Kamis, 2 Desember 2021

Cirebon Power Buka Kelas Vokasi Ketenagalistrikan Angkatan II

Populer

Barisa Cafe Usung Konsep Pantai Lengkap dengan Pasirnya

Cirebon,- Jika kamu rindu dengan suasana pantai di Bali, kafe ini menghadirkan konsep dengan suasana pantai. Namanya Barisa Cafe,...

Geubrina Cafe Aceh, Kuliner Aceh Terlengkap di Kota Cirebon dan ini Promonya di Bulan Desember

Cirebon,- Aceh memiliki beragam kuliner yang khas untuk bisa dinikmati bagi para pecinta kuliner. Di Cirebon, terdapat kafe atau...

Catat Tanggalnya, TDA Cirebon Gandeng Lintas Institusi Gelar Pesta Wirausaha dan Vaksinasi

Cirebon,- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Cirebon bersama Polres Cirebon Kota, Pemerintah Daerah Kota Cirebon dan komunitas lainnya akan...

Pengurus Ikatan Alumni UGJ Cirebon Periode 2021 – 2025 Resmi Dilantik

Cirebon,- Pengurus Ikatan Alumni (IKA) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) periode 2021-2025 resmi dilantik. Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang...

UMK Kota Cirebon Tahun 2022 Naik Sebesar Rp. 33 Ribu

Cirebon,- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cirebon dan Dewan Pengupahan Kota (Depeko) telah menggelar rapat penetapan Upah Minimum Kota...

Cirebon,- Cirebon Power kembali melaksanakan pelatihan vokasi ketenagalistrikan angkatan kedua. Vokasi ketenagalistrikan pertama yang dilaksanakan oleh swasta ini, diharapkan dapat membuka kesempatan bagi lulusan SMK di Cirebon untuk bergabung di industri ketenagalistrikan.

Head of Vocational Training Cirebon Power, Algan Naharo mengatakan, selama enam bulan kedepan 20 siswa terpilih akan mengikuti in house training, role play game, rotational on the job training, dan dedicated position on the job training.

Tidak hanya melibatkan tenaga pengajar dari ahli dan profesional dalam negeri, pelatihan juga melibatkan instruktur yang didatangkan dari Korea Selatan.

Loading...

“Sama seperti sebelumnya, peserta pelatihan akan mendapatkan sertifikat kompetensi saat lulus. Nanti para lulusan vokasi sudah dibekali skill yang mumpuni, peluang mereka lebih besar untuk terserap di project,” ujar Algan, Rabu (20/11/2019).

BACA YUK:  Jalin Kemitraan dan Sinergi, Ketua Umum SMSI Terima Kunjungan Tim Baintelkam Mabes Polri

Kelas vokasi ketenagalistrikan, Cirebon Power.

Berbeda dengan angkatan pertama, lanjut Algan, peserta vokasi kali ini direkrut oleh Komite Rekruitmen Tenaga Kerja ASPAM (Astanajapura, Pangenan dan Mundu). Sehingga para siswa vokasi adalah perwakilan terbaik dari 9 desa sekitar pembangkit, diambil yang terbaik.

“Usia peserta dibatasi antara 18-24 tahun, dengan syarat akademik nilai minimum rata-rata 7. Hal ini dilakukan agar potensi terbaik warga sekitar pembangkit dapat diprioritaskan untuk mendapat peluang kerja di pembangkit Cirebon Power,” terangnya.

Disebutkan Algan, siswa lulusan vokasi ketenagalistrikan sudah terbukti kemampuannya. Dari angkatan pertama, enam diantaranya sudah bekerja di PT Cirebon Power Services (CPS), anak perusahaan pengelola operasional dan pemeliharaan (O&M) PLTU 1 Cirebon. Sementara lainnya juga ada yang terserap di berbagai industri ketenagalistrikan.

“Kami yakin, mereka bisa terserap industri dan project, karena mereka memiliki keahlian yang spesifik dan langka, dan juga memiliki sikap mental siap kerja” tuturnya.

BACA YUK:  IKIAD Provinsi Jabar Berikan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat

Dalam sambutannya saat membuka Pelatihan Vokasi Ketenagalistrikan, Angus Baird, Project Manager Cirebon Power, meminta peserta untuk memanfatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

“Ini adalah kesempatan bagi masyarakat lokal untuk memiliki keterampilan di bidang ketenagalistrikan. Sehingga memiliki daya saing untuk memenuhi skill yang dibutuhkan industri ketenagalistrikan baik di Cirebon Power maupun pembangkit lainnya,” kata dia.

Sementara itu, salah satu instruktur dari Korea Midland Power (KOMIPO), Mr Lee menyatakan ada tiga tim yang didatangkan untuk mendukung program vokasi ini. Ia pun merasa terkesan dengan para peserta, karena sejak awal pelatihan sudah menunjukkan potensinya.

“Mereka punya rasa ingin tahu yang yang tinggi pada pembangkit listrik, suasana di kelas pun dinamis karena siswa aktif mengajukan pertanyaan,” katanya.

Lee berharap, peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan lancar dan sampai tuntas. Sehingga dapat menyerap seluruh pengetahuan mengenai operasional dan pemeliharaan pembangkit listrik. (AC212)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kunjungi Kabupaten Cirebon, Wakil Menteri Pertanian Ajak Petani Gunakan Mesin Pertanian Modern

Cirebon,- Bupati Cirebon Drs. H. Imron mendampingi Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi dalam kunjungan kerja ke area persawahan...

Tidak Miliki Pita Cukai, Rokok Ilegal Rugikan Keuangan Negara

Cirebon, - Peredaran rokok ilegal harus terus dipersempit, bahkan dihilangkan. Pasalnya, selain lebih berbahaya terhadap kesehatan, rokok ilegal juga merugikan keuangan negara. Kepala Kantor Kantor...

Berbagai Komoditas Naik, Kota Cirebon Alami Inflasi Sebesar 0,42 Persen

Cirebon,- Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cirebon mencatat, pada November 2021 Kota Cirebon mengalami inflasi sebesar 0,42 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) sebesar...

Setiap PNS Baru di Kota Cirebon Wajib Menanam Satu Pohon

Cirebon,- Sebanyak 213 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melakukan pengambilan sumpah dan janji menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon....

More Articles Like This