Choy Miracle Magician asal Cirebon Ikut Hibur Penonton Stage Bus Jazz Tour 2018

Cirebon,- MLD Spot kembali menghadirkan acara Stage Bus Jazz tour 2018 yang berlangsung di Parkir Selatan, CSB Mall, Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon.

Acara Stage Bus Jazz berlangsung selama dua hari, Sabtu – Minggu (1-2/9/2018) dengan menampilkan band-band Jazz asal Kota Cirebon dan juga menghadirkan band Jazz seperti Jaz, Ten2Five, dan juga MLDJazzProject (sesion 2).

Pantauan About Cirebon di hari pertama acara Stage Bus Jazz tour 2018 di Kota Cirebon diisi dengan penampilan Band Jazz asal Kota Cirebon seperti Afif & Friends, Pillow, Rajut, Raex, Gigs, dan El Quenn.

Menariknya lagi, walaupun acara musik Jazz, acara tersebut dimeriahkan dengan penampilan Choy Miracle dari Cirebon Magician Community.

Di acara musik Stage Bus Jazz, Choy tetap memadukan penampilannya dengan alat musik Karinding sebagai medianya.

Choy menjelaskan, Karinding adalah alat musik tradisional masyarakat Sunda yang terbuat dari pelepah kawung (batang pohon aren), atau awi (bambu).

BACA YUK:  Jadwal Samsat Keliling Kabupaten Cirebon, 27 Juni - 2 Juli 2022

Karinding, sebuah alat musik yang cukup tua yang konon sebagai alat yang telah digunakan karuhun (orang tua) sejak jaman sebelum ditemukannya Kecapi, yang usia kecapi itu sendiri sudah mencapai lebih dari lima ratus tahun yang lalu.

“ Diperkirakan alat ini sudah lebih tua dari 600 tahun dan ada yang menyebutkan bahwa alat ini sudah dipergunakan sejak jaman purba dulu sekitar era megalitikum,” ujarnya kepada About Cirebon di sela-sela acara Stage Bus Jazz, di Parkir Selatan CSB Mall, Minggu (2/9/2018).

Lanjut Choy, Karinding sendiri tidak hanya ada di tatar Sunda, malahan di Bali, ada yang disebut dengan Genggong, Tung Kalo di Kalimantan yang pada dasarnya adalah karinding juga.

BACA YUK:  Biznet Perluas Jaringan di Pulau Kalimantan

Dan ternyata, Karinding bukan hanya terdapat di Jawa Barat dan beberapa daerah di Indonesia, akan tetapi di beberapa negara lainpun ada, namun dengan nama dan bahan pembuat yang berbeda.

“Seperti alat musik Juliab dari Tibet atau Xomits dari Mongol,” jelasnya.

Menurut Choy, Karinding dimainkan dengan cara ditempelkan di mulut lalu dipukul-pukul ujungnya atau disentir melalui tali. Getaran antara si karinding dan mulut digabung dengan udara dari mulut menghasilkan suara yang gak biasa.

“Tweew..tweew…”. kemudian yang lebih uniknya lagi, karinding ini mempunyai suara yang khas. Kalau F ya F, D ya D. Ukuran standar karinding adalah panjang 10 cm dan lebar 2 cm,” katanya.

Choy yang sejak kelas 3 sekolah dasar ini menyukai hal-hal Magician, memilih memainkan alat Karinding sebagai medianya, karena kata Choy, karinding memiliki gelombang suara yang sangat dahsyat.

BACA YUK:  Lestarikan Budaya Cirebon, Warung Mimi Sepuh Rutin Gelar Pentas Apresiasi Seni dan Budaya

“Sehingga, saya manfaatkan gelombang suara sebagai pengantar induksi pikiran bawah sadar manusia,” katanya.

Penampilan Choy di acara Stage Bus Jazz sangat memukau penonton. Pasalnya, Choy mampu membuat tubuhnya jauh lebih ringan dari biasanya.

Saat About Cirebon melihat penampilannya, Choy berdiri di atas kaleng minuman yang kosong, ternyata kaleng tersebut tidak hancur terinjak olehnya.

Namun, saat penonton yang berinteraksi dengan Choy dan menaikinya, kaleng minuman tersebut hancur terinjak.

“Oleh karenanya, saya menggunakan alat musik Karinding sebagi pengantar induksi pikiran bawah sadar manusia,” jelasnya.

Sekedar diketahui, Choy Miracle merupakan Magician asal Kota Cirebon yang sudah sering mengisi untuk acara-acara. Baik itu acara di Kota Cirebon, bahkan sampai acara-acara di luar Cirebon. Sehingga, nama Choy Miracle, di Kota Cirebon sendiri sudah tidak asing lagi. (AC212)

(Dilihat: 29 pengunjung)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.