full Booking

Kuningan,- Sejak dibuka kembali jalur pendakian gunung Ciremai pada tanggal 8 Agustus 2020, minat masyarakat untuk melakukan pendakian sangat...

Hotel Santika Cirebon Hadirkan Layanan Pesan Antar dan Drive Thru

Cirebon,- Memenuhi kebutuhan pelanggan, Bulan Agustus ini Hotel Santika Cirebon menghadirkan layanan pesan antar dan layanan Drive thru.Hotel yang terletak di Jalan Dr. Wahidin...

Bupati Cirebon Perbolehkan Pembelajaran Tatap Muka dengan Terapkan Protokol Kesehatan

Cirebon,- Masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sejumlah sekolah di Kabupaten Cirebon mulai diberlakukan pembelajaran tatap muka.Menurut Bupati Cirebon, Drs.H.Imron, M.Ag bagi sekolah-sekolah yang memang...

Efek Pandemi, Pendapatan Pajak Kendaraan Alami Penurunan 30 Persen

Cirebon,- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat wilayah Kabupaten Cirebon mencatat bahwa pendapatan pajak kendaraan bermotor mengalami penurunan sebesar 30 persen dibanding periode yang...

Bupati Cirebon: Minta Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan

Cirebon,- Terus melonjaknya jumlah warga yang terkonfirmasi positif covid-19, membuat pemerintah pusat menekankan kepada pemerintah daerah, untuk tegas dalam penerapan protokol kesehatan.Menteri Dalam Negeri,...

More Articles Like This