Rabu, 27 Oktober 2021

Ciptakan Talenta Anak Muda Dalam Bidang Startup, Cirebon Tehcnopreneurship Gelar Seminar Nasional

Populer

Nasabah BRI Cirebon Kartini Dapat Hadiah Mobil dari Panen Hadiah Simpedes

Cirebon,- Kantor Cabang Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cirebon Kartini menggelar undian Panen Hadiah Simpedea (PHS) periode pertama tahun 2021....

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun...

BI Fast Payment Siap Diluncurkan, Biaya Transfer Antarbank Hanya Rp 2.500

Jakarta,- Pakai BI Fast Payment, transaksi antarbank untuk Rp 250 juta hanya dengan biaya Rp 2.500 per transaksi. Implementasi...

Inilah Tradisi Muludan Tiap Tahun Masyarakat Argasunya Kota Cirebon

Cirebon, — Ribuan santri dan warga ikut memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Piderma, Sumur Loa, Kelurahan...

Cirebon,- Komunitas Cirebon Tehcnopreneurship kembali menggelar Seminar Nasional yang bertajuk “Creat Your Starup, yang berlangsung di Gedung Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jalan Perjuangan, Kota Cirebon, Sabtu (9/11/2019).

Dalam kegiatan seminar kali ini, Cirebon Tehcnopreneurship menghadirkan narasumber Riza Fahmi CO Founder Hactive8 Indonesia dan Moch. Ardiansah CEO Techinlabs, serta Dr. Indra Surya Permana COO of Cirebon Tehcnopreneurship.

1. Menciptakan Talenta Anak Muda

Loading...

Iis Aisah, selaku CEO Cirebon Tehcnopreneurship mengatakan kegiatan seminar nasioanal ini bertujuan untuk menciptakan talenta-talenta digital anak muda di wilayah Cirebon dan sekitarnya.

“Kegiatan ini untuk memberikan pengembangan dan kemajuan digital anak muda Cirebon dan sekitarnya,” ujarnya kepada About Cirebon.

Cirebon Tehcnopreneurship yang baru dilaunching pada tanggal 10 Agustus 2019, menurut Iis, dengan diadakannya workshop yang berkolaborasi dengan Riza Fahmi dan Moch. Ardiansah bisa mengembangkan program-program Cirebon Tehcnopreneurship kedepan.

“Tentunya setiap kegiatan yang diselenggarakan akan terus dievaluasi, agar bisa memberikan yang terbaik untuk kemajuan digitalisasi di Cirebon dan sekitarnya.

2. Cirebon Tehcnopreneurship Go to Campus

Salah satu cara untuk mendekatkan anak muda, kata Iis, yaitu dengan cara menjemput bola dan mengadakan road show kegiatan Cirebon Tehcnopreneurship go to Campus se-wilayah III Cirebon.

“Kegiatan ini tidak hanya dilakukan di Cirebon saja, tetapi akan dilaksanakan di wilayah III Cirebon seperti Indramayu, Kuningan dan Majalengka,” bebernya.

Rencanaya pada pada tanggal 16 November akan diselenggarakan di Kuningan, akhir November di Indramayu, dan awal Desember diselenggarakan di Majalengka.

“Kenapa melibatkan wilayah III, karena Cirebon menjadi pusat dari wilayah III itu yang menjadi role model untuk ke daerah-daerah sekitarnya. Kami akan memberikan kejutan-kejutan untuk Cirebon pada khususnya lewat Cirebon Tehcnopreneurship,” ungkapnya.

3. Pengembangan Stratup

Program-program yang akan dikembangkan oleh Cirebon Tehcnopreneurship, kata Iis, yaitu pengembangan bisnis Startup.

“Sehingga untuk menciptakan talenta-talenta dari anak muda, kita harus merekrut anak muda dan diberikan pemahaman dan workshop untuk bagaimana mengembangkan startup,” jelasnya.

Menurut Iis, masih banyak orang di luaran yang belum paham tentang Bisnis Digital itu apa. Sehingga, dengan diadakannya workshop ini untuk memberikan pengetahuan dan juga pemahaman.

“Bahwa Startup itu adalah sebuah bisnis rintisan yang tumbuh secara cepat,” jelasnya.

4. Mencari Keuningan dan Kelebihan

Dalam workshop Create your Startup kali ini, Riza Fahmi memberikan materi tentang bagaimana membedakan ide bagus dan tidak, dan bagaimana mengubah ide menjadi lebih bagus dan profitable.

“Biasanya anak muda yang ingin membuat startup itu masih bingung untuk memulai dari mana,” ujarnya saat ditemui About Cirebon.

Riza menjelaskan cara untuk membuat startup itu dimulai dari ide yang terpikir oleh kita dikumpulkan, lalu dimaping apakah ide tersebut mempunyai nilai tambah dan memiliki keunikan yang besar atau kecil.

“Bila memiliki keunikan yang kecil, maka kita harus mencari bagaimana produk itu menjadi unik. Karena kalau kita hanya memiliki nilai tambah yang lebih tapi tidak unik,  artinya harus berkompetisi dengan kompetitior yang lain,” jelasnya.

“Oleh karena itu harus mencari keunikan. Begitu juga sebaliknya, bila produknya untuk tapi nilai tambahnya kurang, harus mencari nilai tambah agar banyak orang ingin pakai,” tambahnya.

5. Jangan Takut Gagal

Untuk anak muda di Cirebon, kata Riza, tidak perlu takut dan minder dengan kota-kota lain, karena masing-masing daerah memiliki keunikan dan problem masing-masing.

“Dari problem itu, harusnya bisa lahir produk-produk yang spesifik kesuatu daerah. Jadi, tidak usah minder dan mulai saja dulu. Tidak usah takut untuk gagal, karena gagal itu bagian dari proses belajar yang paling baik,” terangnya.

6. Langsung Do It

Dalam materi yang disampaikan, Moch. Ardiansah memberikan pandangan kepada para peserta seminar bahwa bila ingin membuat startup langsung do it saja.

“Karena saat membuat Techinlabs, saya memang langsung do it. Jadi, jangan membuat banyak ide, tapi endingnya tidak akan kekejar, makanya kita langsung do it aja,” bebernya.

Menurut Ardiansah, Indonesia perlu banyak orang-orang yang memecahi masalah, seperti memecahakan masalah penganguran, ketersedian talenta, pendidikan dan lainnya.

“Masalah itu kan krusial yah, apalagi kita katanya tahun 2045 jadi negara maju. Kalau kita tidak mulai dari sekarang, kapan lagi,” bebernya.

“Sehingga dari sekarang kita dekati masalah-masalah yang ada disekitarnya, kemudian dikumpulkan dan pecahkan masalah-masalah tersebut bersama-sama,” imbuhnya.

7. Sebagai Bentuk Penyadaran

Deri Pramestio, selaku Ketua Dewan Mahasiswa IAIN Syekh Nur Jati Cirebon mengatakan dengan dihadirkannya kegiatan workshop ini untuk menumbuhkan kesadaran dan pengembangan startup di Cirebon.

“Karena memang di Cirebon sendiri untuk pengembangan startup masih kurang, mungkin karena kepekaan. Sehingga dengan diadakannya ini sebagai bentuk upaya penyadaran, bahwasanya harus ada yang dirubah dan berubah untuk masa yang akan datang,” ujarnya.

Pihaknya berharap, Cirebon dapat berubah dapat berkembang dan bisa bersaing dengan kota-kota lainnya.

“Jadi Cirebon juga bisa menunjukkan taringnya, bahwa Cirebon bisa berkembang dengan Startup,” pungkasnya. (AC212)

BACA YUK:  Inilah Upaya Pemkab Cirebon Menuju PPKM Level 2
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kawasan Industri di Kota Cirebon Hanya 49,09 Hektar, Perlu Rencana Induk Pembangunan Industri Kota

Cirebon,- Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon menggelar Forum Group Discussion (FGD) terkait rencana...

Satreskrim Polresta Cirebon Amankan Delapan Pelaku Penganiayaan

Cirebon,- Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon mengamankan delapan pelaku penganiayaan. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia dan dua korban lainnya mengalami luka-luka. Kapolresta Cirebon, Kombes...

Kecintaan Hariyani Prasetyaningtyas terhadap Dunia Perpustakaan Membuahkan Banyak Prestasi

Cirebon,- Kecintaan di bidang perpustakaan, dirasakan oleh Hariyani Prasetyaningtyas. Seorang librarian yang bekerja di BPK Penabur Cirebon sejak tahun 1999 sampai dengan saat ini....

“Bosch Virtual Chef” Tekankan 3 Kiat Kunci bagi UMKM Kuliner Indonesia untuk Menangkan Bisnis Pascapandemi

Jakarta,- UMKM kuliner menjadi kelompok sektor usaha yang paling terdampak pandemi COVID-19 di Indonesia. Survei “Dampak Pandemi COVID-19 terhadap UMKM” yang digagas Paper.id bersama...

More Articles Like This