Selasa, 4 Agustus 2020

Cirebon Sebagai Pilot Project Sistem E-Retribusi Pakai QRIS

Populer

Layanan Rapid Test di Stasiun Cirebon Hanya Rp. 85 ribu, Ini Syaratnya

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon bekerja sama dengan RNI Group menyediakan pemeriksaan Rapid...

Penertiban Aset PT KAI Daop 3 Cirebon Diwarnai Penolakan Warga

Cirebon,- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) 3 Cirebon melakukan penertiban 2 aset berupa rumah perusahaan yang...

Dalam Tiga Hari, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 8 Orang

Cirebon,- Sejak hari Jumat 31 Juli sampai 2 Agustus 2020, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 8 orang....

Telkomsel Hadirkan Paket ilmupedia E-Learning Session dengan kuota data 10GB senilai Rp. 10

Jakarta,- Telkomsel kembali menghadirkan inisiatif baru untuk mendukung aktivitas pembelajaran jarak jauh, terutama memasuki masa Tahun Ajaran baru 2020/2021,...

Bakso Lobster Mantan Tawarkan Harga Terjangkau

Cirebon,- Baso Lobster yang tengah viral, kini bisa ditemui di Bakso Lobster Mantan (Mantap Tenan) di Kota Cirebon.Bertempat di...

Cirebon,- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon bekerja sama dengan Bank BJB dan Link Aja meluncurkan sistem pembayaran E-Retribusi di Pasar Tradisional Kota Cirebon, Sabtu (7/12/2019).

Sebagai Pilot Project, sistem pembayaran E-Retribusi menggunakan Q-RIS (Quick Response Code Indonesia Standard) diluncurkan di Pasar Gunung Sari, Kota Cirebon oleh Wali Kota Cirebon, Kepala KPw BI Cirebon, Kepala Bank BJB Cirebon, Direktur Perumda Kota Cirebon dan Head of Ecosystem Expansion Group Link Aja.

Kepala KPw BI Cirebon, Fadil Nugroho mengatakan Pasar Gunung Sari Cirebon merupakan pasar pertama di Indonesia yang melakukan E-Retribusi dengan menggunakan Q-RIS.

Loading...

“Ini masih uji coba, apakah berjalan bagus, akan kita kawal terus. Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Cirebon, Dirut Perumda Pasar, BJB, dan Link Aja,” ujar Fadil.

Menurut Fadil, penggunaan E-Retribusi ini Perumda Pasar bisa langsung mengetahui atau termonitor apakan pemilik lapak di pasar sudah membayar atau belum.

“Jadi pemilik lapak yang belum membayar bisa terlihat. Pembayaran ini bisa menggunakan aplikasi dompet elektronik apa saja, karena barcode yang dibuat unik oleh Link Aja menggunakan Q-RIS,” terangnya.

Biasanya retribusi dilakukan dengan sistem setoran, dengan adanya E-Retribusi, para pedangan bayar sesuai dengan nilai yang sudah ditentukan, dan tidak perlu membayar ke kantor maupun ditagih.

“Untuk pembayaran E-Retribusi, barcode yang digunakan setiap pedagang berbeda-beda. Bahkan, bila pembeli yang ingin membayar menggunakan QRIS disediakan barcode berbeda yang mana langsung masuk kedalam rekening  penjual,” kata Fadil.

Sementara itu, Wali Kota Cirebon, Drs. Nashrudin Azis mengatakan program E-Retribusi merupakan sebuah langkah yang sangat maju, berani, yang bertujuan untuk memudahkan pelaksanaan kewajiban bagi para pemilik lapak di pasar tradisional.

“Dengan adanya E-Retrebusi, sudah tidak repot lagi untuk membayar ke kantor ataupun ke pos-pos tertentu yang sudah disediakan oleh PD Pasar,” ujar Azis.

Dengan adanya E-Retribusi ini, kata Azis, upaya pemerintah daerah untuk mengurang tingkat kebocoran bisa terwujud. Selama ini, hampir di semua sektor yang namanya kebocoran selalu saja ada.

“Tentunya dengan sistem ini, tingkat kebocoran bisa diminimalisir. Kami juga menginginkan untuk sektor-sektor lain dapat menerapkan sistem tersebut, sehingga bisa membahagiakan masyarakat Kota Cirebon, misalnya pembayaran PD Air Minum ataupun juga pembayaran yang lain,” terang Azis.

Azis berharap, sistem E-Retribusi ini tidak hanya diterapkan di Pasar Gunung Sari saja, tapi untuk semua pasar-pasar yang ada di Kota Cirebon bisa menggunakan sistem E-Retrebusi.

“Kemudian sistem ini bisa merambah ke sektor-sektor transaksi yang ada di tempat lain, agar semuanya dimudahkan,” tutup Azis. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Bupati Minta Dinas Sering Diskusi Dalam Menjalankan Program

Cirebon,- Berkaca dari peristiwa Hari Raya Idul Adha, Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag meminta kepada dinas-dinas untuk lebih...

Dalam Tiga Hari, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Bertambah 8 Orang

Cirebon,- Sejak hari Jumat 31 Juli sampai 2 Agustus 2020, kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon kembali bertambah 8 orang. 8 orang tersebut merupakan kasus...

Saat Arus Balik Iduladha, Pertamina Siapkan Mobile Storage Untuk Dukung Pasokan BBM

Jakarta,- PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III menyiagakan Mobile Storage di beberapa SPBU untuk menjaga pasokan BBM saat arus balik Iduladha...

Tidak Ada Pemasukan Selama Pandemi, Wisata Goa Sunyaragi Bertahan Demi Melestarikan Situs

Cirebon,- Sejak dibukanya kembali objek wisata taman air Goa Sunyaragi pada tanggal 30 Mei 2020 pada masa Pandemi Covid-19, kunjungan wisatawan belum ada peningkatan...

Rajaview, Cara Menaikkan Views YouTube dengan Mudah

YouTube saat ini menjadi salah satu platform yang banyak digunakan. Terlebih lagi, siapapun bisa memproduksi konten di YouTube. Menariknya, kita juga bisa mendapatkan uang...

More Articles Like This