Cirebon Sebagai Pilot Proyek Wisata Religi Berbasis Masjid

0
42
Wakil Ketua DMI ,Komjen Pol. Drs. H. Syafruddin memberikan sambutan pada Simposium Wisata Religi di Keraton Kasepuhan.

Cirebon,- Dewan Masjid Indonesia (DMI) menggelar Simposium Wisata Religi Berbasis Masjid dan Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Masjid yang berlangsung di Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon, Sabtu (5/5/2018).

Hadir dalam acara simposium di Cirebon Wakil Ketua DMI Komjen Pol. Drs. H. Syafruddin yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Polisi Republik Indonesia.

Aston Hotel

Dalam sambutannya, Komjen Pol. Drs. H. Syafruddin mengatakan bahwa simposium dilaksanakan terkait wisata religi di Cirebon yang mana akan dijadikan ikon untuk wisata halal dan wisata religi.

“Sebagai pengurus masjid, tentunya fokus kepada wisata religi berbasis masjid,” ujarnya.

Lanjut dia, selain Masjid Sang Cipta Rasa, ada 20 masjid lain yang akan disinkronisasikan untuk menarik masyarakat, baik dari dalam maupun mancanegara untuk berwisata ke masjid-masjid yang mempunyai sejarah panjang terhadap peradaban Islam.

Istana Kerang

Sesuai dengan visi misi utama, kata dia, pengurus masjid adalah memakmurkan masjid. Dewan masjid dalam kepengurusannya mempunyai 10 program, di antaranya adalah wisata religi berbasis masjid dan pemberdayaan ekonomi masjid.

“Itu merupakan program unggulan dan ini ada kaitannya, karena mempunyai benang merah dengan wisata religi berbasis masjid,” bebernya.

Menurutnya, jika masjid menjadi pusat wisata, maka orang akan berbondong-bondong datang dan di situ pula akan dapat mengelola pemberdayaan ekonomi masjid.

“Hari ini bukan hanya simposium saja, tetapi sekaligus peluncuran program wisata religi berbasis masjid,” katanya.

“Cirebon juga dijadikan ikon dan pilot proyek wisata religi berbasis masjid,” imbuhnya.

DMI juga sudah bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata yang bersungguh-sungguh menginginkan tidak hanya wisata yang menonjolkan keindahan Indonesia, tetapi di sisi lain juga bisa menonjolkan wisata religi.

“Suatu saat nanti, bila ini sudah berkembang semoga akan berlanjut ke daerah-daerah lain di Indonesia,” jelasnya. (AC212)