Selasa, 29 September 2020

Cirebon Technopreneurship Gelar Webinar Bersama Founder Digital Happiness – Gim DreadOut⁣

Populer

46 Santri Pondok Pesantren di Kuningan Terpapar Covid-19

Kuningan,- Sebanyak 46 santri di Pondok Pesantren Husnul Khotimah di Kuningan Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.Aktivitas di pondok pesantren...

Tilik Kana Cirebon Hadir untuk Angkat Potensi UKM Khusus Kuliner

Cirebon,- Untuk menjadikan UKM (Usaha Kecil Menengah) naik kelas, Food Court Tilik Kana yang berlokasi di Jalan Pancuran Barat...

Wali Kota Cirebon: Mulai 1 Oktober 2020 yang Tidak Patuh Protokol Kesehatan akan Ditindak Tegas

Cirebon,- Untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Cirebon, Walikota Cirebon Drs. Nashrudin Azis tak henti-hentinya melakukan edukasi dan sosialisasi...

Pemerintah dan Keraton Kasepuhan Cirebon Sepakat Meniadakan Pasar Muludan

Cirebon,- Pemerintah Daerah Kota Cirebon bersama dengan Keraton Kasepuhan bersepakat meniadakan pasar malam atau Muludan di area Keraton Kasepuhan...

Wakil Wali Kota Cirebon Kunjungi Warga Terkonfirmasi Positif Covid-19

Cirebon,- Wakil Wali Kota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati kembali mengunjungi warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang isolasi mandiri, Jumat...

Cirebon,- Indonesia merupakan konsumen terbesar dalam pembelian gim impor, maraknya lagi Market Industri Game di Indonesia di tahun 2019 membukukan transaksi sebesar 16 trilyun rupiah. ⁣

Kali ini Cirebon Technopreneurship berkolaborasi dengan Rachmad Imron selaku Founder Digital Happiness yang memproduksi gim bergenre horor bernama DreadOut ini laris dan mendunia. ⁣

Webinar ini mengambil Tema “Membangun Video Game Yang Sukses & Mendunia” yang dimana gim hasil produksi Digital Happiness telah merambah dan bersaing di kanca internasional. Webinar ini diadakan pada hari Sabtu lalu pada tanggal 4 Juli 2020 melalui daring via aplikasi Zoom, dengan banyaknya antusias peserta dari berbagai kalangan seperti dosen, Guru SMK, Mahasiswa, Praktisi – praktisi, Mahasiswa, Komunitas Digital, dan perwakilan se-wilayah lll Cirebon yang mengikuti webinar ini diharapkan dapat menjadi manfaat dan bertambahnya wawasan seputar bagaimana membangun video gim yang sukses dan mendunia.⁣

Rachmad Imron menjelaskan beberapa poin penting dalam membangun gim yaitu, peran penting yang dapat meningkatkan konsumsi game lokal salah satunya dengan memperbanyak konten buatan gim lokal yang diharapkan dapat bersaing dengan konten-konten popular gim dari luar.⁣

Kesiapan dini sebelum melakukan launching gim sangat diperlukan, secara general dapat disimpulkan sebagai berikut; pra produksi – produksi prototype – tes dan validasi prototype – produksi – marketing – platform distributor (PC Steam) – Launching. Setelah itu sistematis penjualan gim juga melalui beberapa tahap yaitu, setelah diterima di platform terpilih, penentuan harga bebas ditentukan oleh developer atau publishernya, pemilik platform nanti akan melakukan otomatisasi berdasarkan rekomendasi dari mereka untuk harga tiap-tiap region, misalnya untuk US DreadOut 2 dibandrol seharga $19.99 sedangkan untuk region Indonesia dihargai dengan harga yang lebih murah sekitar Rp108.000 (atas rekomendasi platform berdasarkan riset daya beli gamer Indonesia) . ⁣

Cara pembayarannya bisa dengan melakukan payment dengan kartu kredit ataupun membeli voucher Steam. Harapannya semoga masyarakat Indonesia tidak hanya menjadi konsumen, dikarenakan peluang dan informasi semakin luas, saatnya gamer mulai memproduksi gim lokal. Tidak lupa juga bagi Cirebon Technopreneurship yang harus mampu berkembang dan sanggup memberikan stimulus positif untuk insan kreatif Cirebon kedepannya.⁣

BACA YUK:  RM Abah Wardja Wedangan 90an Hadir dengan Konsep Djadul
BACA YUK:  Angkot di Kota Cirebon Disemprot Cairan Disinfektan

Muhammad Reinaldi selaku Program Manajer Nyimas Academy juga menambahkan bahwa materi yang disampaikan pada webinar begitu insightful terutama yang ingin memulai game studio sendiri secara indie dan berpesan bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus memajukan industri gim lokal baik indie maupun mainstream. ⁣

Beliau juga menyampaikan untuk Cirebon Technopreneurship jangan berhenti untuk memberikan banyak edukasi kepada masyarakat luas tentang industri kreatif yang mempunyai potensi sangat besar. (AC400)⁣

Loading...
- Advertisement -

Latest News

Cemilan Donat Kekinian Donuthing Hadir Di Kota Cirebon

Cirebon,- Donuthing, cemilan donat kekinian milik artis dan youtuber Indonesia Baim Wong kini hadir di Kota Cirebon.Berlokasi di Jalan...

RM Abah Wardja Wedangan 90an Hadir dengan Konsep Djadul

Cirebon,- Dengan konsep kayu dan interior lawas, rumah makan dengan menu tradisional hadir untuk para pecinta kuliner Cirebon.Bertempat di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan,...

Peringati HUT KAI ke-75, Daop 3 Cirebon Berikan Bantuan Mobil untuk Penyandang Disabilitas

Cirebon,- Dalam rangka memperingati HUT Kereta Api Indonesia (KAI) ke-75 yang jatuh pada Senin 28 September, melalui program CSR, KAI Daerah Operasional (Daop) 3...

Ini Penjelasan Kepala BI Cirebon Terkait Video Viral Uang “Nyanyi”

Cirebon,- Beredar video uang pecah Rp. 75 ribu yang bisa Nyanyi Indonesia Raya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon berikan penjelasan, Senin (28/9/2020).Menurut...

Tambah Bangunan Pendopo, Warung Kopi Manis Kini Hadir Lebih Luas

Cirebon,- Warung Kopi Manis (WKM) yang berlokasi di Jalan Ir. Soekarno, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon hadir dengan tempat yang lebih luas.Saat ini,...

More Articles Like This