Cetuskan Lari Setiap Hari Selama 365 Hari, Refaldo Fanther Ingin Sehat Sampai Tua

Cirebon,- Refaldo Fanther, pria kelahiran Cirebon tahun 1991 ini rutin berolahraga lari. Hobi lari itu sudah ia tekuni sejak tahun 2014 atau sudah hampir 10 tahun.

Berbagai event lari di daerah sudah banyak Refaldo ikuti, seperti Jakarta Marathon, Borobudur Maratho, Pocari Bandung Marathon, dan masih banyak lainnya. Bahkan saat ini, Refaldo sedang melakukan project lari setiap hari selama satu tahun atau 365 hari.

“Hobi lari sudah saya lakukan sejak tahun 2014, atau sudah hampir 10 tahun. Saya juga sudah banyak sekali mengikuti event-event lari di berbagai daerah, seperti Jakarta Marathon, Borobudur Marathon, Pocari Bandung Marathon,” ujar Refaldo saat dihubungi About Cirebon, Kamis (7/12/2023).

Refaldo Fanther saat ikut Borobudur Marathon

Selama ikut event lari, Refaldo mengaku sangat berkesan dan dapat mengukur kemampuan dan mengalahkan diri sendiri. Bahkan, dari hobi lari tersebut, Refaldo dapat bertemu dan berlari dengan puluhan ribu pelari dari seluruh Indonesia.

BACA YUK:  Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga, PNM Cabang Cirebon Resmikan Kampung Madani di Desa Mundu Pesisir

“Momen yang paling berkesan dari olahraga lari ini dapat bertemu dan berkenalan dengan para pelari dari seluruh Indonesia. Dengan lari, kita juga dapat mengukur kemampuan dan mengalahkan diri sendiri,” ungkapnya.

Menurut Refaldo, olahraga lari sudah menjadi aktivitas sehari-hari yang wajib dilakukan untuk kebaikan dan kesehatan dirinya. Karena, tambah Refaldo, dirinya datang dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit, seperti darah tinggi, jantung, stroke, hingga diabetes.

“Hobi lari yang saya lakukan ini karena ingin sehat sampai tua. Karena saya datang dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit, seperti kedua orang tua saya sudah mengalami stroke dan diabetes,” katanya.

BACA YUK:  Tawarkan Program UMKM dan Pendidikan, Anton Octavianto Blusukan di Kelurahan Larangan

“Setidaknya dengan berusaha gaya hidup sehat sejak sekarang dengan berlari ini, biar tidak terkena garis penyakit turunan. Seperti garis keturunan bapak itu darah tinggi, jantung, dan stroke. Sedangkan garis keturunan ibu itu diabetes,” sambungnya.

Sejak awal tahun 2023 atau tepatnya 1 Januari 2023, Refaldo mencetuskan project lari setiap hari selama satu tahun atau 365 hari. Project yang ia lakukan tersebut ingin mengetahui batas kemampuan dirinya sampai sejauh mana.

“Project ini saya lakukan ingin benar-benar merasakan hari demi hari selama 365 hari. Karena kadang kita gak sadar waktu berlalu dengan cepat, tahu-tahu sudah 6 bulan dan sudah mau tahun 2024. Jadi pas ulang tahun ke-32 tanggal 1 Januari 2023, saya ingin merasakan 365 hari di tahun 2023,” ungkapnya.

BACA YUK:  Resmi Dilantik Wali Kota Cirebon, Eti Siap Lanjutkan Progam yang Sudah Berjalan

Refaldo yang merupakan seorang dosen mengaku mengalami perubahan selama project lari setiap hari yang sudah dijalankan. Bahkan project lari tersebut Refaldo dokumentasikan melalui reels di Instagram untuk melihat progres yang sudah dilakukan.

“Dan benar saja, setiap momen, memori, dan perubahan hidup sepanjang tahun 2023 ini jauh lebih terasa. Apalagi saya dokumentasikan juga di reels Instagram setiap hari, jadi semakin terekam semua,” ujarnya.

Pihaknya juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk memulai olahraga lari. Karena, kata Refaldo, lari bisa membuat badan kita sehat, pikiran fresh dan tentunya semakin bahagia.

“Yuk semuanya mulai lari! Ketika sudah mulai berlari, lakukan dengan bertahap, nikmati prosesnya, dan terus berprogres untuk jadi lebih baik dan sehat,” pungkasnya. (HSY)

Bagikan:

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *